• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kaya Nutrisi, Ini 5 Manfaat Rhubarb yang Jarang Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kaya Nutrisi, Ini 5 Manfaat Rhubarb yang Jarang Diketahui

Kaya Nutrisi, Ini 5 Manfaat Rhubarb yang Jarang Diketahui

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 21 September 2022

“Rhubarb adalah sayuran yang mengandung vitamin K dan vitamin A cukup tinggi. Melalui kandungan nutrisi tersebut, rhubarb memberikan berbagai manfaat kesehatan.”

Kaya Nutrisi, Ini 5 Manfaat Rhubarb yang Jarang DiketahuiKaya Nutrisi, Ini 5 Manfaat Rhubarb yang Jarang Diketahui

Halodoc, Jakarta – Rhubarb termasuk sayuran yang jarang diketahui di Indonesia. Meski begitu, bentuknya mirip seperti sayuran yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tangkainya berwarna kemerahan seperti tangkai daun singkong. Bedanya, tangkai rhubarb sedikit lebih tebal. Sementara daunnya mirip seperti selada. 

Lazimnya, bagian sayuran yang bisa dikonsumsi adalah daunnya. Namun, daun rhubarb justru pantang untuk dimakan karena mengandung racun dan asam oksalat yang cukup tinggi. Hanya batang tanamannya saja yang aman untuk dimakan. 

Manfaat Kesehatan Rhubarb yang Jarang Diketahui

Batang rhubarb adalah sumber vitamin K dan vitamin A terbaik. Sayuran ini juga dilengkapi dengan antioksidan dan berbagai mineral penting yang memberikan manfaat kesehatan berikut ini:

1. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan vitamin K rhubarb menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Kepadatan tulang yang terus terjaga bisa mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosis.

2. Menurunkan kolesterol

Studi menunjukkan bahwa sayuran ini mampu menurunkan kadar kolesterol jahat serta kolesterol total dalam darah. Menurunnya kadar kolesterol dapat meminimalisir risiko penyakit jantung. Efek ini diperoleh dari antioksidan pada rhubarb. 

3. Melancarkan pencernaan

Kandungan serat dalam sayuran ini dapat memperlancar saluran cerna sehingga masalah sembelit bisa dicegah.  Rhubarb juga mengandung senyawa sennosides yang bertindak sebagai pencahar alami. Sedangkan kandungan taninnya mampu memberikan efek anti diare.

4. Mencegah kanker

Antioksidan dalam rhubarb membantu melawan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas mampu menyebabkan stres oksidatif jika kadarnya terlalu banyak. Alhasil, sel-sel sehat rentan mengalami kerusakan sehingga memicu berbagai penyakit. Antioksidan mampu melawan radikal bebas agar risiko penyakit dapat dicegah. 

5. Mengurangi peradangan

Senyawa antioksidan dalam sayuran ini membantu melawan peradangan. Sifat-sifat ini dapat membantu seseorang yang mengalami sindrom reaksi inflamasi sistemik, yaitu respon tubuh saat terjadi peradangan. Studi lain menemukan bahwa sifat anti-inflamasi rhubarb dapat membantu meningkatkan penyembuhan luka.

Bagaimana Cara Mengonsumsinya?

Saat memilih rhubarb, cari batang yang kokoh dan renyah. Hindari yang lemas atau memiliki noda. Cari rhubarb berdaun kecil yang menunjukkan sayuran masih muda. Namun, pastikan membuang daunnya sebelum dimasak atau dimakan.

Hindari memotong-motong batangnya jika tidak langsung memasaknya. Sebab, memotongnya bisa membuat sayuran mengering. Untuk menyimpannya, masukkan seluruh batang ke dalam kantong plastik tertutup di lemari es. Batang sayuran ini bisa bertahan satu minggu dalam lemari es. Jika ingin lebih awet, potong-potong batangnya lalu simpan freezer. 

Kamu bisa mengonsumsi sayuran ini dengan berbagai cara, seperti memakannya langsung, dijadikan smoothie atau dimasak menjadi selai rhubarb. Cara lain untuk menikmati sayuran ini, yaitu:

  • Dijadikan pai atau crumble.
  • Diolah menjadi es krim.
  • Dicampur bersama jus segar atau kombucha buatan sendiri.
  • Dijadikan saus untuk daging atau unggas.
  • Dihaluskan dan dehidrasi untuk membuat kulit rhubarb.
  • Dipanggang bersama olesan madu lalu dicampur ke dalam salad.

Punya keluhan kesehatan? Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat. Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, buat janji rumah sakit melalui aplikasi Halodoc supaya lebih mudah dan praktis. Jangan tunda untuk memeriksakan diri sebelum kondisinya semakin memburuk. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. Health Benefits of Rhubarb.
Healthline. Diakses pada 2022. Is Rhubarb Good for You? All You Need to Know.