• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Ventilator Pasien Covid 19 Buatan Indonesia Bisa Digunakan?

Kapan Ventilator Pasien Covid 19 Buatan Indonesia Bisa Digunakan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Ventilator untuk perawatan pasien Covid-19 sedang dalam uji coba tahap akhir. Hal ini disampaikan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro dalam siaran pers di akun Youtube BNPB, (3/5) lalu. 

Uji ketahanan dilakukan di Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Kementerian Kesehatan dan akan diuji selama seminggu. Diperkirakan tahapan pengujian ini akan selesai pertengahan Mei. Informasi selengkapnya mengenai ventilator pasien Covid-19 bisa dibaca di bawah ini!

Manfaat Ventilator untuk Pasien Covid-19

Sejauh prototype ventilator buatan Indonesia yang sedang dalam pengujian berasal dari ITB, UI, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta dari perusahaan swasta PT. Dharma. 

Pada pandemi coronavirus, ventilator, alat medis yang membantu pasien bernapas sehingga sangat dibutuhkan. Menurut WHO, satu dari enam pasien corona sakit parah dan sulit bernapas Ini dikarena paru-paru adalah area serangan utama dari infeksi Covid-19, yang dapat melumpuhkan fungsi pernapasan.

Namun, seperti yang dilansir dari USAToday.com, disebutkan kalau penelitian terbaru menunjukkan bahwa pasien corona yang memakai ventilator memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah. 

Baca juga: Tengkurap Jadi Cara Sederhana Selamatkan Pasien Corona

Jika menggunakan ventilator, ada peluang sekitar 20 persen bahwa kamu akan selamat. Ini menurut Michael Dowling, CEO Northwell Health. Pusat Penelitian dan Audit Nasional Perawatan Intensif di Inggris melaporkan bahwa 66 persen pasien yang menggunakan ventilator meninggal. Sebuah studi medis Universitas Washington yang diterbitkan 30 Maret mencatat bahwa sembilan dari 18 pasien meninggal.

Penyebabnya adalah pasien yang terinfeksi dapat mengembangkan sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), yaitu suatu kondisi dengan tingkat kematian yang tinggi. Mereka yang mengidap ARDS dapat membangun cairan di alveoli, yaitu kantung udara kecil di paru-paru yang mentransfer oksigen ke darah dan menghilangkan karbon dioksida.

Pernyataan berbeda datang dari Dr. Hassan Khouli, Ketua Kedokteran Perawatan Kritis di Klinik Cleveland. Dikatakannya kalau pasien-pasien yang sakit kritis ini meninggal karena mereka sangat menderita dengan Covid-19, sehingga mereka membutuhkan ventilator untuk tetap hidup. Jadi, bukan karena ventilator secara fatal membahayakan mereka. 

Bagaimana Ventilator Bekerja

Ventilator memompa udara dengan lembut melalui selang pernapasan ke paru-paru pasien dan memungkinkan pasien untuk mengembuskan napas. Ini memberi pasien oksigen dan menghilangkan karbon dioksida, yang dapat merusak organ pasien jika tidak dikeluarkan. Dalam beberapa kasus, udara dengan kandungan oksigen lebih banyak digunakan. Pengaturannya disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Pasien tidak dapat berbicara karena tabung melewati pita suara mereka. Tabung itu bisa terasa tidak nyaman dan perlu waktu untuk terbiasa menggunakannya. Butuh informasi lebih detail mengenai ventilator untuk pasien Covid-19, bisa ditanyakan langsung di aplikasi Halodoc.  

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Chat with a doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. 

Baca juga: Cara Daftar Rapid Test Gratis di Halodoc

Sejatinya ada beberapa kegunaan dari mesin ventilator untuk pasien Covid 19, yaitu:

  1. Memperbaiki oksigenasi.

  2. Mencapai ventilasi dan eliminasi CO2 yang akurat.

  3. Meringankan gangguan pernapasan.

  4. Melepaskan beban kerja otot pernapasan.

  5. Mencegah cedera pada sistem pernapasan.

Referensi:
Nasional.tempo. Diakses pada 2020. Ventilator Pasien Covid-19 Buatan Lokal dalam Tahap Uji Ketahanan.
Covid19.go.id. Diakses pada 2020. Menristek: Ventilator untuk Pasien COVID-19 Produksi Indonesia Sebagian Masih Uji Endurance.
USAToday.com. Diakses pada 2020. How ventilators work and why COVID-19 patients need them to survive coronavirus.
WebMD. Diakses pada 2020. Ventilators: Helping or Harming COVID-19 Patients?