• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kaitan Masturbasi dengan Robeknya Selaput Dara

Kaitan Masturbasi dengan Robeknya Selaput Dara

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Masturbasi adalah salah satu kegiatan seksual yang masih tabu untuk dibahas. Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan kepuasan diri sendiri dengan cara memberikan rangsangan pada area yang sensitif. Hal ini dapat dilakukan oleh pria maupun wanita walaupun sejauh ini masih menjadi bahasan yang sensitif, terutama jika dilakukan oleh kaum hawa.

Selain itu, banyak juga orang yang menghubungkan robeknya selaput dara saat wanita melakukan masturbasi. Memang, saat melakukan hal tersebut, wanita akan memasukkan sesuatu ke bagian intimnya, baik itu jari sendiri maupun menggunakan alat. Perubahan pada elastisitas mungkin saja terjadi. Namun, apakah hal tersebut dapat menyebabkan seorang wanita kehilangan keperawanan? Berikut ulasannya!

Baca juga: Ketahui 7 Hal yang Terjadi pada Tubuh Saat Masturbasi

Apakah Masturbasi Dapat Sebabkan Robeknya Selaput Dara?

Secara historis, wanita yang melakukan masturbasi kerap dipandang sebagai sesuatu yang berbahaya, tidak sehat, dan tabu. Faktanya, sebagian besar wanita melakukan masturbasi secara reguler, bahkan pada usia 14–17 tahun. Hal ini dilakukan dengan cara menyentuh, menekan, serta menggosok area intim, seperti puting susu atau vagina dengan jari atau objek lainnya.

Masturbasi dapat menjadi salah satu cara untuk memuaskan agar dapat mengarah ke kegiatan seksual. Cara ini juga dapat menjadi kesempatan seseorang untuk mengenal tubuhnya dan mengeksplorasi bagian yang dapat menimbulkan rangsangan. Meski begitu, banyak wanita yang masih takut untuk melakukan masturbasi karena dapat menyebabkan robeknya selaput dara. Berikut fakta terkait hal tersebut:

Faktanya, seseorang mungkin saja mengalami robeknya selaput dara saat melakukan masturbasi dengan tangan ataupun benda lainnya. Hal tersebut tergantung dari seberapa kuat dan dalamnya kamu memasukkan jari ke dalam vagina. Ketika selaput dara robek sebagian atau seluruhnya, mungkin saja kamu sudah kehilangan keperawanan. Semua hal tersebut tergantung dari seberapa sering kamu melakukannya.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Sering Masturbasi Bisa Kena Kanker Prostat

Meski begitu, robeknya selaput dara bukan hanya disebabkan oleh masturbasi. Beberapa kegiatan yang membuat kamu melebarkan kaki dan lainnya dapat membuat bagian tersebut melebar dan akhirnya robek. Selaput dara terdiri dari lipatan tipis jaringan mukosa yang terletak 1–2 sentimeter tepat di dalam lubang vagina. Selain masturbasi dan aktivitas fisik, selaput dara juga dapat hilang seiring berjalannya waktu. Namun, hal ini belum dipahami secara penuh oleh kamu hawa.

Pada dasarnya, aman untuk melakukan masturbasi ataupun tidak melakukannya. Hal yang perlu diperhatikan adalah frekuensi dalam melakukannya dan senantiasa jaga kebersihan tangan dan benda yang akan dilakukan sebelum melakukannya. Dengan begitu, kamu mendapatkan kebahagian setelahnya dan kesehatan tubuh, terutama vagina tetap terjaga. Jangan sampai kamu terkena gangguan yang dapat menyerang bagian intim tersebut.

Memang, mitos terkait masturbasi yang tidak sehat atau berbahaya berasal dari ketakutan dan ketidaktahuan tentang kesehatan dan seksualitas dari manusia. Masturbasi adalah cara yang sehat dan normal untuk dilakukan. Terkadang, kegiatan ini akan lebih baik dibandingkan melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang baru dikenal. Beberapa penyakit seksual seperti HIV/AIDS mungkin saja menyerang.

Itulah beberapa hal yang dapat kamu ketahui terkait hubungan masturbasi dengan robeknya selaput dara. Dengan mengetahui hal tersebut, diharapkan kamu dapat lebih bijak untuk melakukan kegiatan memuaskan diri sendiri tanpa bantuan orang lain tersebut. Jangan sampai dampak buruknya akan timbul karena tidak memperhatikan segala sesuatunya.

Baca juga: Mitos Mengenai Keperawanan dan Selaput Dara yang Sering Keliru

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait hubungan antara masturbasi dengan robeknya selaput dara. Dengan mendapatkan jawaban langsung dari ahlinya, kamu tidak perlu ragu lagi akan pernyataan yang diberikan. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc dan dapatkan kemudahan akses kesehatan!

Referensi:
Hello Clue. Diakses pada 2020. Masturbation: common questions and misconceptions.
Teen Vogue. Diakses pada 2020. Breaking the Hymen: 6 Facts and Myths About Virginity.