• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jenis-Jenis Pneumonia yang Perlu Diketahui

Jenis-Jenis Pneumonia yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Pneumonia adalah infeksi pada satu atau kedua paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Pneumonia merupakan infeksi yang serius, di mana kantung udara terisi dengan nanah dan cairan lainnya.

Pneumonia lobar memengaruhi satu atau lebih bagian (lobus) paru-paru. Sedangkan pneumonia bronkial (juga dikenal sebagai bronkopneumonia) memengaruhi bercak di kedua paru. Selengkapnya mengenai jenis-jenis pneumonia bisa kamu baca di bawah ini!

Mengenal Jenis-Jenis Pneumonia

Ada lebih dari 30 penyebab pneumonia dan ketika berbicara mengenai jenis-jenis pneumonia, penyakit ini dikelompokkan berdasarkan penyebabnya. Jenis utama pneumonia adalah:

  1. Pneumonia Bakteri

Jenis ini disebabkan oleh berbagai bakteri. Yang paling umum adalah Streptococcus pneumoniae. Pneumonia tipe ini biasanya terjadi ketika tubuh melemah dengan beberapa cara, seperti oleh penyakit, gizi buruk, usia tua, atau imunitas yang terganggu, sampai dengan bakteri yang masuk ke paru-paru. 

Baca juga: Gejala yang Dirasakan saat Terkena Pneumonia

Pneumonia bakteri dapat memengaruhi orang dari semua usia. Namun, kamu bisa berisiko lebih besar jika mengonsumsi alkohol, merokok, daya tahan tubuh lemah, menjalani operasi, menderita penyakit pernapasan atau infeksi virus, dan memiliki sistem kekebalan yang melemah.

  1. Pneumonia Virus

Jenis ini disebabkan oleh berbagai virus, termasuk flu (influenza), dan bertanggung jawab atas sekitar sepertiga dari semua kasus pneumonia. Kamu lebih mungkin lebih mungkin terkena pneumonia bakteri jika kamu sebelumnya mengidap pneumonia virus.

  1. Mycoplasma Pneumonia

Tipe ini memiliki gejala dan tanda fisik yang agak berbeda dan disebut pneumonia atipikal. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri Mycoplasma pneumoniae. Gejalanya ringan dan menyerang orang-orang dari segala kelompok umur.

Kalau ingin tahu lebih lanjut mengenai jenis-jenis pneumonia tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor orang tua bisa kapan di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Bagaimana bisa mengetahui kalau seseorang sedang mengidap pneumonia? Kamu bisa melihat dari gejalanya. Kalau gejala dari pneumonia bakteri meliputi: 

  1. Warna kebiru-biruan pada bibir dan kuku.

  2. Keadaan mental bingung atau delirium, terutama pada lansia.

  3. Batuk yang menghasilkan lendir berwarna hijau, kuning, atau berdarah.

  4. Demam.

  5. Keringat hebat. 

  6. Kehilangan selera makan.

  7. Kehilangan rendah dan kelelahan luar biasa.

  8. Jalan napas cepat.

  9. Denyut nadi cepat.

  10. Menggigil kedinginan.

  11. Nyeri dada yang tajam atau menusuk yang disertai dengan batuk hebat.

Kalau gejala awal pneumonia virus hampir sama dengan gejala pneumonia bakteri, hanya saja diikuti oleh tanda-tanda seperti sakit kepala, meningkatnya sesak napas, nyeri otot, daya tahan tubuh melemah, serta batuk yang semakin memburuk.

Mycoplasma pneumonia sendiri memiliki gejala yang agak berbeda dibanding dua jenis pneumonia lainnya. Batuk parah yang diakibatkan oleh bakteri ini biasanya sampai dapat menghasilkan lendir.

Baca juga: Pola Hidup Sehat untuk Atasi Bakteri Pneumonia

Pengobatan pneumonia tergantung pada jenis pneumonia yang dimiliki. Antibiotik biasanya digunakan untuk proses penyembuhan pneumonia bakteri. Antibiotik juga dapat mempercepat pemulihan dari pneumonia mycoplasma. Sebagian besar pneumonia virus tidak memiliki perawatan khusus, biasa untuk pneumonia jenis ini menjadi lebih baik dengan sendirinya.

Perawatan lain bisa termasuk makan dengan baik, meningkatkan asupan cairan, istirahat, terapi oksigen, obat penghilang rasa sakit, pengendalian demam, dan mungkin obat pereda batuk jika batuk sangat parah.

Referensi:

Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2019. Pneumonia.
WebMD. Diakses pada 2019.  Types of Pneumonia.