• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Sebaiknya ke Dokter saat Mengalami Pityriasis Rosea?

Kapan Sebaiknya ke Dokter saat Mengalami Pityriasis Rosea?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Menjadi organ tubuh yang paling luas dengan tugas utama melindungi tubuh, kulit ternyata juga rentan mengalami infeksi jika kesehatannya tidak dijaga. Salah satunya adalah penyakit pityriasis rosea, munculnya ruam yang berbentuk oval atau bulat di area perut, punggung, atau dada. Bentuk ruam yang muncul mirip dengan pohon pinus terbaik, sehingga sering disebut dengan christmas tree rash.

Sayangnya, penyebab pasti pityriasis rosea masih belum diketahui, tetapi diyakini penyakit ini terjadi karena infeksi virus yang sama dengan jenis virus yang menyebabkan penyakit herpes. Masalah kulit ini paling rentan terjadi pada anak-anak, remaja, dan dewasa berusia 20 tahunan, meski bisa juga terjadi pada segala usia. 

Kapan Sebaiknya Pityriasis Rosea Mendapatkan Penanganan Medis?

Pityriasis rosea muncul dengan satu ruam di tubuh, sering disebut dengan herald patch atau mother patch. Ruam ini memiliki tekstur sedikit timbul dan kasar. Terkadang, kamu juga akan merasakan demam, sakit kepala, atau sakit pada tenggorokan. 

Baca juga: Pityriasis Rosea, Enggak Menular tapi Gatal Minta Ampun

Sekitar satu atau dua minggu setelah munculnya bercak, akan ada bercak lain dengan ukuran yang lebih kecil. Bercak ini kemudian menyatu, dan pada beberapa kondisi, bercak akan menimbulkan rasa gatal, terutama ketika kamu berolahraga atau tubuh terkena panas. Oleh karena penyebabnya belum diketahui, tidak ada tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit kulit ini. 

Apabila kamu mengalami ruam yang mirip dengan gejala pityriasis rosea, jangan tunda untuk segera berobat ke rumah sakit. Kamu bisa membuat janji dengan dermatologis atau dokter ahli kulit di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc, sehingga pengobatan bisa segera dilakukan. Aplikasi Halodoc juga bisa kamu pakai untuk tanya jawab dengan dokter kapan dan di mana saja kamu punya masalah kesehatan. 

Baca juga: Bikin Kulit Ruam, Ini Cara Diagnosis Pityriasis Rosea

Dalam sebagian besar kasus, pityriasis rosea bukan merupakan masalah kulit yang membahayakan dan kamu tidak akan mengalaminya untuk kedua kali setelah terkena paparannya. Namun, apabila kondisimu tidak membaik hingga lebih dari tiga bulan, sebaiknya kamu melakukan pemeriksaan, karena bisa jadi ada indikasi medis lain yang kamu alami. 

Perlu diperhatikan, ibu hamil termasuk dalam kelompok orang yang sangat berisiko mengalami komplikasi serius ketika terserang pityriasis rosea. Sebagian besar ibu hamil yang mengalami ruam dalam 15 minggu pertama kehamilan mengalami keguguran

Diagnosis dan Penanganan Pityriasis Rosea

Pityriasis rosea sangat mudah dikenali. Namun, dokter tetap akan melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan, termasuk tes darah atau biopsi untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat dan mengesampingkan masalah kulit lainnya, seperti eksim, kurap, atau psoriasis. Biasanya, kondisi ini akan menghilang dengan sendirinya antara 8 hingga 10 minggu. 

Baca juga: Pityriasis Rosea Bikin Kulit Ruam dan Gatal, Begini Cara Atasinya

Untuk membantu mengurangi rasa gatal yang membuat kamu merasa tidak nyaman, kamu bisa menggunakan losion calamin, mengonsumsi obat antihistamin, mandi, atau berendam dengan air hangat atau tambahan oatmeal. Pada beberapa kondisi, dokter bisa meresepkan obat kortikosteroid untuk mengurangi rasa gatal dan pembengkakan. 

Jadi, kalau kamu mengenali gejala pityriasis rosea pada tubuh dengan rasa gatal yang mengganggu, jangan menunda untuk berobat, ya! Apalagi kalau kondisi tersebut tidak juga membaik, hingga lebih dari tiga bulan. Segera lakukan pengobatan juga jika kamu terinfeksi pityriasis rosea dan sedang hamil agar terhindar dari komplikasi. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Pityriasis Rosea?
Healthline. Diakses pada 2020. Pityriasis Rosea (Christmas Tree Rash).
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Pityriasis Rosea.