• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jenis Jenis Penyakit Tifus yang Perlu Diwaspadai

Jenis Jenis Penyakit Tifus yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Jangan sepelekan kondisi tubuh yang mengalami sakit kepala dan disertai dengan demam, nyatanya beberapa gejala yang kamu alami dapat menjadi tanda adanya penyakit tifus. Penyakit tifus merupakan salah satu penyakit yang disebabkan adanya infeksi bakteri Rickettsia. Berbeda dengan penyakit tipes yang penularannya melalui benda-benda yang terpapar bakteri Salmonella typhi, penularan penyakit tifus disebabkan oleh gigitan serangga maupun kutu.

Baca juga: Hal yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit Tipes

Jenis penyakit tifus pun dibedakan menjadi beberapa jenis yang disesuaikan dengan penyebabnya. Tidak ada salahnya ketahui beberapa jenis-jenis dari penyakit tifus agar kamu dapat lakukan penanganan terhadap gejala yang kamu alami dengan tepat. Penanganan yang tepat terhadap penyakit tifus nyatanya dapat menghindari kamu dari berbagai komplikasi yang mungkin dialami. Berikut pembahasannya!

Inilah Penyakit Tifus Berdasarkan Jenisnya

Banyak yang menyangka bahwa penyakit tipes dan tifus merupakan penyakit yang sama. Namun, tahukah kamu bahwa kedua jenis penyakit ini nyatanya berbeda? Tipes merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi, sedangkan tifus merupakan penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis bakteri, seperti Rickettsia typhi dan juga R. Prowazekii.

Beberapa jenis bakteri dibawa melalui serangga, kutu, maupun tungau yang menggigit manusia. Ketika serangga, kutu, dan tungau yang membawa bakteri penyebab tifus menggigit manusia, maka penularan dapat terjadi. Menggaruk bagian gigitan serangga nyatanya dapat menyebabkan bakteri menyebar lebih cepat melalui aliran darah. Begitu memasuki aliran darah, bakteri dapat berkembang biak dalam tubuh.

Baca juga: Ini Bahayanya Kutu pada Hewan Peliharaan

Lalu, apa saja jenis penyakit tifus? Nyatanya, ada tiga penyakit tifus yang dibedakan berdasarkan jenisnya. Simak ulasannya, di sini.

1.Epidemik Tifus

Umumnya, kutu membawa bakteri penyebab tifus yang berjenis Rickettsia prowazekii. Kutu yang membawa bakteri ini juga banyak ditemukan pada tubuh manusia. Biasanya kutu pembawa bakteri jenis ini juga banyak ditemukan pada daerah-daerah yang memiliki sanitasi dan kebersihan yang buruk. Kondisi ini mendorong kutu untuk berkembang biak lebih banyak sehingga masyarakat akan lebih rentan alami tifus jenis ini.

2.Endemik Tifus

Jenis ini dikenal juga dengan tifus murine. Tifus jenis ini disebabkan oleh kutu yang terinfeksi Murine tifus menggigit manusia. Kutu dapat terinfeksi saat ia menggigit hewan yang terinfeksi, seperti kucing, tikus, serta tupai. 

3.Scrub Tifus

Melansir dari Centers for Disease Control and Prevention, tifus jenis ini disebabkan oleh Orientia tsutsugamushi. Bakteri ini nyatanya dibawah oleh larva yang ada pada hewan pengerat atau yang dikenal juga dengan sebutan chiggers

Sebaiknya hindari untuk bersentuhan langsung dengan kutu yang dapat membawa berbagai jenis bakteri penyebab tifus. Kamu bisa menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari tikus maupun rutin membersihkan hewan peliharaan seperti kucing agar tidak menjadi hewan perantara untuk penyakit tifus.

Kenali Gejala Penyakit Tifus

Pengidap tifus memiliki masa inkubasi selama 14 hari setelah gigitan serangga yang menyebabkan paparan bakteri dalam tubuh. Gejala yang akan dialami oleh pengidap tifus akan disesuaikan dengan jenis tifus yang dialami. Namun, pengidap tifus akan mengalami beberapa gejala umum, seperti sakit kepala, demam, dan juga ruam kemerahan.

Pada epidemik tifus, tanda lain akan menyertai, seperti ruam kemerahan yang menyebar pada bagian punggung atau dada, tekanan darah rendah, penglihatan yang sensitif terhadap cahaya, dan juga nyeri otot.

Gejala endemik tifus hampir mirip dengan epidemik tifus, tetapi pada endemik tifus akan disertai dengan gejala lain, seperti batuk kering, mual, muntah, hingga diare. Sedangkan pada scrub tifus, gejala umum akan disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, lesi merah dan nyeri pada area yang menjadi gigitan serangga, batuk, hingga mengalami ruam.

Baca juga: Perlu Tahu Lyme, Penyakit yang Diakibatkan Gigitan Kutu

Sebaiknya perhatikan tiap keluhan kesehatan yang kamu alami. Jika kamu mengalami keluhan kesehatan terkait penyakit tifus, segera gunakan aplikasi Halodoc dan tanya langsung pada dokter untuk penanganan pertama penyakit tifus. Tanpa penanganan yang tepat penyakit tifus dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti pneumonia, meningitis, hingga perdarahan saluran cerna.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Typhus.
WebMD. Diakses pada 2020. Typhus.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Typhus.
World Health Organization. Diakses pada 2020. Typhus Fever.