• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Waktu Terbaik untuk Memberikan Vaksin pada Anjing?

Kapan Waktu Terbaik untuk Memberikan Vaksin pada Anjing?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Kapan Waktu Terbaik untuk Memberikan Vaksin pada Anjing?

Halodoc, Jakarta – Sama seperti manusia, anjing peliharaan juga perlu divaksinasi. Hal itu penting untuk melindungi hewan kesayangan kamu tersebut dari penyakit yang banyak di antaranya bisa berakibat fatal. 

Banyak vaksin sudah bisa diberikan pada hewan peliharaan sejak usia 6 minggu. Vaksin hewan peliharaan kadang-kadang juga perlu penguat agar tetap efektif. Jadi, cara paling baik untuk memastikan anjing peliharaan mendapatkan vaksin lengkap adalah mengikuti jadwal vaksinasi yang tepat.

Baca juga: Vaksin Kucing Kesayangan, Sebaiknya Umur Berapa?

Manfaat Memberikan Vaksin pada Anjing

Vaksinasi mampu melindungi anjing peliharaan kamu dari berbagai macam penyakit yang berpotensi fatal. Beberapa di antaranya:

  • Parvovirus

Parvo adalah virus yang sangat menular yang menyerang semua anjing, namun anjing dan anak anjing yang tidak divaksinasi yang berusia kurang dari 4 bulan memiliki risiko yang paling tinggi untuk tertular.

Virus ini menyerang sistem gastrointestinal dan menyebabkan hilangnya nafsu makan, muntah, demam, dan sering kali diare berdarah yang parah. Dehidrasi ekstrem juga bisa terjadi dan membunuh anjing dalam waktu 3-4 hari. Segera dapatkan pengobatan medis dari dokter bila anjing kamu mengalami gejala-gejala parvovirus.

Baca juga: Ketahui 7 Penyakit yang Rentan Dialami oleh Anak Anjing

  • Distemper Anjing

Distemper adalah penyakit parah dan menular yang disebabkan oleh virus yang menyerang sistem pernapasan, gastrointestinal, dan saraf anjing. Penyakit ini dapat menyebar melalui udara saat hewan yang terinfeksi bersin atau batuk. Virus juga bisa ditularkan melalui mangkuk dan peralatan makan dan air bersama. 

Penyakit ini menyebabkan munculnya kotoran dari mata dan hidung, demam, batuk, muntah, diare, kejang, kedutan, kelumpuhan, dan seringkali kematian.

  • Leptospirosis

Leptospirosis disebabkan oleh bakteri, dan beberapa anjing yang terinfeksi seringkali tidak menunjukkan gejala sama sekali. Penyakit ini merupakan penyakit zoonosis, artinya dapat menular dari hewan ke manusia. Gejala leptospirosis, yaitu demam, muntah, sakit perut, diare, kehilangan nafsu makan, lesu, dan sangat lemas.

  • Hepatitis Anjing 

Hepatitis anjing adalah infeksi virus yang sangat menular yang memengaruhi hati, ginjal, limpa, paru-paru, dan mata anjing. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang tidak terkait dengan bentuk hepatitis pada manusia. Gejalanya berkisar dari demam ringan hingga muntah, penyakit kuning, pembesaran perut dan nyeri di sekitar hati.

  • Rabies

Rabies adalah penyakit virus pada mamalia yang menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan sakit kepala, gelisah, halusinasi, air liur berlebihan, takut air, kelumpuhan, dan kematian.

Baca juga: Kenali Hewan yang Memiliki Rabies

Selain melindungi dari penyakit berbahaya di atas, memberikan vaksin pada anjing peliharaan kamu juga bermanfaat untuk mencegah ia menyebarkan penyakit mematikan ke anjing lainnya dan juga manusia. Anjing yang sudah divaksinasi berisiko lebih kecil untuk tertular penyakit dan menyebarkannya. Dengan begitu, semua populasi anjing dan keluarga kamu menjadi aman.

Jadwal Pemberian Vaksin pada Anjing

Anjing peliharaan kamu harus divaksinasi sejak masih kecil, lalu berikan suntikan penguat secara rutin sepanjang hidupnya. Berikut pedoman untuk jadwal pemberian vaksinasi pada anjing yang sudah diterima secara umum:

  • Usia 6-8 minggu

Anjing peliharaan bisa diberikan vaksin untuk distemper dan parvovirus. Vaksinasi opsional yang bisa diberikan di usia ini adalah vaksin Bordetella.

  • Usia 10-12 minggu

Vaksin yang bisa diberikan pada anjing peliharaan di usia ini adalah DHPP (vaksin untuk distemper, adenovirus atau hepatitis, parainfluenza dan parvovirus).

Vaksinasi opsional yang bisa diberikan di usia ini: influenza, Leptospirosis, Bordetella, Lyme disease (tergantung pada gaya hidup anjing dan sesuai anjuran dokter hewan).

  • Usia 16-18 minggu

Vaksin yang bisa diberikan pada anjing peliharaan di usia ini adalah DHPP dan rabies. Vaksinasi opsional yang bisa diberikan di usia ini: influenza, Lyme disease, bordetella (tergantung pada gaya hidup anjing).

  • Usia 12-16 bulan

Vaksin yang bisa diberikan pada anjing peliharaan di usia ini adalah DHPP dan rabies. Vaksinasi opsional yang bisa diberikan di usia ini: coronavirus, leptospirosis, Bordetella, dan Lyme disease.

Setelah mendapatkan vaksinasi awal, anjing peliharaan kamu membutuhkan suntikan penguat secara teratur sepanjang hidupnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga mereka tetap terlindungi dari penyakit, karena kekebalan anjing bisa hilang seiring waktu. 

Suntikan penguat untuk distemper, parvovirus, hepatitis anjing, dan rabies biasanya perlu diberikan setiap satu sampai tiga tahun tergantung dengan kondisi dan risiko paparan virus. Suntikan penguat untuk leptospirosis perlu diberikan setiap tahun.

Itulah waktu terbaik untuk memberikan vaksin pada anjing. Kamu juga bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter hewan bila anjing peliharaan kamu mengalami masalah kesehatan tertentu. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!



Referensi:
The People's Dispensary for Sick Animals. Diakses pada 2020. Vaccinations for dogs.
American Kennel Club. Diakses pada 2020. Your Complete Guide to First-Year Puppy Vaccinations.
WebMD. Diakses pada 2020. Pet Vaccines: Schedules for Cats and Dogs.