• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kata Dokter: Perbedaan Kurang Darah dan Darah Rendah
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kata Dokter: Perbedaan Kurang Darah dan Darah Rendah

Kata Dokter: Perbedaan Kurang Darah dan Darah Rendah

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 15 Februari 2022

“Banyak yang mengira bahwa kurang darah dan darah rendah adalah kondisi yang sama. Padahal keduanya sama sekali berbeda. Kurang darah (anemia) terjadi karena jumlah sel darah merah yang sehat terlalu sedikit. Sedangkan darah rendah terjadi akibat tekanan darah pada arteri yang lebih rendah.”

Kata Dokter: Perbedaan Kurang Darah dan Darah Rendah

Halodoc, Jakarta – Saat kamu mengalami pusing, lemas, dan perubahan warna kulit menjadi pucat, bisa jadi ini tanda dari darah rendah. Namun, gejala tersebut juga bisa dialami oleh seseorang yang kurang darah atau anemia. Perlu diketahui, kurang darah atau anemia dan darah rendah (hipotensi) merupakan dua kondisi yang berbeda.

“Darah rendah merupakan kondisi yang terjadi ketika tekanan darah rendah dalam arteri lebih rendah dibandingkan angka normal. Sedangkan anemia adalah gangguan yang terjadi ketika jumlah sel darah merah yang sehat dalam tubuh terlalu rendah. Itulah perbedaan darah rendah dan kurang darah,” jelas dr. Keisha Nabila dalam Channel Youtube Halodoc

Bukan cuma awal terjadinya saja, penyebab dan gejala darah rendah dan kurang darah juga berbeda. Simak penjelasan berikut:

Perbedaan Penyebab Kurang Darah dan Darah Rendah

Banyak orang yang menganggap anemia itu adalah darah rendah, padahal kenyataannya berbeda.

Penyebab Kurang Darah (Anemia)

Sel darah merah diproduksi di sumsum tulang dan memiliki umur rata-rata 100 hingga 120 hari. Rata-rata, sumsum tulang menghasilkan 2 juta sel darah merah setiap detik, sementara kira-kira jumlah yang sama juga dikeluarkan dari sirkulasi. Sekitar 1 per sel sel darah merah  dikeluarkan dari sirkulasi dan diganti setiap hari.

Setiap prosesnya memiliki efek negatif pada keseimbangan antara produksi dan penghancuran sel darah merah ini dapat menyebabkan kurang darah. Penyebab anemia umumnya dibagi menjadi:

  • yang menurunkan sel produksi sel darah merah.
  • yang meningkatkan penghancuran atau kehilangan sel darah merah.

Ketika produksi sel darah merah lebih rendah dari biasanya, lebih banyak sel darah merah yang meninggalkan tubuh dibandingkan memasuki sirkulasi. Hal ini berpotensi menyebabkan anemia. Faktor-faktor yang menurunkan sel darah merah dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu didapat dan diwariskan. 

Faktor-faktor yang didapat yang dapat menurunkan produksi sel darah merah meliputi:

  • Asupan makanan yang tidak memadai nutrisi penting untuk produksi sel darah merah. Seperti zat besi, vitamin B12, atau folat.
  • Penyakit ginjal.
  • Beberapa jenis kanker, seperti leukemia, limfoma, dan multiple myeloma.
  • Penyakit autoimun seperti lupus atau rheumatoid arthritis. 
  • Jenis infeksi tertentu, seperti HIV dan TBC.

Sedangkan faktor diwariskan berupa:

  • Sindrom Schwachman-Diamond.
  • Anemia Diamond-Blackfan.
  • Diskretosis kongenital.
  • Trombositopenia amegakariositi.
  • Anemia Fanconi.

Penyebab Darah Rendah (Hipotensi)

Darah rendah memiliki tekanan 90/60 mmHg. Penyebab darah rendah bisa berupa dehidrasi hingga gangguan medis serius. Untuk mengetahui tekanan darah rendah perlu adanya pengukuran tekanan di arteri selama fase aktif dan istirahat dari setiap detak jantung. 

  • Tekanan sistolik. Angka teratas dalam pembacaan tekanan darah adalah jumlah tekanan yang dihasilkan jantung saat memompa darah melalui arteri ke seluruh tubuh.
  • Tekanan diastolik. Angka terbawah dalam pembacaan tekanan darah mengacu pada jumlah tekanan di arteri, saat jantung beristirahat di antara detak.

Pedoman saat ini mengidentifikasi tekanan darah normal lebih rendah dari 120/90 mmHg. Sementara itu faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah menjadi rendah yaitu:

  • Posisi tubuh.
  • Irama pernapasan.
  • Level stres.
  • Kondisi fisik.
  • Makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Jadi, itulah perbedaan antara kurang darah dan rendah. 

Perlu diketahui juga, menurut dr. Keisha Nabila, baik kurang darah maupun darah rendah memerlukan penanganan yang tepat dan segera. Jika kamu mengalami gejala yang tidak kamu kenali terkait masalah darah, sebaiknya segera tanya dokter di aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Low blood pressure (hypotension)
Better Health. Diakses pada 2022. Anaemia
Healthline. Diakses pada 2022. What Is Anemia?