• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Sampai Keliru, Ini Mitos Tips Cepat Hamil

Jangan Sampai Keliru, Ini Mitos Tips Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Bagi pasangan yang baru atau telah menikah, memiliki keturunan tentu menjadi hal yang sangat diinginkan. Supaya bisa mendapatkan keturunan, pasangan rela melakukan berbagai cara, mulai dari mengonsumsi makanan sehat, mengonsumsi obat herbal, hingga melalui cara medis. Berapa banyaknya bujet yang dihabiskan pun sudah lagi tidak menjadi soal, yang penting hadirnya sang buah hati bisa disegerakan. 

Namun, tidak banyak yang tahu bahwa kehamilan yang terjadi pada wanita dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola hidup sang ibu, kondisi kesehatan, berat badan kedua orangtua, aktivitas yang dilakukan orangtua, hingga keseimbangan hormon. Bahkan, usia ibu dan ayah juga memengaruhi kehamilan. Biasanya, semakin tua usia, kehamilan yang terjadi akan semakin berisiko. 

Mitos Tips Cepat Hamil yang Keliru

Sayangnya, keinginan kuat untuk segera memiliki keturunan membuat pasangan terkadang menyerap informasi secara asal tanpa menyaring dahulu mana informasi yang benar dan mana yang ternyata hanya mitos. Tentu saja, kekeliruan ini akan memberikan dampak yang cukup besar bagi pasangan, sehingga penting untuk mengetahui apa saja mitos tips cepat hamil yang keliru. 

Baca juga: Masih Usia Produktif, Perlukah Ikuti Cara Cepat Hamil?

  • Harus Berhubungan Intim Setiap Hari

Banyak pihak yang mengatakan bahwa supaya cepat hamil, pasangan harus berhubungan intim setiap hari. Namun, ternyata informasi ini tidak benar. Bahkan, bagi beberapa pasangan, melakukan hubungan intim setiap hari justru akan membuat peluang kehamilan yang terjadi semakin kecil. Sebenarnya, ada jeda waktu untuk pasangan berhubungan intim, bisa dilakukan setiap dua hari sekali atau tiga kali dalam satu minggu. 

  • Mengonsumsi Obat Batuk

Pernahkah ibu mendapatkan saran ini ketika bertanya tentang tips cepat hamil? Terdengar cukup aneh ya, tapi ini benar ada yang melakukan, lho. Pasalnya, obat batuk memiliki kandungan guaifenesin yang dipercaya mampu membuat sperma lebih cepat dalam mencapai sel telur dan kehamilan pun bisa terjadi. Padahal, tips cepat hamil ini benar-benar hanya mitos dan belum tentu benar. 

Baca juga: Posisi Terbaik Usai Berhubungan Intim agar Cepat Hamil

  • Beranggapan Bahwa Pola Hidup Tidak Berpengaruh pada Kehamilan

Ya, pola hidup memang berpengaruh pada terjadinya kehamilan. Namun, tidak banyak yang menyadari dan akhirnya terus membiasakan pola hidup yang kurang sehat. Mengonsumsi makanan berlemak, makanan cepat saji, minum alkohol, sering begadang, merokok, dan tidak berolahraga. Pola hidup yang keliru inilah yang menyebabkan wanita sulit mendapatkan kehamilan. 

Jangan pernah beranggapan bahwa gaya hidup tidak berpengaruh pada kehamilan yang kamu rencanakan dengan pasangan. Jadi, mulai sekarang terapkanlah pola hidup yang lebih sehat, sehingga program hamil yang direncanakan bisa berhasil sesuai dengan apa yang kamu harapkan. Jangan lupa, kamu juga harus sering bertanya pada dokter ahli kandungan. 

Jangan malas, karena sekarang bertanya pada dokter ahli tidak lagi sulit, kok. Kamu hanya perlu ponsel dan internet untuk bertanya langsung pada dokter tentang masalah kesehatan yang kamu alami. Download aplikasi Halodoc, dan pilih layanan Tanya Dokter jika kamu ingin bertanya pada dokter. Aplikasi Halodoc juga punya layanan Beli Obat dan Cek Lab, lho!

Baca juga: Konsumsi Makanan Ini Supaya Cepat Hamil

Referensi: 
Baby Center. Diakses pada 2019. Dads-to-be: How Your Lifestyle Can Affect Your Fertility.
Parents. Diakses pada 2019. Common Infertility Causes in Men and Women.
Very Well Health. Diakses pada 2019. 16 Myths about Getting Pregnant and Ovulation.