• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kawat Behel Keramik dengan Stainless Steel, Apa Bedanya?

Kawat Behel Keramik dengan Stainless Steel, Apa Bedanya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Kawat Behel Keramik dengan Stainless Steel, Apa Bedanya?

“Kawat gigi tersedia dalam berbagai jenis, misalnya seperti kawat gigi keramik dan yang berjenis metal. Keduanya pun memiliki kelebihan dan kelemahannya sendiri. Oleh sebab itu, bila kamu berencana menggunakan behel, pemilihannya harus dipertimbangkan dengan baik.”

Halodoc, Jakarta – Dewasa ini, pemakaian kawat gigi atau behel makin umum dijumpai. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa banyak yang menggunakannya. Sebab, banyak orang mendambakan gigi yang tersusun rapi sehingga tingkat kepercayaan diri meningkat. Bila kamu berencana untuk menggunakan kawat gigi, kamu juga harus mengetahui jenisnya. Kawat gigi tersedia dalam beberapa pilihan, misalnya seperti kawat gigi metal yang terbuat dari stainless steel dan kawat gigi yang terbuat dari keramik atau ceramic bracket.

Agar dapat memilih jenis yang sesuai, tentu kamu harus mengetahui apa saja bedanya, berdasarkan keunggulan serta kelemahan masing-masing dari tiap kawat gigi tersebut. Yuk simak penjelasannya di sini! 

Kelebihan  dan Kelemahan Kawat Gigi Keramik

Kawat gigi keramik mirip dengan kawat gigi logam, tetapi menggunakan bracket bening atau sewarna dengan gigi. Banyak orang memilih kawat gigi keramik karena kurang terlihat pada gigi daripada kawat gigi logam. Namun, Kawat gigi keramik membutuhkan waktu sekitar satu setengah hingga tiga tahun untuk merapikan gigi. 

Durasi tersebut lebih lama bila dibandingkan dengan kawat gigi logam. Sebab, Kawat gigi keramik tidak tahan lama, sehingga saat gigi bergerak, bracket perlu diganti lebih sering agar tidak patah karena tekanan.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari kawat gigi keramik, antara lain: 

  • Memiliki warna yang transparan atau sewarna gigi, membuat pemakainya hampir tak terlihat seperti sedang menggunakan behel.
  • Kamu dapat memilih warnanya. karena tersedia dalam hampir semua warna yang sesuai keinginanmu.
  • Pilihan yang tepat bila kamu memiliki alergi terhadap logam.
  • Tidak mengganggu tes pencitraan seperti rontgen, karena warnanya yang bening.
  • Merapikan gigi secara perlahan dengan proses yang tetap efektif. 
  • Cocok digunakan mereka yang sangat mementingkan penampilan pada pekerjaannya. 

Meski begitu, kawat gigi keramik juga memiliki beberapa kelemahan. Berikut di antaranya:

  • Harganya pemasangan awal lebih mahal dari kawat gigi metal.
  • Kemungkinan pemakaiannya dapat memicu gusi sensitif
  • Kawat gigi keramik lebih besar dari kawat gigi metal, sehingga sulit dibersihkan. Hal tersebut dapat memicu pembengkakan atau penyusutan gusi apabila sikat gigi tidak dapat mencapai enamel. 
  • Karet elastis penahannya mudah berubah warna akibat ternodai makanan atau minuman tertentu.
  • Karet yang sudah ternodai bekas makanan harus diganti dan tidak dapat dibersihkan.
  • Kawat gigi keramik sedikit kurang tahan lama dibanding yang terbuat dari logam karena bahannya rapuh. 
  • Kawat gigi keramik juga memiliki risiko dua kali lebih besar untuk patah. 
  • Proses pelepasan lem atau debonding pada kawat gigi keramik juga diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada enamel.
  • Jangka waktu pemakaian lebih lama, karena kawat gigi keramik menggerakan gigi lebih lambat dari behel metal

Baca juga: Ketahui 5 Jenis Gigi Palsu yang Permanen

Kelebihan dan Kelemahan Kawat Gigi Metal

Kawat gigi berbahan metal mungkin paling sering kamu jumpai di sekitarmu. Logam yang terbuat dari stainless steel tentunya lebih kuat dari keramik atau plastik. Keramik atau plastik dapat pecah, sedangkan untuk merusak kawat gigi logam dibutuhkan banyak usaha.  Selain itu, kawat gigi logam dapat merapikan gigi, dalam waktu yang lebih singkat. Sementara, jenis kawat gigi lain dapat memakan waktu lebih lama. 

Nah, berikut beberapa kelebihan dari kawat gigi metal, antara lain:

  • Dapat mengatasi kasus letak gigi yang sulit. Misalnya seperti ketidak sejajaran, celah di antara gigi, kepadatan, hingga gigi menonjol atau gingsul. Sebab, bahan yang terbuat dari logam membuat kawat gigi ini mampu menerima tekanan besar.
  • Pemakaian tidak lama. Kawat gigi stainless steel membutuhkan waktu satu hingga tiga tahun pemakaian. 
  • Harga pemasangan awal kawat gigi stainless steel atau behel metal lebih murah, bila dibandingkan kawat gigi keramik.
  • Ukuran behel lebih kecil, membuat mulut penggunanya tidak terasa penuh dan gigi pun mudah dibersihkan. Gigi yang bersih tentu dapat mengurangi risiko berbagai gangguan mulut, misalnya seperti karies gigi

Sementara itu, inilah beberapa kelemahan dari kawat gigi logam, antara lain:

  • Kurang cocok untuk orang yang mementingkan penampilan. Sebab, kawat gigi tersebut secara estetika terlihat tidak menarik.
  • Kawat gigi berbahan metal membuat mulut terkesan penuh dengan logam. 
  • Sangat terlihat ketika pemakainya sedang tertawa, berbicara, atau tersenyum.
  • Tidak cocok dipakai mereka yang banyak melakukan aktivitas fisik, terutama atlet. Pasalnya, penggunaan kawat gigi berbahan logam beresiko menyakiti area rongga mulut.

Baca juga: Pakai Behel Gigi, Ini Perawatan yang Dapat Dilakukan

Nah itulah penjelasan mengenai perbedaan kawat gigi keramik dan berbahan metal dari stainless steel. Bila kamu memiliki rencana untuk menggunakan behel, periksakanlah kondisi gigi dan gusi terlebih dahulu dengan dokter. Lalu, pertimbangkanlah pilihanmu dengan baik agar tak salah pilih. Sebab, keduanya memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Selain gigi yang rapi, menjaga kesehatan mulut dan gigi tentu tak kalah pentingnya. 

Baca juga: Berapa Lama Waktu untuk Scaling Gigi ke Dentist?

Apabila kamu sering mengalami gusi berdarah yang tak kunjung membaik, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Pasalnya, gusi berdarah dapat menjadi gejala beberapa kelainan rongga mulut, seperti  gingivitis atau periodontitis yang tidak disadari sejak dini.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu dapat membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihanmu untuk memeriksakan kesehatan. Tentunya tanpa perlu menunggu atau mengantre berlama-lama. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang! 

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. Ceramic Braces: How Do They Compare?
Orthodontics Expert Colorado. Diakses pada 2021. Ceramic vs. Metal Braces Disadvantages 
My Orthodontist. Diakses pada 2021. What Are the Advantages of Metal Braces?
American Dental Association. Diakses pada 2021. Braces
Houston’s Pediatric Dentist. Diakses pada 2021. 5 Important Vitamins and Minerals for Healthy Teeth