• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Panik, Ini Langkah Awal Mengatasi Anak Diare

Jangan Panik, Ini Langkah Awal Mengatasi Anak Diare

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Jangan Panik, Ini Langkah Awal Mengatasi Anak Diare

“Diare pada anak dapat membahayakan nyawa jika tidak diatasi dengan langkah yang benar. Oleh karena itu, ibu perlu mengetahui apa saja tanda diare pada anak beserta langkah penanganan awal jika sejumlah gejala muncul.”

Halodoc, Jakarta – Hampir semua anak pasti pernah mengalami diare. Gangguan kesehatan ini ditandai dengan perubahan tekstur tinja menjadi lebih lembek atau cair. Selain tekstur, frekuensi buang air besar pun meningkat. Hal tersebut dapat memicu dehidrasi pada anak yang membahayakan nyawanya. Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, begini langkah awal untuk mengatasi diare pada anak.

Baca juga: Bagaimana Cara Membedakan Gejala Diare dan Flu Perut?

Kenali Penyebab dan Gejalanya Terlebih Dulu

Sebelum mengetahui apa saja langkah awal mengatasi diare pada anak, ibu perlu mengenali penyebab dan gejalanya terlebih dulu. Selain terjadi perubahan tekstur dan frekuensi buang air besar, gejala biasanya disertai dengan beberapa hal berikut ini:

  • Demam;
  • Mual;
  • Muntah;
  • Penurunan nafsu makan;
  • Dehidrasi ringan.

Penyebabnya sendiri akan tergantung pada durasi diare tersebut berlangsung, apakah kurang dari dua minggu (diare akut) atau lebih (diare kronis). Berikut ini beberapa kondisi yang menjadi penyebab diare akut pada anak:

  • Alergi makanan
  • Keracunan makanan;
  • Infeksi saluran pencernaan akibat virus;
  • Penggunaan antibiotik.

Sedangkan diare kronis biasanya disebabkan oleh beberapa kondisi berikut ini:

  • Intoleransi makanan;
  • Infeksi parasit;
  • Iritasi usus.

Selain menerapkan pola hidup bersih untuk mencegah diare, ibu juga dapat menunjang kebutuhan nutrisi dan gizinya dengan memberikan suplemen atau multivitamin yang dibutuhkan. Untuk membelinya, ibu dapat menggunakan fitur “toko kesehatandi aplikasi Halodoc. Jika diare sudah terjadi pada anak dalam intensitas ringan, berikut ini beberapa langkah sederhana untuk mengatasinya.

Baca juga: Beragam Obat Diare dan Cara Menggunakannya

Langkah Awal Mengatasi Diare pada Anak 

Sebagian besar diare pada anak disebabkan oleh virus akibat kebersihan yang kurang terjaga dengan baik. Lantas, apa saja yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama ketika anak diare? Ibu tidak perlu khawatir berlebihan, jika muncul gejala ringan, berikut ini langkah awal untuk mengatasi diare pada anak:

1. Berikan Larutan Oralit

Jika ibu memiliki anak yang masih menyusui dan terkena diare, disarankan untuk memberikan ASI lebih sering untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Jika anak sudah tidak menyusu, berikan banyak pengganti cairan yang mengandung elektrolit dan garam, seperti sup ayam atau jus.

2. Berikan Larutan Oralit

Larutan oralit terbuat dari sejumput garam dan gula yang dicampur dengan air hangat. Jika tidak sempat untuk membuatnya sendiri, ibu dapat memberikan larutan oralit siap pakai di apotek. Larutan oralit tersedia dalam dua jenis, yaitu cair di dalam botol siap minum atau bubuk.

3. Kenali Gejala yang Membahayakan

Dehidrasi menjadi komplikasi paling fatal akibat diare. Jika tidak ditangani dengan langkah yang tepat, kondisi tersebut dapat menimbulkan dehidrasi berat yang sangat membahayakan nyawa. Jika terjadi, anak bisa saja mengalami kejang-kejang, kerusakan otak, bahkan kematian. Berikut ini gejala membahayakan yang memerlukan penanganan medis segera:

  • Mulut kering, dan bibir terkelupas.
  • Penurunan frekuensi buang air kecil dengan urine berwarna gelap dan berbau.
  • Anak tidak mengeluarkan air mata saat menangis.
  • Anak terlihat sangat lemas.
  • Jari-jari terasa dingin, dengan kulit yang terlihat kering.

Baca juga: Anak Mengalami Diare, Kapan Harus Minum Obat?

Jika sejumlah gejala yang membahayakan muncul, ibu disarankan untuk segera membawanya ke rumah sakit terdekat agar anak mendapatkan langkah penanganan yang tepat. Ingat, kehilangan nyawa menjadi komplikasi paling parah jika gejala berat tidak ditangani dengan cara yang tepat.

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2021. Diarrhea Treatment in Children.

ST. Louis Children’s Hospital. Diakses pada 2021. Diarrhea.