• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kata Dokter: Sering Pusing Bisa Menjadi Gejala Penyakit
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kata Dokter: Sering Pusing Bisa Menjadi Gejala Penyakit

Kata Dokter: Sering Pusing Bisa Menjadi Gejala Penyakit

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 03 Februari 2022

“Terdapat beberapa penyakit atau gangguan kesehatan tertentu yang dapat menyebabkan pusing berulang sebagai gejalanya. Salah satunya seperti vertigo atau gangguan pada proses sistem saraf dan menimbulkan ketidaksesuaian sinyal yang diterima oleh otak. Akibatnya, pengidap vertigo dapat merasakan perasaan palsu bahwa lingkungan di sekitarnya berputar atau bergerak.”

Kata Dokter: Sering Pusing Bisa Menjadi Gejala Penyakit

Halodoc, Jakarta – Meski dapat mereda dengan sendirinya, tapi pusing juga perlu diwaspadai. Terutama jika kamu mengalami pusing yang berulang atau dengan intensitas yang sering. Baik saat beraktivitas, maupun ketika sama sekali tidak beraktivitas. 

Sebab, pusing yang sering kali menyerangmu bisa jadi merupakan gejala akan suatu penyakit tertentu. Lantas, kira-kira apa saja penyakit yang dapat menyebabkan pusing sebagai gejalanya? Yuk simak informasinya di sini!

Beberapa Penyakit yang Bisa Menyebabkan Pusing

Dilansir dari kanal Youtube Halodoc, dr. Keisha Nabila menjelaskan bahwa ada beberapa penyakit atau gangguan kesehatan tertentu yang dapat menyebabkan pusing berulang sebagai gejalanya. Mulai dari hipotensi, vertigo, hipoglikemia, anemia, hingga dehidrasi. Nah, berikut adalah penjabarannya, yaitu:

1. Hipotensi

Hipotensi atau tekanan darah rendah merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh berbagai pemicu. Maka dari itu, pengobatan dari penyakit hipotensi tentu akan bervariasi, tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Nah, salah satu jenis hipotensi yang dapat menyebabkan pusing adalah hipotensi postprandial. Kondisi tersebut biasanya terjadi antara satu hingga dua jam setelah makan dan rentan dialami lansia. 

Pada keadaan normal, biasanya tubuh akan meningkatkan detak jantung dan menyempitkan pembuluh darah tertentu untuk membantu tekanan darah tetap normal. Namun, pada pengidap hipotensi postprandial, mekanisme tersebut akan gagal, sehingga berisiko menyebabkan pusing, pingsan hingga collapse atau jatuh.

2. Vertigo

Vertigo atau yang dikenal sebagai gangguan pada proses sistem saraf, juga merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan pusing berulang. Hal ini lantaran vertigo disebabkan oleh adanya gangguan telinga bagian dalam, sehingga otak akan menerima sinyal yang tidak sesuai dengan apa yang diterima oleh mata dan saraf sensorik. Akibatnya, vertigo dapat menimbulkan perasaan palsu bahwa lingkungan di sekitar pengidapnya berputar atau bergerak.

Perlu diketahui bahwa vertigo bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala akan suatu masalah kesehatan pada tubuh. Maka dari itu, penanganan vertigo akan dilakukan berdasarkan pengobatan yang mendasarinya.

3. Hipoglikemia

Gula darah rendah atau yang dikenal sebagai hipoglikemia merupakan kondisi ketika kadar gula darah tubuh (glukosa) terlalu rendah, yaitu di bawah 70 mg/dL. Padahal, sumber energi utama tubuh untuk menjalankan fungsinya adalah glukosa atau gula. Ketika kadar gula darah terlalu rendah, maka sel-sel pada tubuh akan kekurangan energi. Pada awalnya, seseorang yang mengidap hiperglikemia mungkin akan merasakan kondisi seperti rasa pusing dan rasa lapar sebagai gejala awalnya. Nah, inilah alasan mengapa hiperglikemia dapat menyebabkan rasa pusing yang berulang.

4. Anemia

Anemia merupakan penyakit yang diakibatkan oleh rendahnya jumlah sel darah merah atau eritrosit pada tubuh. Padahal, sel darah merah memiliki peranan penting, yaitu mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, otak akan mengalami kekurangan pasokan oksigen, sehingga menimbulkan berbagai gejala. Misalnya seperti sakit kepala, dan pusing, sebagai gejala yang timbul dari anemia. Bahkan, pada kasus yang parah anemia juga dapat menyebabkan pengidapnya pingsan.

5. Dehidrasi

Kekurangan cairan atau dehidrasi terjadi karena tubuh kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan dengan asupan cairan yang diserap. Terdapat berbagai pemicu terjadinya dehidrasi. Misalnya kepanasan, tidak makan atau minum yang cukup, berolahraga terlalu berat, hingga sedang sakit.

Apa pun penyebabnya, tanpa cairan tubuh yang cukup maka volume darah pada tubuh juga akan menurun. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah dan menghambat otak seseorang untuk mendapatkan cukup darah, sehingga menyebabkan pusing.

Nah, itulah penjelasan mengenai kondisi sering pusing dapat menjadi gejala akan suatu gangguan kesehatan atau penyakit tertentu. Jika pusing yang dirasakan tak kunjung membaik dan malah semakin berkepanjangan, sebaiknya segeralah memeriksakan diri ke dokter. Sebab, bisa jadi kondisi tersebut merupakan indikasi akan adanya masalah kesehatan serius yang memerlukan perawatan medis dengan segera.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa membuat janji rumah sakit dengan dokter spesialis pilihanmu. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu lama. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang!

Referensi: 

Youtube Halodoc. Diakses pada 2022. 5 Penyakit yang Menyebabkan Sering Pusing.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2022. Lightheaded? Top 5 reasons you might feel woozy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Low blood pressure (hypotension).
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Dizziness.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2022. Low Blood Glucose (Hypoglycemia).