• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kata Dokter: Bolehkah Minum Air Es saat Hamil?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kata Dokter: Bolehkah Minum Air Es saat Hamil?

Kata Dokter: Bolehkah Minum Air Es saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 Desember 2021
Kata Dokter: Bolehkah Minum Air Es saat Hamil?

“Menikmati segelas air es saat cuaca sedang terik dan panas memang begitu menyegarkan, bukan? Sayangnya, bagi ibu hamil, katanya hal tersebut bisa berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan janin. Namun, apakah memang benar demikian? Yuk, simak penjelasan dari dr. Lucia Leonie, Sp.Og dari Halodoc!”

Halodoc, Jakarta – `Katanya, minum air es saat hamil bisa berdampak pada bayi yang lahir dengan berat badan lebih besar. Ini tak hanya sebatas pada mengonsumsi air mineral dingin, tetapi juga berbagai bentuk minuman dingin seperti jus atau minuman lainnya. Namun, adakah hubungan antara konsumsi air es dengan berat badan bayi saat dilahirkan nantinya? Yuk, simak penjelasan langsung dari dr. Lucia Leonie, spesialis kandungan dari Halodoc!

Minum Air Es saat Hamil, Apakah Berbahaya?

Ternyata, minum air es saat hamil tidak dilarang alias dibolehkan, lho, bu! Ketika hamil, tidak sedikit ibu yang merasakan gerah dan mual yang terjadi karena peningkatan hormon. Tak heran jika ibu akan merasa lebih baik setelah mengonsumsi segelas air dingin. Bisa air mineral, jus buah, atau minuman dingin lainnya. 

Sayangnya, banyak beredar mitos yang menyebutkan bahwa minum air es saat hamil bisa mengakibatkan bayi menjadi lebih besar. Namun, hal tersebut sebenarnya bukan terjadi karena ibu minum air es. Jika ibu mengonsumsi es bersamaan dengan air soda atau minuman dengan kandungan gula maupun kalori yang tinggi, risiko ibu terkena diabetes gestasional akan semakin tinggi. Hal inilah yang membuat bayi menjadi lebih besar. 

Inilah mengapa, ibu tidak disarankan untuk mengonsumsi air es bersamaan dengan minuman lain yang tinggi gula atau kalori. Jika hanya es dan air mineral, hal tersebut tidak jadi masalah dan tidak akan menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan maupun perkembangan janin dalam kandungan, kok. 

Selain mengonsumsi es dengan minuman tinggi gula dan kalori, beberapa hal lain yang turut meningkatkan risiko bayi menjadi lebih besar, di antaranya: 

  • Ada faktor genetik dari orangtua dengan kondisi fisik yang besar.
  • Adanya riwayat melahirkan bayi dengan berat badan besar pada kehamilan sebelumnya.
  • Bayi dilahirkan lewat dari waktu yang diperkirakan.
  • Ibu mengidap diabetes gestasional. 

Penting untuk diperhatikan, saat ibu hendak mengonsumsi minuman dingin dengan es batu, sebaiknya ibu membawa sendiri atau membelinya dari minimarket yang menjual minuman dingin. Alangkah lebih baik lagi jika ibu mengonsumsi minuman yang sudah didinginkan, bukan yang ditambah dengan es batu. 

Pasalnya, beberapa penyedia es batu mungkin membuat es batu dari air yang tidak matang atau tidak bersih, dan pastinya ini akan sangat berbahaya untuk kesehatan ibu dan janin. Jika ibu merasa gerah atau kepanasan, coba nyalakan pendingin ruangan untuk membuat tubuh lebih sejuk sehingga tidak harus selalu minum es. 

Nah, ibu juga tidak boleh lupa dengan kebutuhan gizi lain yang harus dipenuhi selama kehamilan, ya. Terutama karbohidrat, protein, dan lemak yang sehat. Jangan lupa juga dengan kebutuhan vitamin, asam folat,zat besi, zinc, dan kalsium selama hamil. Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin di rumah sakit terdekat. Ibu bisa membuat janji terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Pastikan ibu download aplikasi Halodoc di ponsel sekarang juga, ya!

Referensi: 
Instagram Halodoc. Diakses pada 2021. Minum Air Es saat Hamil, Bolehkah?
Medical News Today. Diakses pada 2021. Is Drinking Cold Water Bad for a Person?
What to Expect. Diakses pada 2021. Are You Drinking Enough Water During Pregnancy?
Pregnancy Birth & Baby. Diakses pada 2021. Having a Large Baby.