• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kata Dokter: Mengenali Infertilitas dengan Cara Tepat

Kata Dokter: Mengenali Infertilitas dengan Cara Tepat

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kata Dokter: Mengenali Infertilitas dengan Cara Tepat

“Infertilitas atau masalah kesuburan bisa terjadi pada pria ataupun wanita. Buruknya kualitas sperma pada pria dan gangguan ovulasi pada wanita merupakan beberapa masalah umum yang menghambat keberhasilan pembuahan.”

Halodoc, Jakarta – Kamu mungkin sering mendengar kata “infertilitas”. Sebenarnya, apa sih infertilitas itu? Disebut juga dengan istilah ketidaksuburan, infertilitas merupakan kondisi ketika pasangan tidak bisa hamil setelah rutin melakukan hubungan intim tanpa kontrasepsi apa pun selama 12 bulan.

Hal ini bisa disebabkan oleh salah satu ataupun kedua pasangan yang mengalami gangguan, sehingga tidak bisa menghasilkan pembuahan. Ingin tahu lebih lanjut mengenai infertilitas pada pria dan wanita? Yuk, simak pembahasan berikut ini!

Baca juga: Pasangan Muda, Ketahui Cara Cepat Hamil yang Sehat

Penyebab Infertilitas pada Pria

Menurut penelitian pada 2015 di Journal of Reproductive Sciences, 8-12 persen pasangan di seluruh dunia mengalami masalah kesuburan atau infertilitas. Menariknya, 45-50 persen di antaranya berasal dari faktor-faktor yang memengaruhi pria.

Melalui kanal Youtube Halodoc, dr. Olivia Widyanti Budiman, Sp.OG. mengungkapkan bahwa kualitas sperma sangat penting dalam keberhasilan pembuahan. Kualitas sperma ini dilihat dari jumlah, bentuk, dan pergerakannya.

Untuk diketahui, sperma adalah cairan kental berwarna putih susu yang dikeluarkan pria saat mengalami orgasme. Cairan tersebut berasal dari kelenjar prostat, vesikula seminalis, dan kelenjar kelamin lainnya, yang diproduksi di testis.

Seperti dikatakan dr. Olivia, beberapa masalah sperma yang bisa menjadi penyebab infertilitas adalah:

  • Jumlah sperma rendah. Jumlah sel sperma di bawah 15 juta dianggap rendah.
  • Pergerakan sperma rendah. Sperma tidak dapat “berenang” sebaik yang seharusnya untuk mencapai sel telur.
  • Sperma abnormal. Sperma mungkin memiliki bentuk yang tidak biasa, sehingga lebih sulit untuk bergerak dan membuahi sel telur.

Beberapa hal yang bisa jadi penyebab adalah ketidakseimbangan hormon, gangguan pada testis, gangguan ejakulasi, hingga faktor gaya hidup seperti kegemukan, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol berlebihan.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Makan Buah Zuriat Bisa Bikin Cepat Hamil

Penyebab Infertilitas pada Wanita

Menurut dr. Olivia, gangguan ovulasi merupakan salah satu hal yang jadi penyebab infertilitas pada wanita. Ovulasi adalah proses pelepasan sel telur yang terjadi pada wanita setiap bulan.

Pada kasus infertilitas, sel telur mungkin tidak dilepaskan atau hanya dilepaskan dalam beberapa siklus. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari kegagalan ovarium prematur, sindrom ovarium polikistik (PCOS), hingga masalah tiroid.

Selain gangguan ovulasi, dr. Olivia menyebutkan bahwa supaya bisa hamil, saluran telurnya juga tidak boleh tersumbat. Artinya, masalah pada rahim atau saluran tuba dapat mencegah sel telur bergerak dari ovarium ke rahim. Jika sel telur tidak bergerak, akan lebih sulit untuk hamil secara alami.

Beberapa penyebabnya adalah endometriosis, fibroid submukosa, dan komplikasi dari operasi pada panggul. Selain itu, bisa juga dipicu oleh faktor usia, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, obesitas, gangguan makan, hingga olahraga berlebihan.

Apa yang Bisa Dilakukan?

Untuk memperbaiki kualitas sperma, dr Olivia menyarankan beberapa perubahan gaya hidup, seperti:

  • Menghentikan kebiasaan merokok.
  • Berolahraga rutin.
  • Tidur yang cukup.
  • Mengonsumsi suplemen yang bisa memperbaiki kualitas sperma.

Baca juga: Olahraga Berlebihan Bisa Mengganggu Kesuburan, Ini Faktanya

Sementara itu, gangguan ovulasi pada wanita seringkali terjadi karena pola hidup yang tidak sehat. Jadi, hal ini bisa diatasi dengan memperbaiki pola hidup, seperti:

  • Memperbaiki pola makan, dengan menerapkan diet sehat yang bergizi seimbang.
  • Berolahraga secara teratur, tetapi jangan berlebihan.

Namun, kata dr. Olivia, lebih baik lagi jika melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk mengetahui apakah ada sumbatan pada saluran telur. Jika terdapat sumbatan atau gangguan lainnya, penanganan lebih lanjut diperlukan.

Itulah pembahasan mengenai infertilitas yang perlu diketahui. Dapat disimpulkan bahwa infertilitas adalah kondisi yang bisa terjadi pada pria dan juga wanita, dengan kualitas sperma pria dan ovulasi pada wanita yang jadi faktor penentu.

Bila kamu dan pasangan tak kunjung hamil setelah mencoba selama 12 bulan, segera download dan gunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter di rumah sakit. Dengan menjalani pemeriksaan dan mengetahui penyebab infertilitas, dokter dapat membantu menentukan solusi terbaik.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Youtube Halodoc. Diakses pada 2021. #KataDokterHalodoc – Mengenal Infertilitas.
Healthline. Diakses pada 2021. Everything You Need to Know About Infertility.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Infertility in Men and Women.