• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas, Ini Jenis Makanan yang Jadi Pemicu Biduran

Awas, Ini Jenis Makanan yang Jadi Pemicu Biduran

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Biduran ditandai dengan munculnya bilur alias bentol berwarna merah atau putih yang terasa gatal di permukaan kulit. Bentol akibat biduran bisa muncul di satu bagian tubuh atau menyebar ke bagian tubuh lainnya. Biduran bisa muncul karena beberapa faktor, termasuk kondisi cuaca serta riwayat alergi tertentu. Salah satu jenis alergi yang bisa memicu timbulnya bentolan di kulit adalah alergi makanan. 

Bentol yang muncul akibat biduran bisa memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda-beda, mulai dari yang berukuran kecil sampai sebesar tangan. Selain terasa gatal, ruam yang muncul karena biduran juga akan terasa perih dan memicu sensasi menyengat. Bentol karena biduran bisa muncul di seluruh bagian tubuh, termasuk wajah, bibir, lidah, dan telinga. Karena merupakan tanda alergi, ada beberapa jenis makanan yang disebut bisa meningkatkan risiko biduran. Apa saja? 

Baca juga: Biduran Bisa Menular? Cari Tahu Dulu Faktanya

Makanan Pemicu Biduran  

Salah satu penyebab umum munculnya biduran pada kulit adalah alergi, termasuk alergi makanan. Biduran bisa muncul saat seseorang mengonsumsi makanan tertentu, seperti makanan laut atau seafood, telur, kacang-kacangan, hingga makanan olahan susu. Umumnya, bentol biduran karena alergi makanan akan langsung muncul atau beberapa jam setelah makanan dikonsumsi.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan munculnya biduran pada permukaan kulit, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Bentol-bentol biduran bisa terjadi karena infeksi virus, reaksi alergi, konsumsi makanan tertentu, sengatan serangga, hingga kondisi cuaca, yaitu paparan udara panas atau dingin. Kondisi ini jarang berbahaya, tetapi bisa sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman.

Saat biduran muncul, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan rasa gatal dan mengurangi gejala, yaitu: 

  • Mandi

Saat menyadari kemunculan biduran di permukaan kulit coba mandi dengan air bersih. Namun ingat, sebaiknya hindari mandi air hangat saat biduran menyerang. Sebagai gantinya, kamu bisa menggunakan air dengan suhu ruangan untuk memberi efek nyaman pada bentol dan gatal. 

  • Kompres Kulit 

Rasa gatal, terkadang nyeri, yang muncul dari bentol biduran bisa sangat mengganggu. Maka dari itu, kamu bisa mencoba untuk mengompres air dingin bagian kulit yang mengalami biduran agar sensasi tidak nyaman tersebut bisa diredakan. 

Baca juga: Ini Alasan Gatal Biduran Enggak Boleh Digaruk

  • Gunakan Losion 

Mengatasi rasa tidak nyaman pada kulit yang biduran juga bisa dilakukan dengan membalurkan losion. Pilihlah jenis losion yang mengandung Calamine. lalu oleskan pada area kulit yang mengalami bentol. Produk ini bisa membantu mengurangi rasa sakit dan perih akibat biduran.

  • Hindari Pakaian Ketat 

Hindari mengenakan pakaian ketat saat biduran menyerang. Sebab, mengenakan pakaian yang terlalu ketat malah bisa mengakibatkan biduran di kulit menjadi lebih parah. Pilihlah jenis pakaian yang terbuat dari kain yang lembut dan tidak berbahaya bagi kulit, terutama pada area-area bentol yang muncul. 

Baca juga: Biduran, Alergi atau Penyakit?

Jika biduran pada kulit tak kunjung menghilang dan muncul gejala alergi lain, segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit. Atau kamu bisa mencoba berbicara dengan dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Tanyakan seputar biduran pada anak dan cara mengatasinya pada dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Allergies.
American Family Physician. Diakses pada 2020. Urticaria: Evaluation and Treatment.
Health. Diakses pada 2020. 5 Causes of Hives You Wouldn't Expect.
Healthline. Diakses pada 2020. 15 Ways to Get Rid of Hives.