• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mencegah Tinea Corporis

Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mencegah Tinea Corporis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta – Tinea corporis adalah infeksi berupa ruam di daerah kulit, selangkangan, telapak tangan, dan telapak kaki yang disebabkan oleh jamur. Gejala tinea corporis biasanya dimulai sekitar 4 hingga 10 hari setelah kontak dengan jamur.

Bentuknya menyerupai ruam berbentuk cincin atau melingkar dengan ujung yang agak terangkat. Kulit di tengah ruam berbentuk cincin ini tampak sehat sedang pinggirannya ruam. Tinea corporis bisa memicu gatal yang luar biasa dan bisa menyebar ke area lain. Kebiasaan sederhana bisa mencegah timbulnya tinea corporis.

Menjaga Kebersihan Cegah Tinea Corporis

Tinea corporis dapat dicegah dengan menghindari kontak dengan orang yang mengalami infeksi. Ini termasuk kontak tidak langsung dan langsung dengan pengidap. Beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan adalah:

1. Hindari berbagi handuk, topi, sikat rambut, dan pakaian dengan orang yang terinfeksi.

2. Bawalah hewan peliharaan ke dokter hewan secara rutin, terutama jika kamu mencurigai kalau hewan kesayangan sedang mengalami infeksi tinea corporis.

3. Jika tubuhmu terkena tinea corporis, pastikan untuk menjaga kebersihan diri dengan baik di sekitar orang lain dan hindari menggaruk area kulit yang terinfeksi.

4. Setelah mandi, keringkan kulit dengan baik terutama di sela-sela jari kaki dan tempat kulit bersentuhan, seperti di selangkangan dan ketiak.

Penting untuk diketahui kalau tinea corporis adalah infeksi jamur menular yang disebabkan oleh parasit seperti jamur yang hidup pada sel-sel di lapisan luar kulit. Untuk melakukan tindakan pencegahan secara signifikan, ada baiknya kamu mengetahui pemicu penularan tinea corporis, di mana penyebarannya adalah dengan:

1. Manusia ke manusia. Tinea corporis sering menyebar melalui kontak langsung dari kulit ke kulit dengan orang yang terinfeksi.

2. Hewan ke manusia. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya tinea corporis bisa ditularkan melalui sentuhan dari hewan peliharaan. Kamu bisa terkena tinea corporis ketika membelai atau merawat anjing, kucing, bahkan sapi.

3. Kontak benda. Ini termasuk penularan melalui kontak dengan benda atau permukaan yang baru saja disentuh atau digosok oleh orang atau hewan yang terinfeksi, seperti pakaian, handuk, seprai, sisir, atau sikat.

4. Kontak dengan tanah. Dalam kasus yang jarang terjadi, tinea corporis dapat menyebar ke manusia melalui kontak dengan tanah yang terinfeksi. Informasi selengkapnya mengenai pencegahan tinea corporis bisa ditanyakan langsung di Halodoc.    

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: Faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Terkena Tinea Corporis

Iklim Hangat Bisa Picu Tinea Corporis

Tinggal di iklim hangat bisa meningkatkan risiko terkena tinea corporis, termasuk juga melakukan olahraga yang meningkatkan kontak kulit dengan kulit, mengenakan pakaian ketat, serta memiliki daya tahan tubuh yang lemah.

Infeksi jamur jarang menyebar sampai ke bawah permukaan kulit dan menyebabkan penyakit serius. Namun, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti orang dengan HIV/AIDS, tinggi risiko mengalami kondisi ini. 

Menjaga kebersihan adalah kebiasaan sederhana yang bisa mencegah penyebaran ataupun infeksi tinea corporis. Cucilah tangan sesering mungkin. Jaga kebersihan area bersama, terutama di sekolah, pusat penitipan anak, gym, dan ruang loker.

Baca juga: Kebiasaan yang Dapat Memperparah Gejala Tinea Corporis

Jika kamu tergabung dalam olahraga yang kerap melakukan kontak kulit dengan kulit segeralah mandi dan jaga kebersihan perlengkapan olahragamu. Jangan memakai pakaian tebal untuk waktu yang lama dalam cuaca hangat dan lembap dan hindari keringat berlebihan.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Ringworm of the Body (Tinea Corporis).
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Ringworm (body).