• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jarang Diketahui, Ini 4 Manfaat Tahu bagi Kesehatan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jarang Diketahui, Ini 4 Manfaat Tahu bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Ini 4 Manfaat Tahu bagi Kesehatan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 21 September 2022

"Ada beberapa manfaat dari mengonsumsi tahu bagi kesehatan. Salah satunya adalah menurunkan risiko penyakit jantung, karena konsumsi tahu membantu mengurangi kadar kolesterol "jahat" LDL.”

Jarang Diketahui, Ini 4 Manfaat Tahu bagi KesehatanJarang Diketahui, Ini 4 Manfaat Tahu bagi Kesehatan

Halodoc, Jakarta – Tahu merupakan salah satu lauk pauk yang memiliki banyak peminat di beberapa negara Asia, khususnya Indonesia. Sebab, makanan yang terbuat dari kacang kedelai ini diketahui memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang gurih. 

Tak hanya itu, tahu juga diketahui menjadi salah satu makanan sehat yang sebaiknya dikonsumsi. Sebab, makanan ini kaya akan protein nabati, serta mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh lainnya. Alhasil, mengonsumsi tahu tentunya dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh.

Nah, kira-kira apa saja manfaat tahu bagi kesehatan? Yuk, ketahui ulasannya di sinI!

Manfaat Tahu bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

Selain protein, tahu juga mengandung isoflavon, yakni fitoestrogen yang mirip dengan hormon estrogen. Di mana senyawa ini dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Nah, berikut adalah manfaat tahu bagi kesehatan: 

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

Isoflavon kedelai yang terkandung pada tahu diketahui dapat membantu mengurangi kadar kolesterol “jahat” LDL. Meskipun tampaknya hal tersebut tidak meningkatkan kadar kolesterol HDL atau “baik” pada tubuh. Selain itu, studi yang dipublikasikan pada tahun 2016 silam, menunjukkan bahwa konsumsi kedelai setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler. Bahkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah menetapkan bahwa 25 gram protein kedelai sehari, diperlukan untuk memengaruhi kadar kolesterol. 

2. Membantu mencegah kanker

Manfaat mengonsumsi tahu selanjutnya adalah diyakini dapat membantu mencegah kanker. Hal ini lantaran isoflavon pada tahu diduga kuat dapat membantu mencegah kanker tertentu. Misalnya seperti kanker prostat dan kanker payudara. Kendati demikian, efektivitas tahu dalam mencegah beberapa jenis kanker tentunya masih memerlukan penelitian dan data ilmiah lebih lanjut. 

3. Membantu menurunkan risiko diabetes

Terdapat beberapa penelitian yang membahas mengenai korelasi antara risiko diabetes dengan konsumsi kacang kedelai. Salah satunya adalah studi yang dilakukan pada tahun 2020 silam yang menjelaskan, bahwa makanan dari kacang kedelai seperti juga dapat melindungi terhadap diabetes tipe 2. Hal ini berdasarkan kesimpulan yang didapat dari studi tersebut, di mana para partisipan studi yang secara teratur makan tahu, lebih kecil risikonya untuk mengembangkan diabetes tipe 2. 

Sementara itu, studi lain yang dipublikasikan pada U.S National Library of Medicine 2015 silam, juga menunjukkan hasil menarik. Studi tersebut menjelaskan wanita pengidap diabetes gestasional yang mengonsumsi asupan kaya protein kedelai selama enam minggu, memiliki kadar gula darah dan insulin yang jauh lebih rendah, bila dibandingkan dengan mereka yang tidak makan protein kedelai.

4. Meningkatkan fungsi ginjal

Protein, khususnya protein nabati dari kedelai, diyakini dapat meningkatkan fungsi ginjal. Di mana hal ini dapat bermanfaat bagi orang yang menjalani dialisis atau transplantasi ginjal. Bahkan, satu analisis meta dari sembilan percobaan menunjukkan efek positif dari kedelai pada beberapa biomarker, dari mereka yang mengidap penyakit ginjal kronis. Hal ini mungkin terjadi karena kandungan proteinnya, tetapi juga karena dampaknya pada kadar lipid dalam darah.

Itulah beberapa manfaat tahu bagi kesehatan yang jarang diketahui. Mulai dari menurunkan risiko penyakit jantung, membantu mencegah kanker, membantu menurunkan risiko diabetes, hingga meningkatkan fungsi ginjal. 

Meski beberapa manfaat tersebut masih potensial, tidak ada salahnya untuk menjadikan tahu sebagai salah satu lauk sehari-hari. Sebab, tahu diketahui tinggi protein nabati, yang juga penting bagi kesehatan secara menyeluruh. 

Selain mengonsumsi makanan sehat, pastikan juga untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatanmu. Sebab, memeriksakan kesehatan secara rutin tentunya dapat membantu mendeteksi berbagai penyakit sedari dini. 

Nah, jika saat ini kamu ingin periksa, kamu bisa membuat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, lho. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu berlama-lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2022. What Is Tofu, and Is It Healthy?
Medical News Today. Diakses pada 2022. Everything you need to know about tofu. 
NIH. Diakses pada 2022. The Effect of Soy Intake on Metabolic Profiles of Women With Gestational Diabetes Mellitus. 
NIH. Diakses pada 2022. Legume and soy intake and risk of type 2 diabetes: a systematic review and meta-analysis of prospective cohort studies. 
Italian Ministry of Health. Diakses pada 2022. Effect of soy on metabolic syndrome and cardiovascular risk factors: a randomized controlled trial.