• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Sembarangan, Ini Cara Tepat Mengonsumsi Morfin
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Sembarangan, Ini Cara Tepat Mengonsumsi Morfin

Jangan Sembarangan, Ini Cara Tepat Mengonsumsi Morfin

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 29 September 2021
Jangan Sembarangan, Ini Cara Tepat Mengonsumsi Morfin

Morfin adalah obat yang bermanfaat untuk menghilangkan rasa sakit yang parah atau berlangsung lama. Oleh karena tergolong narkotika, obat ini tidak boleh digunakan sembarangan dan hanya boleh dikonsumsi atas persetujuan dokter. Konsumsi morfin harus sesuai arahan dan dosis yang sudah ditentukan dokter. Jangan menghancurkan tablet atau kapsulnya dan hindari mengonsumsi morfin dengan alkohol.

Halodoc, Jakarta – Morfin adalah obat penghilang rasa sakit yang kuat. Obat ini digunakan untuk mengatasi rasa sakit yang parah, misalnya setelah operasi atau mengalami cedera yang serius, atau rasa sakit akibat kanker atau serangan jantung. Morfin juga bisa digunakan untuk mengatasi rasa nyeri yang tidak kunjung sembuh atau tidak mampu diatasi dengan obat penghilang rasa sakit biasa. 

Namun, morfin tidak boleh digunakan dengan sembarangan. Obat yang tergolong dalam kelas obat analgesik opiat (narkotika) ini hanya boleh dikonsumsi atas persetujuan dokter dan penggunaannya pun harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan dengan cara yang tepat. Pasalnya, morfin bisa menyebabkan kecanduan dan berbagai efek samping berbahaya lainnya bila digunakan secara sembarangan. Oleh karena itu, ketahui cara tepat mengonsumsi morfin di sini.

Baca juga: Berguna Secara Medis, Ini Efek Samping Morfin pada Tubuh

Ketahui Berbagai Macam Jenis Morfin 

Morfin tersedia dalam berbagai bentuk, antara lain tablet, kapsul, butiran (yang dicampur dalam air untuk membuat minuman), cairan, injeksi. Selain itu, ada juga bentuk suppositoria yang digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam lubang anus. Cara ini biasanya berguna bila kamu tidak bisa menelan tablet atau cairan. Tablet dan kapsul morfin bisa dikonsumsi sendiri sesuai petunjuk di rumah, sedangkan cairan oral dan suntik morfin bisa didapatkan di rumah sakit.

Morfin dalam bentuk cairan, supositoria, bersifat short-acting atau pelepasan segera. Mereka digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dengan cepat. Morfin short acting ini sering digunakan pada awal kamu mengonsumsi obat tersebut untuk menemukan dosis yang tepat. 

Sedangkan butiran dan beberapa tablet dan kapsul morfin bersifat long acting atau slow release. Artinya, obat tersebut dilepaskan secara bertahap ke dalam tubuh selama 12 atau 24 jam. Jenis morfin ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mulai bekerja, tetapi bisa bertahan lebih lama. Morfin long-acting biasanya digunakan untuk mengobati nyeri jangka panjang.

Baca juga: Bantu Hilangkan Nyeri, Ini Cara Kerja Terapi Morfin pada Tubuh

Cara Tepat Mengonsumsinya

Konsumsi morfin persis seperti yang sudah diarahkan oleh dokter kamu. Ikuti petunjuk pada label resep dan baca semua panduan pengobatan. Jangan mengonsumsi obat ini lebih banyak, lebih sering, atau lebih lama dari yang dianjurkan dokter. Hal ini sangat penting, terutama bagi pasien yang lanjut usia karena mereka mungkin lebih sensitif terhadap efek samping obat ini. Mengonsumsi morfin terlalu banyak dalam waktu yang lama bisa menyebabkan ketergantungan mental atau fisik.

Morfin bisa dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Minumlah kapsul atau tablet morfin secara utuh untuk mencegah overdosis yang bisa berakibat fatal. Jangan menghancurkan, mengunyah, atau menumbuknya. 

Bila kamu tidak bisa menelan kapsul, kamu bisa membukanya dan menuang isinya ke dalam sedikit saus apel, lalu aduk sampai tercampur sempurna. Segera telan campuran tersebut tanpa mengunyahnya. Kemudian, bilas mulut dengan sedikit air dan telan airnya untuk memastikan bahwa kamu sudah menelan semua obatnya. Namun, hindari membuka kapsul untuk menghirup bubuknya atau menyuntikkannya ke pembuluh darah kamu. Hal itu bisa mengakibatkan kematian.

Hindari minum alkohol saat kamu mengonsumsi morfin. Pasalnya, mengonsumsi obat tersebut dengan alkohol bisa membuat kamu lebih mengantuk dan pusing. Bila kamu lupa atau melewatkan jadwal minum morfin, minumlah segera setelah kamu ingat. Namun, bila sudah hampir waktunya untuk dosis berikutnya, minum saja dosis berikutnya tepat waktu. Ingat, jangan melipatgandakan dosisnya.

Simpanlah morfin di tempat yang terhindar dari sinar matahari secara langsung, tidak lembap, dan tidak panas. Sebaiknya simpan pada suhu ruangan. Pastikan kamu menyimpan obat tersebut dengan baik agar tidak ada orang lain yang menggunakannya secara sembarangan.

Baca juga: Perhatikan Ini Sebelum Menggunakan Morfin dari Resep Dokter

Itulah cara tepat mengonsumsi obat morfin. Untuk membeli obat-obatan yang sudah diresepkan dokter, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Jadi, kamu tidak perlu keluar rumah, cukup order saja lewat aplikasi dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
National Health Service. Diakses pada 2021. Morphine.
Health Navigator New Zealand. Diakses pada 2021. Morphine.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Morphine (Oral Route).