• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Mimisan Dikatakan Parah?

Kapan Mimisan Dikatakan Parah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Mimisan adalah kondisi yang biasa terjadi dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk dehidrasi, dingin, udara kering, sinusitis, alergi, obat pengencer darah, dan trauma.

Mimisan dapat dikatakan parah ketika darah keluar keluar lebih dari 20 menit dan dalam volume yang banyak. Kondisi fisik lain yang mengiringi mimisan bisa menjadi penanda seberapa parah mimisan. Informasi selengkapnya mengenai mimisan bisa dibaca di bawah ini!

Tanda Mimisan Parah

Tadi sudah disinggung kalau mimisan disebut parah jika hidung mengeluarkan darah selama 20 menit lebih. Membungkuk ke depan dan dengan lembut menjepit lubang hidung adalah cara untuk menghentikan pendarahan. 

Namun, jika kamu memiliki gangguan perdarahan, mungkin perlu waktu lebih lama untuk menghentikannya. Kamu harus berbicara dengan dokter tentang metode dan alternatif yang perlu dilakukan sembari menunggu darah berhenti menetes. 

Baca juga: Jangan Panik, Ini Penyebab Mimisan pada Anak

Jika darah tidak kunjung berhenti, ambil wadah untuk menampung darah. Jika memungkinkan wadah ini semestinya bisa digunakan untuk mengukur seberapa banyak darah yang keluar. Kehilangan darah saat mimisan akan jadi kondisi yang genting jika kamu memiliki riwayat penyakit seperti anemia, hemofilia, atau minum obat yang dapat mengencerkan darah. 

Gejala terlalu banyak kehilangan darah (anemia) dapat meliputi beberapa hal, yaitu:

  1. Kelelahan.

  2. Merasa pusing. 

  3. Warna kulit pucat.

  4. Kebingungan.

  5. Detak jantung yang cepat.

  6. Sakit dada.

Jika mengalami salah satu gejala di atas, kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter. Butuh informasi lebih lengkap mengenai mimisan tanyakan saja langsung di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Trauma Sebabkan Mimisan

Hidung mimisan juga bisa disebabkan karena trauma, terutama pukulan ke kepala, terbentur di hidung, dan jatuh dan terkena hidung berdarah. Kemudian, tekanan darah tinggi juga bisa menjadi pemicu lainnya.

Dalam hal ini, mimisan akan datang secara spontan. Jika ini terjadi, terutama ketika kamu memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau jika hidung berdarah disertai dengan sakit kepala yang hebat maupun kebingungan mental. Kondisi ini adalah situasi yang membutuhkan bantuan medis yang serius.

Hidung berdarah yang mengalir ke arah depan hidung biasanya kurang parah dan umumnya bisa dihentikan dengan tekanan. Namun, jika kamu dapat merasakan darah, kemungkinan mengalami pendarahan posterior (terletak di bagian belakang hidung), pendarahan ini cenderung lebih parah dan tidak bisa dihentikan dengan menjepit lubang hidung. Situasi ini cenderung berhubungan dengan pembuluh darah utama.

Baca juga: Ingus Berdarah, Segera Hubungi Dokter THT

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kondisi mimisan adalah situasi yang umum terjadi. Ini dikarenakan bagian dalam hidung ditutupi dengan jaringan lembap dan lembut (mukosa) yang memiliki banyak pasokan pembuluh darah di dekat permukaan. 

Ketika jaringan tersebut terluka, bahkan dari goresan kecil atau goresan, pembuluh darah ini cenderung berdarah, kadang-kadang dengan pendarahan berat. Mimisan dekat bagian depan hidung disebut mimisan anterior, yaitu area yang paling mudah cedera. 

Lokasi lain yang paling sering terjadi pendarahan adalah septum hidung; dinding antara kedua sisi hidung. Dalam kebanyakan kasus, jenis mimisan ini tidak serius. Biasanya bisa dihentikan dengan beberapa tekanan lokal.

Referensi:

Verywell Health. Diakses pada 2020. When Is a Bloody Nose an Emergency?
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. Nosebleed.