• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jenis Makanan yang Tingkatkan Risiko Terkena Batu Empedu

Jenis Makanan yang Tingkatkan Risiko Terkena Batu Empedu

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Jenis Makanan yang Tingkatkan Risiko Terkena Batu Empedu

Halodoc, Jakarta – Masih asing dengan penyakit bernama batu empedu? Meski tak sepopuler batu ginjal, batu empedu tidak boleh dipandang sebelah mata. Penyakit ini ditandai dengan sakit perut mendadak karena terbentuknya batu di dalam kantung empedu. Pada beberapa kasus, batu empedu juga bisa terjadi di saluran empedu.

Hati-hati, batu empedu ini bisa memengaruhi kinerja penting empedu dalam tubuh. Organ yang satu ini bertugas dalam proses pencernaan, termasuk mencerna kolesterol yang terkandung di dalam makanan.

Meski umumnya penyakit batu empedu tak membutuhkan penanganan di rumah sakit, tapi bila saluran empedu sudah tersumbat, maka pengidapnya membutuhkan penangan medis segera. 

Baca juga: Ketahui Perbedaan Sakit Maag dan Penyakit Batu Empedu

Makanan yang Dapat Memicu Batu Empedu

Hal yang perlu diingat, pengidap batu empedu tak boleh sembarangan dalam mengonsumsi makanan. Ada beberapa makanan yang diduga dapat meningkatkan risiko batu empedu, di antaranya:

1. Daging Olahan dan Daging Merah

Makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol mesti dihindari bukan hanya oleh pengidap batu empedu, tapi mereka yang tak memiliki penyakit ini. Jenis makanan ini dapat meningkatkan risiko terjadinya batu empedu. Kok bisa?

Ketika kadar kolesterol di dalam cairan empedu tinggi, maka kolesterol tersebut dapat mengendap dan menyebabkan terbentuknya batu empedu. Oleh sebab itu, hindarilah makanan seperti bacon, sosis, ham, burger, dan kulit ayam banyak mengandung lemak jenuh. Waspada, kandungan lemaknya bisa semakin banyak bila dimasak dengan cara digoreng. Selain meningkatkan risiko terbentuknya batu empedu, makanan seperti ini bisa memperburuk gejala batu empedu

Segera temui atau tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc bila gejala batu empedu semakin berkembang. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

2. Gula Olahan

Bagi kamu yang gemar mengonsumsi makanan atau minuman manis, rasanya perlu harap-harap cemas. Gula olahan yang banyak terkandung dalam kue, donat, cokelat, dan soft drink buka cuma menaikan kadar gula darah dalam tubuh saja.

Menurut penelian, gula olahan yang terdapat dalam makanan atau minuman manis diduga meningkatkan risiko terjadinya batu empedu.

Baca juga: Batu Empedu Tingkatkan Risiko Sakit Kuning

3. Goreng-gorengan

Penikmat makanan gorengan juga perlu waspada. Makanan yang digoreng seperti ayam gorengan, kentang gore, keripik kentang, atau makanan goreng lainnya tidak disarankan bagi pengidap batu empedu.

Selain itu, makanan bersantai juga mesti dihindari. Kedua makanan tersebut mengandung banyak lemak dan minyak sehingga bisa membuat gejala batu empedu semakin berkembang. 

4. Makanan Lainnya

Dilansir dari National Health Service – UK, kolesterol berperan dalam pembentukan batu empedu, sehingga pengidapnya disarankan untuk menghindari makan yang terlalu banyak mengandung lemak jenuh yang tinggi.

Nah, menurut NHS dan sumber lainnya, berikut makanan-makanan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya batu empedu. 

  • Pai daging.
  • Sosis dan potongan daging berlemak.
  • Mentega.
  • Lemak babi.
  • Makanan yang mengandung kelapa atau minyak sawit.
  • Susu murni, krim, yoghurt penuh lemak.
  • Keju penuh lemak, seperti Cheddar, Brie dan Stilton.
  • Makanan ringan, seperti kue, biskuit, kue kering, keripik dan kacang.
  • Puding, seperti pai, es krim, dan custards
  • Saus dan dressing, seperti mayones, saus krim.
  • Daging dan daging olahan, seperti sosis, salami, kornet, bacon, gammon, babi, domba, giling sapi, burger sapi, pai daging, ikan kalengan dalam minyak.

Baca juga: 5 Fakta Tentang Penyakit Batu Empedu

Menurut pakar di NHS, pengidap batu empedu disarankan untuk menjalani diet yang sehat dan seimbang. Menu-menunya harus melibatkan banyak buah, sayuran segar (setidaknya 5 porsi sehari), dan biji-bijian.

Menurut studi, mengonsumsi kacang secara teratur (seperti kacang tahan atau mete) membantu mengurangi risiko terkena batu empedu. Hal yang perlu ditegaskan, bila gejala batu empedu tak kunjung membaik, segeralah periksakan diri ke rumah sakit pilihan. Sebelumnya, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu mengantre sesampainya di rumah sakit.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Gallbladder Diet
National Health Service – UK. Diakses pada 2021. Prevention-Gallstones
Patient Info UK. Diakses pada 2021.  Gallstones Diet Sheet.