Kata Dokter: Benarkah Minum Susu Bikin Kulit Bayi Putih?

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   23 Desember 2021
Kata Dokter: Benarkah Minum Susu Bikin Kulit Bayi Putih?Kata Dokter: Benarkah Minum Susu Bikin Kulit Bayi Putih?

Minum susu tidak bisa membuat kulit bayi menjadi putih. Hal itu karena warna kulit bayi tergantung pada faktor genetik bayi, bukan konsumsi susu. Meski begitu, minum susu selama kehamilan bisa memberi banyak manfaat untuk bayi dalam kandungan.

Halodoc, Jakarta – Selama masa kehamilan, ibu mungkin sering menerima nasihat atau wejangan dari orangtua atau kerabat lainnya, mengenai hal-hal yang perlu dilakukan agar bayi di dalam kandungan bisa tumbuh sehat dan lahir dengan sempurna. Meskipun didasari oleh maksud baik, tetapi ada baiknya ibu memeriksa terlebih dahulu fakta dari nasihat yang ibu dengar, karena bisa jadi hal itu hanya mitos belaka.

Salah satu nasihat yang sering ditujukan pada ibu hamil adalah perbanyak minum susu agar kulit bayi menjadi putih. Namun, benarkah demikian? Simak dulu penjelasan dari dokter Halodoc di sini.

Hanya Mitos!

Manfaat minum susu yang dipercaya bisa membuat kulit bayi putih ternyata hanya mitos, bu! Menurut dr. Lucia Leonie, Sp.OG, warna kulit bayi ditentukan oleh melanin atau zat warna kulit. Misalnya, warna kulit ras Caucasian atau orang Barat memiliki jumlah melanin yang lebih sedikit sehingga warna kulitnya lebih putih, sedangkan orang Asia memiliki warna kulit yang kekuningan atau cokelat.

Jadi, warna kulit bayi tidak ditentukan oleh konsumsi susu, tetapi tergantung pada genetik bayi.

Manfaat Minum Susu Selama Kehamilan untuk Bayi

Bukan supaya kulit bayi menjadi putih, ibu hamil dianjurkan untuk minum susu karena bisa memberikan sejumlah nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan dan juga perkembangan bayi yang sehat. Berikut ini manfaat minum susu selama kehamilan untuk bayi:

  • Sumber Kalsium dan Vitamin D Selama Kehamilan

Tahukah ibu mengapa vitamin D penting bagi ibu selama kehamilan? Menurut penelitian, mendapatkan vitamin D yang cukup selama kehamilan bisa menurunkan risiko bayi mengalami alergi di masa depan. Selain itu, ibu hamil juga perlu mendapatkan antara 1000–1300 miligram kalsium setiap hari untuk kesehatan ibu sendiri dan bayi yang sedang berkembang. Minum susu juga bisa membantu memenuhi kebutuhan kalsium ibu.

  • Membantu Pertumbuhan Bayi

Minum susu selama kehamilan juga bisa membantu mendukung pertumbuhan bayi dalam kandungan dan membuat bayi tumbuh lebih tinggi. Setelah lahir nanti, bayi mungkin juga memiliki kadar insulin yang lebih tinggi dalam darahnya selama akhir masa remaja, sehingga mengurangi risikonya mengalami diabetes tipe 2.

  • Memiliki Nutrisi yang Penting untuk Perkembangan Bayi

Susu kaya akan protein, asam amino, dan asam lemak, yang semuanya penting untuk perkembangan sistem saraf bayi. Kandungan kalsium dan zat besi dalam susu yang tinggi juga membantu dalam pembentukan dan perkembangan tulang bayi dan untuk mengangkut oksigen ke bayi. Susu juga memiliki semua vitamin A, B, dan D yang diperlukan untuk perkembangan janin intrauterin.

  • Baik untuk Perkembangan Otak Bayi

Kandungan yodium dalam susu terbukti bisa meningkatkan perkembangan otak bayi dan meningkatkan IQ-nya.

Kata Dokter Tentang Minum Susu Saat Hamil

Menurut Dr Lucia, ibu sebenarnya tidak wajib minum susu pada waktu hamil, asalkan pemenuhan gizi ibu sudah cukup. Namun, susu bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi untuk ibu hamil dan bayi, karena minuman sehat tersebut mengandung berbagai nutrisi baik, seperti kalsium dan vitamin D. 

Untuk pemilihan jenis susu, sebenarnya mengonsumsi jenis susu apa saja tidak masalah. Baik susu sapi maupun susu khusus ibu hamil, semua boleh dan baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, susu ibu hamil biasanya sudah difortifikasi atau diberikan zat tambahan khusus yang memang diperlukan oleh ibu hamil.

Jadi, meskipun manfaat minum susu untuk memutihkan kulit bayi hanyalah mitos belaka, tetapi minum susu baik untuk ibu lakukan selama kehamilan karena bisa memberikan banyak manfaat baik bagi ibu hamil dan bayi. Untuk warna kulit bayi, ibu perlu tahu bahwa warna kulit bayi bisa berubah ketika ia beranjak besar nanti. Hal yang paling penting adalah ibu merawat kulit Si Kecil dengan baik, sehingga kulitnya tetap sehat dan halus.

Bila ibu mengalami gejala kesehatan tertentu selama kehamilan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter atau ibu juga bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, dokter terpercaya dari Halodoc bisa memberi ibu saran kesehatan yang tepat. Download aplikasinya sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
Parenting Firstcry. Diakses pada 2021. Drinking Milk During Pregnancy – Is It Good?

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan