• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Penyakit GERD Membutuhkan Penanganan Operasi?

Kapan Penyakit GERD Membutuhkan Penanganan Operasi?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kapan Penyakit GERD Membutuhkan Penanganan Operasi?

Halodoc, Jakarta - GERD atau gastroesophageal reflux disease merupakan penyakit yang umum terjadi ditandai dengan sensasi rasa terbakar di dada dan ulu hati. GERD umumnya dapat diatasi dengan mengonsumsi obat saja. Namun, jika gejala tidak dapat membaik hanya dengan mengonsumsi obat saja, prosedur operasi dibutuhkan. Kapan pengidap GERD membutuhkan penanganan operasi? Berikut ini penjelasannya.

Baca juga: Alasan Penyakit GERD Sebabkan Batuk Kronis

Kapan Prosedur Operasi Dibutuhkan untuk Mengatasi GERD?

Seperti pada penjelasan sebelumnya, GERD merupakan penyakit yang umumnya dapat diatasi hanya dengan mengonsumsi obat-obatan. Obat-obatan yang dikonsumsi berfungsi untuk menetralkan dan mengurangi produksi asam lambung. Selain mengonsumsi obat-obatan, pengidap juga disarankan untuk melakukan perubahan pola hidup menjadi lebih sehat, seperti:

  • Menurunkan kelebihan berat badan.
  • Menghindari konsumsi makanan yang dapat mengiritasi kerongkongan.
  • Jangan berbaring setelah makan.
  • Menghindari konsumsi kafein dan juga alkohol.

Namun, terkadang obat-obatan dan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat tidak dapat mengatasi GERD yang dialami. Nah, saat inilah prosedur operasi dapat dilakukan guna mengatasi GERD yang kamu alami. Berikut ini sejumlah kondisi pengidap GERD yang diharuskan untuk menjalani operasi:

  1. Gejala tidak juga membaik setelah mengonsumsi obat-obatan dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.
  2. GERD disertai dengan komplikasi parah, seperti Barrett esophagus. Kondisi tersebut ditandai dengan rusaknya sel kerongkongan dan berubah menjadi jaringan seperti jaringan pada usus.
  3. Pengidap GERD memiliki penyakit kronis lainnya, seperti asma, atau masuknya cairan atau makanan ke saluran pernapasan.
  4. Pengidap tidak ingin mengonsumsi obat GERD dalam jangka panjang, atau tidak mampu mengonsumsi obat karena memiliki kondisi medis tertentu.

Jika kamu memiliki sejumlah kondisi tersebut, dan mengharuskan untuk melakukan operasi penanganan GERD, silahkan diskusikan hal ini dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya. Jika dokter menyarankan untuk melakukannya, kamu bisa menemui dokter di rumah sakit terdekat guna melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum operasi dilakukan.

Baca juga: Alasan Penyakit GERD Bisa Memicu Sakit Tenggorokan

Apa Manfaat yang Didapatkan Setelah Melakukan Operasi?

Mengatasi GERD dengan operasi bertujuan untuk mengikat bagian atas lambung ke bagian bawah kerongkongan. Langkah tersebut dilakukan guna menguatkan cincin otot yang melemah di area tersebut. Prosedur operasi untuk mengatasi GERD akan memberikan manfaat jangka panjang daripada harus mengonsumsi obat. Dengan operasi, penyebab yang mendasari GERD dapat diatasi. Jika hanya konsumsi obat saja, hal tersebut hanya dapat menetralkan atau mengurangi produksi asam lambung saja. 

Baca juga: Benarkah GERD bisa Memicu Kematian Mendadak? 

Sama halnya dengan prosedur operasi lainnya, operasi untuk mengatasi GERD juga tidak terlepas dari risiko. Beberapa risiko yang bisa saja terjadi, di antaranya:

  • Adanya robekan atau tusukan pada dinding kerongkongan.
  • Adanya robekan atau tusukan pada lambung.
  • Adanya infeksi pada luka operasi.
  • Adanya rasa kesulitan untuk menelan.
  • Adanya rasa mual, kembung, dan terus bersendawa.
  • Adanya kesulitan saat ingin muntah.
  • Adanya kemungkinan operasi berulang.

Jika kamu adalah pengidap GERD yang ingin memutuskan untuk melakukan operasi, jangan ragu untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang sesuai untuk kondisimu. Jangan lupa untuk menghindari sejumlah hal-hal yang telah disebutkan, seperti membatasi konsumsi alkohol dan kafein, jangan konsumsi makan dalam porsi besar, serta jangan langsung berbaring setelah makan.

Referensi:
American College of Gastroenterology. Diakses pada 2020. Acid Reflux.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Laparoscopic Antireflux Surgery.
Healthline. Diakses pada 2020. Fundoplication for GERD and Other Conditions: What to Expect.
Medscape. Diakses pada 2020. Laparoscopic Nissen Fundoplication.