Kapan Si Sulung Siap Memiliki Seorang Adik?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kapan Si Sulung Siap Memiliki Seorang Adik?

Halodoc, Jakarta – Bayi baru pastinya akan membawa kegembiraan dan tantangan baru bagi keluarga. Pastinya orang tua akan bersemangat, tetapi juga gugup tentang bagaimana anak-anak yang lebih besar akan bereaksi terhadap bayi yang baru lahir.

Segala macam pertanyaan muncul, bagaimana orang tua harus memberi tahu anak-anak sulung kalau mereka akan memiliki seorang adik. Nah, jika orang tua ingin tahu lebih banyak mengenai psikologi anak dan penerimaan akan anggota keluarga baru, baca selengkapnya di sini!

Waktu Tepat Kedatangan Anggota Baru

Kapan harus memberi tahu kalau akan ada anggota baru di rumah? Jawabannya adalah sesegera mungkin. Jika Si Sulung tahu belakangan, ada kemungkinan anak akan menganggap kalau orang tua merahasiakan hal tersebut. 

Orang tua juga perlu memberi tahu kepada Si Sulung kalau akan ada perubahan rutinitas dan kebutuhan yang berbeda. Anak-anak tidak mengerti bahwa bayi yang baru lahir bisa tenang atau betapa menuntutnya mereka.

Karena ibu akan dalam pemulihan fisik dan perlu banyak fokus pada bayi baru ketika bayi tiba, akan sangat membantu jika ayah dapat mulai meluangkan waktu ekstra dengan anak pertama sebelum bayi dilahirkan.

Baca juga: Dampak Keluarga yang Tidak Harmonis pada Psikologi Anak

Ketika orang tua memiliki rencana untuk menambah momongan, ada baiknya rentang usia diperhatikan. Idealnya adalah lima tahun, dan tidak hanya usia, kesiapan finansial juga harus dipertimbangkan. 

Ketika akhirnya keputusan untuk menambah momongan sudah final ajak anak menjadi bagian dari rencana tersebut. Tanyakan pendapatnya, bagaimana bila ada anggota baru. Rangsang anak untuk berimajinasi dengan membacakan buku cerita tentang saudara kandung baru, mengunjungi teman-teman yang memiliki bayi baru lahir, dan menanyakan bagaimana bila punya anak serta ide-ide hebat apa yang ingin direalisasikan anak sulung.

Libatkan Anak

Mulailah dengan berbicara dengan anak yang lebih besar tentang kedatangan saudara kandungnya. Jelaskan dengan cara yang sesuai usia bagaimana bayi tumbuh dan minta dia untuk membantu orang tua mengatur kamar bayi. 

Jelaskan kepada anak yang lebih besar bahwa bayi akan makan, tidur, dan menangis hampir sepanjang waktu. Bayi itu tidak akan segera menjadi teman bermain. Jika anak perlu mengganti kamar atau keluar dari boks untuk memberikan ruang bagi bayi yang baru lahir, lakukan sebelum bayi lahir. 

Ini akan memberi anak yang lebih besar kesempatan untuk terbiasa dengan pengaturan baru sebelum berurusan dengan kedatangan bayi. Cobalah untuk menyelesaikan pelatihan toilet anak yang lebih tua sebelum bayi lahir atau tunggu sampai beberapa bulan setelah membawa pulang bayi untuk memulai proses yang baru lagi.

Baca juga: Pelukan Ayah pada Newborn Dapat Membangun Ikatan

Aturlah perawatan anak yang lebih besar selama ibu berada di rumah sakit. Beri tahu anak bahwa ibu akan pergi sebentar dan kembali. Setiap anak berbeda demikian juga tingkat kecemburuannya. Bagi beberapa anak, kecemburuan akan langsung terjadi. Bahkan, terkadang kecemburuan terhadap anak yang belum lahir dan anak yang lebih besar akan membuatnya sangat jelas bahwa dia sama sekali tidak menantikan bayi itu. 

Hal terbaik yang bisa dilakukan orang tua adalah membuat waktu tatap muka khusus setiap hari kepada Si Sulung seolah me time. Anak perlu dipastikan bahwa dirinya tidak ditinggalkan walaupun sudah ada anggota baru. Libatkan dalam setiap kegiatan, sehingga anak tahu kalau dia juga bagian dari kegembiraan dan sekaligus kerepotan kedatangan anggota baru. 

Ingin tahu lebih lanjut mengenai tipikal parenting yang baik untuk diaplikasikan, tanyakan langsung ke Halodoc.  Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Referensi:

Mayo Clinic. Diakses pada 2019. New sibling: Preparing your older child.
Todays Parent. Diakses pada 2019. 5 ways to prepare your firstborn for a sibling.