• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jenis Obat-Obatan untuk Mengatasi Kurap pada Kulit
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jenis Obat-Obatan untuk Mengatasi Kurap pada Kulit

Jenis Obat-Obatan untuk Mengatasi Kurap pada Kulit

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 23 Agustus 2021
Jenis Obat-Obatan untuk Mengatasi Kurap pada Kulit

“Kurap dapat membuat pengidapnya mengalami perubahan pada kulit hingga rasa gatal yang mengganggu. Kondisi ini perlu diatasi karena dapat menyebar pada bagian tubuh lain serta menular pada orang lain. Ada beberapa jenis obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengatasi kurap pada kulit, seperti Clotrimazole, Miconazole, Terbinafine, hingga Ketoconazole.”

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan abaikan area kulit yang berubah menjadi kemerahan, bersisik, dan menyebabkan gatal. Kondisi ini bisa menjadi tanda dari penyakit kurap. Kurap adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur dan sering muncul pada beberapa bagian tubuh, seperti kepala, wajah, dan selangkangan.

Jika tidak segera diatasi, kurap dapat menyebabkan infeksi bakteri pada kulit akibat kebiasaan menggaruk bagian yang gatal. Tidak hanya itu, infeksi jamur dapat menyebar pada bagian tubuh lainnya. Untuk itu, segera atasi kurap dengan beberapa jenis obat-obatan yang disarankan oleh dokter agar kondisi ini segera membaik.

Baca juga: Pola Makan Sehat yang Perlu Diterapkan saat Alami Kurap

Kenali Gejala Kurap

Kurap adalah gangguan kesehatan kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Ada beberapa jenis jamur yang dapat menyebabkan kurap, seperti Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton.

Pengidap kurap biasanya mengalami gejala yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan bagian tubuh yang mengalami infeksi. Namun, ada beberapa gejala yang rentan dialami, seperti:

  1. Munculnya bercak merah.
  2. Perubahan kulit menjadi bersisik atau munculnya area kulit yang menonjol dengan pinggiran yang terlihat jelas menyerupai cincin.
  3. Rasa gatal pada bagian kulit yang mengalami bercak merah.
  4. Infeksi jamur yang terjadi pada kuku menyebabkan kuku menjadi lebih mudah patah, menebal, dan berubah warna.

Pada beberapa lokasi, misalnya di kulit kepala, infeksi jamur bisa menyebabkan luka hingga mengeluarkan nanah. Selain itu, kurap yang muncul di area janggut juga memicu munculnya bintil-bintil dengan nanah.

Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat saat kamu mengalami keluhan kesehatan yang terkait dengan kurap. Penanganan pertama perlu dilakukan untuk menghindari penyebaran pada bagian tubuh yang lain. Yuk, buat janji di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc

Baca juga: Ibu Perlu Tahu, Begini Cara Mengatasi Kurap pada Si Kecil

Jenis Obat-obatan Untuk Mengatasi Kurap

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kurap, mulai dari penggunaan obat-obatan hingga menggunakan cara alami. Pada kondisi kurap yang terbilang ringan, dokter akan meresepkan obat-obatan yang bisa didapatkan melalui apotek.

Dokter akan merekomendasikan salep, krim, bedak, serta losion antijamur untuk meringankan gejala kurap. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kurap di kulit, dokter akan merekomendasikan beberapa obat, seperti Clotrimazole, Miconazole, Terbinafine, hingga Ketoconazole.

Sedangkan pada kulit kepala, kamu bisa menggunakan salep atau krim dengan resep dokter, seperti Griseofulvin, Terbinafine, Itraconazole, hingga Fluconazole. Itulah beberapa jenis obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengatasi kurap.

Tidak perlu repot, kini kamu bisa mendapatkan obat-obatan untuk mengatasi kurap dari rumah. Caranya, download aplikasi Halodoc dan beli obat menggunakan aplikasi Halodoc. Obat akan diantarkan ke rumah dari apotek terdekat!

Baca juga: Bahan Alami untuk Menangani Penyakit Kurap

Perawatan Kurap di Rumah

Saat kamu menjalankan pengobatan secara medis, sebaiknya lakukan perawatan di rumah agar gejala kurap dapat membaik. Selain meringankan gejala, perawatan di rumah bisa dilakukan untuk mencegah kurap menyebar ke bagian tubuh yang lain. Berikut ini beberapa perawatan yang bisa kamu lakukan:

  1. Jangan lupa selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat atau menyentuh bagian yang terinfeksi. Paparan langsung pada bagian tubuh atau orang lain dapat menyebabkan penularan.
  2. Hindari menggunakan barang pribadi bersama dengan orang lain. Sebaiknya cuci selimut, bantal, handuk, dan pakaian menggunakan air panas untuk kebersihan yang lebih optimal.
  3. Sebelum menggunakan obat, pastikan area yang terinfeksi telah dibersihkan dengan air yang mengalir dan sabun antibakteri.
  4. Jaga kebersihan tubuh dengan rutin mandi setiap hari.
  5. Gunakan pakaian yang nyaman.
  6. Gunakan alas kaki saat berkegiatan di luar maupun dalam ruangan.

Segera kunjungi rumah sakit terdekat apabila gejala tidak membaik setelah menggunakan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Penanganan yang tepat membuat kondisi kulit menjadi lebih baik.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. How to Cure Ringworm.
Web MD. Diakses pada 2021. Ringworm.
CDC. Diakses pada 2021. Treatment for Ringworm.