• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Percaya Mitos tentang Sakit Pinggang Ini

Jangan Percaya Mitos tentang Sakit Pinggang Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Jangan Percaya Mitos tentang Sakit Pinggang Ini

Halodoc, Jakarta - Sakit pinggang atau disebut juga low back pain merupakan rasa sakit yang terjadi pada punggung bawah. Rasa sakit bisa hilang dan timbul, tetapi bisa juga berkelanjutan atau terus-menerus.

Masalah kesehatan ini sering kali muncul karena cedera pada sendi atau otot di daerah pinggang. Penyebab cedera itu sendiri sangat beragam, seperti posisi tubuh yang kurang tepat, mengangkat benda yang berat, dan melakukan gerakan secara terus-menerus atau berulang. Tidak hanya itu, sakit pinggang juga bisa terjadi karena masalah pada organ ginjal, tulang belakang, atau terjadi infeksi.

Meski begitu, ada banyak mitos sakit pinggang yang masih saja dipercaya sampai saat ini. Apa saja? Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Jangan Mengangkat Benda yang Berat

Sebenarnya, mengangkat beban atau benda yang berat bukan seberat atau sebanyak apa kamu mengangkatnya, melainkan bagaimana cara kamu melakukannya. Simak cara yang benar. Langsung berhadapan dengan benda tersebut dan ambil posisi jongkok. Pastikan punggung berada dalam posisi lurus. 

Selanjutnya, berdiri dengan perlahan menggunakan kaki untuk mendorong beban dan lengan untuk menahan beban di tengah. Jangan memelintir atau membengkokkan tubuh karena bisa mengakibatkan punggung mengalami cedera.

Baca juga: Kenali Penyebab Sakit Pinggang pada Wanita

  • Istirahat adalah Cara Pengobatan Sakit Pinggang Terbaik

Memang benar, istirahat dapat membantu mengatasi cedera atau ketegangan yang menyebabkan sakit punggung. Akan tetapi, tidak untuk waktu yang lama. Pasalnya, satu atau dua hari di tempat tidur justru bisa membuat sakit pinggang bertambah buruk.

  • Olahraga akan Membuat Sakit Pinggang Memburuk

Ini mitos yang sangat keliru. Olahraga teratur justru membantu mencegah sakit punggung. Bahkan, dokter mungkin merekomendasikan untuk berolahraga pada orang yang mengalami cedera punggung bagian bawah. Biasanya, olahraga akan dimulai dengan gerakan lembut dan secara bertahap membangun intensitas. Setelah rasa sakit hilang, olahraga rutin dapat membantu mencegah kondisi yang sama berulang kembali.

  • Tubuh Kurus Tidak Berisiko Tinggi Alami Sakit Pinggang

Benarkah demikian? Faktanya, siapa saja bisa mengalami sakit punggung. Meski begitu, orang dengan tubuh yang terlalu kurus, misalnya pengidap dengan kelainan makan seperti anoreksia mungkin mengalami keropos tulang. Mereka lebih mungkin mengalami patah tulang.

Baca juga: 7 Kebiasaan yang Memicu Terjadinya Sakit Pinggang

  • Selalu Duduk dengan Posisi Tegak

Membungkuk memang menjadi posisi yang buruk. Akan tetapi, duduk dengan posisi terlalu tegak dan diam dalam waktu yang lama juga bisa menyebabkan punggung kelebihan tekanan dan beban. Cobalah bersandar di kursi dengan kaki di lantai dan biarkan punggung sedikit melengkung. Lebih baik lagi, cobalah berdiri ketika kamu sedang menelepon atau membaca.

Faktanya:

  • Semakin Kelebihan Berat Badan, Pinggang Semakin Sakit

Tetap aktif secara fisik akan membantu mencegah sakit punggung. Kelebihan berat badan akan membuat punggung menjadi stres. Sakit punggung paling umum terjadi pada orang-orang yang tidak bugar, terutama para pekerja kantoran yang duduk sepanjang minggu.

  • Akupuntur Membantu Meredakan Nyeri

Jika perawatan tidak membantu mengurangi sakit pinggang yang kamu alami, coba pertimbangkan untuk melakukan akupuntur, yoga, relaksasi progresif, dan terapi perilaku kognitif. Terapi tersebut dikatakan bisa membantu meredakan nyeri. 

Baca juga: Penyebab Bumil Rentan Alami Sakit Pinggang

Namun, jika rasa sakitnya membuat tidak nyaman, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit agar kamu bisa segera mendapatkan penanganan. Gunakan aplikasi Halodoc untuk memudahkan kamu berobat ke rumah sakit terdekat dengan membuat janji terlebih dahulu. Segera download aplikasi Halodoc di ponselmu, ya!



Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Back Pain Myths.