• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Waktu Paling Ideal untuk Melakukan Cek Darah?

Kapan Waktu Paling Ideal untuk Melakukan Cek Darah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Kapan Waktu Paling Ideal untuk Melakukan Cek Darah?

“Pemeriksaan atau cek darah menjadi pemeriksaan penunjang yang paling umum dan sering dilakukan. Lewat tes ini dokter dapat mendeteksi kondisi tubuh sehingga dapat menegakkan diagnosis pada pasiennya. Kira-kira kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan ini?”

Halodoc, Jakarta – Pemeriksaan atau cek darah menjadi salah satu pemeriksaan penunjang yang umum dilakukan, untuk mendeteksi suatu penyakit. Tes darah ini diambil melalui tusukan pada jari, atau pembuluh darah lainnya di bagian tubuh tertentu. 

Aliran darah di dalam tubuh memengaruhi atau dipengaruhi oleh berbagai kondisi medis. Oleh sebab itulah, cek darah dilakukan untuk mengetahui kondisi-kondisi tertentu di dalam tubuh. Pertanyaannya, kapan waktu yang paling ideal untuk melakukan pemeriksaan atau cek darah? 

Baca juga: 9 Mitos tentang Donor Darah yang Perlu Diluruskan

Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksan Darah

Pemeriksaan atau tes darah bertujuan untuk mengetahui jumlah sel darah merah, sel darah putih, hingga trombosit di dalam tubuh. Jumlah atau kadar ketiga komponen tersebut bisa menggambarkan kondisi kesehatan seseorang, sehingga membantu dokter dalam menentukan diagnosis dan pengobatannya.

Lalu, kapan waktu yang paling ideal untuk melakukan cek darah? Pemeriksaan darah biasanya dilakukan ketika dokter membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk menegakkan diagnosis penyakit.

Pada beberapa kasus, melakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik saja tak cukup untuk menegakkan diagnosis pada pasien.

Nah, dengan kata lain, pemeriksaan darah sebaiknya dilakukan sesuai anjuran atau saran dari dokter. Dokter biasanya menyarankan pasien untuk melakukan cek darah dengan kondisi di bawah ini:

  • Sedang dalam pengobatan atau mengidap penyakit yang memengaruhi sel darah.
  • Sebagai bagian dari pemeriksaan rutin.
  • Memiliki  gejala, seperti kelelahan, penurunan berat badan, demam, kelemahan, memar, pendarahan, atau tanda-tanda lain dari infeksi,  atau tanda-tanda kanker.
  • Saat menerima perawatan (obat-obatan atau radiasi) yang dapat mengubah hasil hitung darah.
  • Untuk memantau masalah kesehatan jangka panjang (kronis) yang dapat mengubah hasil hitung darah, seperti penyakit ginjal kronis.

Nah, itulah beberapa pertimbangan dari dokter untuk melakukan pemeriksan darah pada pasiennya. Bagi kamu yang ingin tahu lebih jauh mengenai tes darah, atau memiliki keluhan penyakit berkaitan dengan darah, bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc

Baca juga: Berencana Tes Gula Darah, Harus Puasa Berapa Lama?

Rutin Jauh Lebih Baik

Umumnya, kebanyakan orang akan melakukan tes darah bila dianjurkan oleh petugas kesehatan. Padahal, melakukan cek darah secara rutin memiliki manfaat bagi kesehatan kita.

Pemeriksaan atau cek darah secara rutin bisa kamu lakukan ketika melakukan medical check-up. Biasanya medical check-up ini dilakukan dalam hitungan bulan atau tahun.

Nah, dengan melakukan cek darah secara rutin kita bisa mengetahui kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Selain itu, lewat pemeriksaan darah secara rutin kita juga bisa mendeteksi lebih awal penyakit yang mungkin terjadi. 

Menurut National Health Service cek darah secara rutin ini dapat digunakan untuk:

  • Menilai kondisi kesehatan secara umum.
  • Mengetahui ada tidaknya infeksi dalam tubuh.
  • Melihat seberapa baik fungsi organ-organ tertentu, Contohnya seperti hati dan ginjal.
  • Mendapatkan gambar untuk kondisi genetik tertentu.

Tuh, sungguh bermanfaat bukan melakukan cek darah secara rutin?

Ingatlah, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin atau medical check up (termasuk tes darah di dalamnya) bisa membantu untuk meningkatkan kualitas hidup.

Pemeriksaan rutin ini biasanya dilakukan setahun sekali. Misalnya, di akhir tahun atau awal tahun untuk memudahkan mengingat tenggat waktunya.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Cek Darah

Namun, kamu boleh-boleh saja melakukan pemeriksaan ini kurang dari waktu tersebut. Nah, untuk lebih jelasnya lagi, kamu bisa bertanya langsung pada dokter mengenai waktu yang tepat untuk melakukan tes darah atau medical check up. 

Bagi kamu yang ingin melakukan cek darah atau pemeriksaan lainnya, bisa kok memeriksakan diri ke rumah sakit pilihan. Sebelumnya, buat janji dengan dokter di aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu mengantre sesampainya di rumah sakit. Praktis, bukan?

Referensi:
National Heart, Lung, and Blood Institute. Diakses pada 2021. Blood Tests.
National Institutes of Health – MedlinePlus. Diakses pada 2021. CBC blood test
National Health Service – UK. Diakses pada 2021. Blood tests