• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jenis Infeksi Kulit pada Anak yang Sering Terjadi

Jenis Infeksi Kulit pada Anak yang Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Jenis Infeksi Kulit pada Anak yang Sering Terjadi

“Kulit anak yang masih sangat sensitif sangat rentan mengalami infeksi. Berbeda dengan infeksi kulit yang terjadi pada orang dewasa, infeksi kulit pada anak terbilang lebih rentan terjadi, terlebih dengan kondisi imunitas tubuhnya yang masih belum sempurna.”

Halodoc, Jakarta – Inilah mengapa, ibu perlu mengetahui apa saja jenis penyakit kulit yang rentan terjadi pada sang buah hati, terutama yang bisa berkembang menjadi infeksi. Pasalnya, infeksi kulit yang terjadi pada anak bisa menyerang bagian tubuh mana saja, termasuk area mulut.

Selain itu, dengan mengetahui jenis infeksi pada kulit yang kerap terjadi pada anak, ibu bisa lebih mudah melakukan penanganan. Jadi, komplikasi yang bisa saja bersifat lebih serius tentu dapat dihindari.

Baca juga: Ini Cara Mengobati Infeksi Kulit Berdasarkan Penyebabnya

Lalu, apa saja infeksi kulit yang rentan terjadi pada Si Kecil? Berikut beberapa di antaranya:

  • Moluskum Kontagiosum

Moluskum kontagiosum terjadi karena virus yang menginfeksi kulit bagian luar sehingga menyebabkan munculnya benjolan kecil berwarna putih. Penyakit menular ini sangat rentan menyerang bayi dan balita. Meski tidak berbahaya, tetapi Si Kecil akan merasa tidak nyaman dan akhirnya terus menggaruk benjolan yang berujung pada menyebarnya infeksi. 

Moluskum kontagiosum bisa juga terjadi karena virus cacar yang menular dari anak atau area kulit lainnya. Virus akan bersembunyi dari sistem imunitas dan membutuhkan waktu hingga beberapa tahun untuk bisa berkembang. Benjolan akibat infeksi bisa diatasi dengan memecahkan atau mengoles obat krim pada bagian permukaannya. 

  • Impetigo

Berikutnya adalah impetigo, infeksi kulit yang terjadi karena bakteri jenis Streptococcus atau Staphylococcus. Masalah kesehatan ini lebih rentang menyerang anak-anak dengan imunitas tubuh yang lemah atau tidak sehat. Pun, termasuk anak yang tidak menjaga kebersihan kulit serta melakukan kontak langsung dengan pengidap. 

Baca juga: Perawatan Rumahan untuk Mengatasi Infeksi Kulit Ringan

Jika diperhatikan, impetigo akan terlihat seperti lepuhan atau koreng berwarna kekuningan yang menempel pada kulit dan terasa menyakitkan. Masalah infeksi ini bisa terjadi pada tungkai atau wajah, tetapi tidak menutup kemungkinan muncul pada area tubuh lainnya. Cara mengatasinya dengan konsumsi antibiotik, sementara itu pencegahan bisa dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan area yang terinfeksi dan rajin cuci tangan. 

  • Kandidiasis

Ada pula kandidiasis, infeksi kulit yang terjadi karena jamur dan biasanya muncul pada lipatan kulit, seperti area selangkangan atau lipatan popok. Jamur akan tumbuh pesat pada area tubuh yang lembap dan hangat. Gejala yang muncul saat infeksi ini terjadi adalah munculnya area berwarna kemerahan pada kulit yang diikuti dengan lepuhan kecil berisi nanah. 

Kandidiasis bisa diobati dengan mengganti popok pada bayi dan anak secara rutin setiap tiga hingga empat jam sehari dan tidak menunda mengganti popok saat Si Kecil buang air besar. Menggunakan krim antijamur juga bisa dilakukan sebanyak dua hingga tiga kali sehari. 

Infeksi kulit yang menyerang anak sudah pasti akan membuat mereka tidak nyaman sehingga pengobatan harus segera dilakukan. Tidak hanya itu, ibu juga perlu memastikan kebersihan kulit Si Kecil selama menjalani pengobatan untuk menghindari masalah kulit yang berkelanjutan. 

Baca juga: Kenali Infeksi Kulit yang Disebabkan Alergi Makanan

Bertanya pada dokter spesialis kulit melalui aplikasi Halodoc menjadi pilihan tepat saat anak terserang infeksi kulit. Jadi, segera download aplikasi Halodoc di ponsel ibu, ya!

Referensi:
National Skin Centre. Diakses pada 2021. Common Skin Infections in Children.
Riley Children. Diakses pada 2021. Skin Infections.