24 January 2019

Jarang Berhubungan Intim Bisa Sebabkan Menopause Dini?

menopause dini

Halodoc, Jakarta - Setiap perempuan pasti akan melalui masa menopause dengan usia atau periode waktu masing-masing. Nah, hal ini bisa menyebabkan gejala yang berbeda-beda, baik fisik maupun emosional. Pada beberapa wanita, mereka bisa melalui masa ini tanpa masalah. Namun, bagi sebagian perempuan, masa ini bisa membuat kehidupannya menjadi tidak tenang. Berikut ini penjelasan selengkapnya tentang menopause dini!

Baca juga: Perempuan Perlu Tahu, 7 Faktor Penyebab Menopause Dini

Apa Itu Menopause?

Menopause merupakan masa ketika siklus menstruasi berhenti. Fenomena ini terjadi karena berhentinya produksi hormon reproduksi perempuan. Kondisi ini dapat terjadi saat perempuan bertambah usia, dan secara perlahan sel telur mereka akan habis. Umumnya, seorang perempuan akan mengalami menopause saat berusia 45-55 tahun. Namun, ada beberapa kondisi yang bisa menjadikan seseorang menopause dini dengan usia di bawah 40 tahun.

Apa Gejala Menopause?

Gejala yang terjadi disebabkan oleh perubahan tingkat hormon seseorang. Berikut ini beberapa gejala yang terjadi saat seorang wanita memasuki masa menopause:

  • Rasa kering pada Miss V dan terasa nyeri saat berhubungan. Kondisi terjadi karena berkurangnya produksi hormon progesteron dan estrogen yang memengaruhi kelembapan lapisan tipis yang melapisi dinding Miss V. Gejala dapat ditunjukkan dengan panas di bagian mulut Miss V dan rasa gatal.

  • Gangguan suasana hati. Beberapa perempuan akan mengalami gangguan suasana hati, seperti depresi dan cepat marah. Hal ini dikarenakan perubahan hormon yang terjadi dapat memengaruhi kerja otak seseorang.

  • Hot flashes, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami sensasi rasa panas, di bagian atas atau seluruh tubuh. Kondisi ini biasanya berlangsung selama 30 detik sampai 10 menit. Hot flashes mungkin akan terus berlanjut setelah menopause. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi ini akan jarang terjadi.

  • Terjadinya penurunan gairah berhubungan intim. Penurunan kadar hormon estrogen dapat memperlambat reaksi orgasme, memperlambat reaksi klitoris, dan dapat menyebabkan Miss V mengalami kekeringan. Nah, kondisi-kondisi tersebut yang menjadi penyebab menurunnya gairah berhubungan intim.

  • Terjadinya perubahan siklus menstruasi. Saat seseorang mengalami gejala menopause, jumlah darah yang keluar saat menstruasi akan menjadi lebih banyak, lebih sedikit, atau hanya berupa flek. Selain itu, durasi menstruasi juga akan menjadi lebih singkat.

Baca juga: 4 Cara Hadapi Menopause Bagi Wanita Berusia 40an

Apakah Jarang Berhubungan Intim Bisa Menyebabkan Menopause Dini?

Jangan sampai kamu keliru, ya! Walaupun menopause dini terjadi, hal ini bukan dikarenakan jarang berhubungan intim. Biasanya, menopause yang terjadi sebelum usia 40 tahun merupakan efek pengobatan, seperti:

  • Operasi pengangkatan ovarium. Perempuan yang menjalani pengangkatan ovarium akan mengalami penurunan hormon yang sangat cepat dan akan mengalami gejala menopause, seperti kehilangan gairah seksual.

  • Operasi histerektomi. Histerektomi memang tidak menyebabkan menopause secara langsung, karena dapat dilakukan tanpa pengangkatan ovarium. Namun, kondisi ini dapat memberhentikan siklus menstruasi. Kondisi ini akan membuat seseorang mengalami menopause lebih cepat.

  • Kemoterapi. Salah satu efek samping kemoterapi adalah kerusakan pada ovarium dan menyebabkan ovarium berhenti bekerja. Efek samping yang terjadi tergantung pada frekuensi kemoterapi yang dijalani.

Baca juga: Ternyata Hubungan Intim Saat Menopause Tetap Menyenangkan

Jadi, jangan sampai salah sangka, ya! Menopause dini enggak akan terjadi hanya karena seorang wanita jarang berhubungan intim. Punya pertanyaan seputar masalah kesehatan? Halodoc bisa jadi solusinya. Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!