06 March 2018

Katanya Nyamil Bikin Gemuk, Benarkah?

Katanya Nyamil Bikin Gemuk Benarkah

Halodoc, Jakarta - Banyak yang bilang kalau ngemil bikin gemuk. Jadi enggak heran kalau banyak orang yang menghindari aktivitas nyamil, terutama orang yang lagi diet. Karena bagi mereka, ngemil adalah hal "terlarang" yang bisa bikin diet gagal. Tapi, apa benar ngemil bisa bikin gemuk? Cari tahu di sini, yuk!

Nyamil  Bikin Gemuk, Benarkah?

Untuk kamu yang merasa naik berat badan setelah ngemil, coba ingat apa camilan yang kamu pilih. Dan apakah kamu ngemil sambil tiduran di depan TV? Jika iya, maka kamu enggak bisa menyalahkan aktivitas ngemil sebagai penyebab naiknya berat badan. Karena sebenarnya, ngemil enggak bikin kamu gemuk. Semuanya tergantung pada jenis camilan yang kamu makan dan aktivitas yang kamu lakukan.

Jadi, jika kamu terbiasa nyamil sambil nonton TV atau tiduran, kamu perlu membatasinya. Ini karena banyak studi yang sudah membuktikan adanya hubungan antara nyamil depan TV dengan kenaikan berat badan. Studi yang dilakukan oleh Pearson tahun 2011 bahkan menyebutkan bahwa makan sambil menonton TV dapat menyebabkan individu membuat pilihan makan yang kurang sehat dan makan berlebihan.

Tips Ngemil Tanpa Bikin Gemuk

Untuk kamu yang hobi ngemil tapi enggak mau gemuk, jangan khawatir! Karena kamu bisa coba tips ngemil tanpa bikin gemuk berikut ini:

1. Ngemil Sebelum dan Sesudah Olahraga

Meskipun porsinya tidak sebanyak makan besar, tapi camilan yang kamu makan saat ngemil cukup memberikan energi untuk tubuh, lho. Karena itu, kamu bisa mendapatkan energi untuk olahraga dengan makan camilan. Kamu pun enggak perlu panik sama berat badan, karena kalori dari camilan yang kamu makan akan dibakar saat olahraga. Nah setelah olahraga, kamu bisa ngemil lagi untuk mengganti energi yang terkuras saat olahraga, serta membentuk jaringan otot.

2. Hindari Gorengan dan Junk Food

Gorengan dan junk food termasuk jenis camilan yang banyak digemari. Ini karena gorengan memiliki ukuran yang kecil, sehingga kamu enggak akan kenyang jika hanya makan satu gorengan saja. Padahal, gorengan mengandung banyak minyak yang akan diubah menjadi energi di dalam tubuh. Semakin banyak gorengan yang dimakan, maka semakin banyak energi yang terbentuk. Tapi, karena enggak semua energi digunakan tubuh, energi berlebih dari konsumsi gorengan ini akan disimpan tubuh, sheingga jadilah tumpukan lemak di dalam tubuh. Bagaimana dengan junk food? Kalau ini sih karena junk food mengandung banyak lemak dan kalori  yang bisa bikin berat badan naik.

3. Pilih Camilan Sehat

Kenapa harus camilan sehat? Karena camilan sehat bikin kenyang, tapi enggak bikin gemuk. Jadi, saat kamu tiba-tiba lapar, kamu bisa tetap kenyang tanpa perlu khawatir naik berat badan. Camilan sehat yang bisa kamu makan adalah makanan berserat seperti buah-buahan dan makanan rendah kalori seperti cokelat hitam, kacang – kacangan, dan keripik dari buah-buahan. Sebisa mungkin hindari ngemil dengan makanan yang berkabohidrat tinggi, ya.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Selain bikin kamu kenyang, air putih juga bisa menetralisir rasa lapar serta meningkatkan metabolisme yang berperan dalam pembakaran lemak dan penurunan berat badan. Jadi, jika kamu ingin cepat kenyang, kamu perbanyak minum air putih setelah ngemil.

Nah, sambil memerhatikan jenis camilan yang ingin kamu makan, jangan lupa perhatikan kondisi kesehatan kamu, ya. Karena kalau kamu punya keluhan kesehatan, kamu harus segera bicara dengan dokter agar kondisi kesehatan kamu segera pulih. Untuk bisa bicara dengan dokter, kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, Voice Call, atau Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.