11 July 2018

Jelang Final Piala Dunia 2018, Ini Jumlah Air Putih untuk Pemain Sepak Bola

jumlah air putih yang harus diminum pemain sepak bola, World Cup,piala dunia 2018

 

Halodoc, Jakarta – Partai puncak World Cup 2018 tinggal menghitung hari. Pertandingan final yang akan digelar di Luzhniki Stadium, Moscow, 15 Juli 2018,  akan mempertemukan antara pemenang timnas Inggris Vs Croatia dan Perancis Vs Belgia.

Di balik kemampuan pemain yang berhasil mencapai partai semi final, pastinya hal itu tak lepas dari kerja keras dan pola hidup sehat yang diterapkan demi mendapatkan performa yang maksimal di lapangan. Nah, selain makanan, hidrasi tubuh juga termasuk hal yang amat diperhatikan para pemain. Lalu, kira-kira berapa jumlah air putih yang harus diminum pemain sepak bola, ya?

Baca juga: Inilah Camilan Super yang Dikonsumsi Pemain Sepak Bola Saat Half Time

Hidrasi Sebelum, Selama, dan Sesudah Pertandingan

Kata para ahli seperti dilansir Live Strong, jumlah air putih yang harus diminum pemain sepak bola, atau proses  hidrasi tubuh para pemain yang tepat dimulai 24 jam sebelum dimulainya pertandingan. Sebagian besar kebutuhan cairan tubuh (80 persen) harus berasal dari air, sedangkan sisanya (20 persen) bisa berasal dari makanan. Menurut ahli seperti dilansir Medline Plus, para pemain sebaiknya mengonsumsi cairan sebanyak delapan gelas berukuran 8-ons (227 mililiter) dengan suhu rata-rata tiap harinya.

Selain itu, menurut ahli dari American Council on Exercise, pemain sepak bola sebaiknya meminum 17-20 ons (483-568 mililiter) dua hingga tiga jam sebelum dimulainya pertandingan. Sedangkan 10 hingga 20 menit di sela-sela pertandingan, pemain sebaiknya mengonsumsi 7-10 ons (198-284 mililiter) air. Setelah berakhirnya pertandingan, para pemain disarankan untuk meminum cairan sebanyak 8 ons (227 mililiter.

Selain penjelasan di atas, berikut takaran konsumsi air menurut American College of Sport Medicine (ACSM).

- 500-600 cc air putih empat jam sebelum berolahraga.

- 250-300 cc 10-15 sebelum berolahraga.

- 100-250 mL setiap 15-20 menit jika olahraga kurang dari satu jam.

- 600-700 cc setelah berolahraga secara bertahap jika terjadi penurunan berat badan 0,5 kilogram

Baca juga: Baru 19 Tahun, Ini Tips Lincah ala Kylian Mbappe

Butuh Minuman Berenergi

Berbicara sepak bola, berarti sama saja membicarakan olahraga intens dengan latihan yang cukup berat. Di samping itu, kata ahli, posisi pemain juga menentukan cepat tidaknya energi akan terkuras. Misalnya, posisi gelandang yang pastinya banyak berlarian ke sana kemari selama laga berlangsung.

Nah, oleh sebab itu, menurut ahli dari Academy of Nutrition and Dietetics Nutrition & Dietetics, AS,  pemain dengan posisi yang membutuhkan energi ekstra, bisa mengambil manfaat dari minuman berenergi untuk memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh. Namun, yang perlu diingat, minuman berenergi yang mengandung karbohidrat ini benar-benar dapat menambah kalori tubuh. Kata ahli, minuman energi ini bisa digunakan untuk latihan yang berlangsung lebih dari satu jam.

Kata ahli, setidaknya ada dua alasan mengapa pemain sepak bola profesional membutuhkan minuman berenergi. Pertama, minuman berenergi ini mengandung elektrolik yang mampu membantu untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kedua, setiap jam latihan atau pertandingan, tubuh akan mengoksidasi (penguraian mineral) sekitar 30-60 gram karbohidrat. Oleh sebab itu, minuman berenergi dinilai cukup ideal untuk menggantikan cairan dan energi yang terbuang.

Baca juga: Begini Cara Mengobati Cedera Pemain Bola

Selain minuman berenergi, minuman isotonik juga bisa menjadi solusi untuk menghidrasi tubuh. Minuman ini memiliki tekanan yang sama dengan sel tubuh dalam satuan osmolaritas (jumlah partikel zat terlarut dalam larutan) sehingga mudah diserap tubuh. Minuman isotonik mengandung karbohidrat dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Contohnya, natrium klorida, kalsium fosfat, kalsium laknat, dan magnesium.

Mau tahu lebih jauh mengenai jumlah air putih yang harus diminum pemain sepak bola, atau takaran air putih selama berolahraga? Kamu juga bisa lho bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!