• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kebiasaan Tidak Sehat yang Memicu Gagal Jantung Kongestif

Kebiasaan Tidak Sehat yang Memicu Gagal Jantung Kongestif

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Jantung memiliki fungsi yang vital pada setiap orang karena berguna untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal tersebut agar bagian tubuh dari kepala hingga kaki mendapatkan asupan nutrisi dan oksigen dapat berfungsi secara normal. Maka dari itu, menjaga jantung untuk tetap sehat sangatlah penting untuk dilakukan.

Jika kamu tidak menjaga jantung dengan benar, masalah pada organ tersebut mungkin saja terjadi. Salah satu gangguan yang dapat terjadi adalah gagal jantung kongestif. Hal ini bisa disebabkan oleh kebiasaan tidak sehat yang dilakukan sehari-hari. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang mampu memicu gangguan jantung tersebut!

Baca juga: Beda Gagal Jantung dan Gagal Jantung Kongestif

Kebiasaan Buruk Pemicu Gagal Jantung Kongestif

Gagal jantung kongestif adalah kondisi kronis yang dapat memengaruhi kekuatan pemompaan pada otot jantung seseorang. Banyak orang yang menyebut penyakit ini sebagai "gagal jantung". Meski begitu, gangguan ini secara khusus mengacu pada kelainan yang menyebabkan cairan menumpuk di sekitar jantung dan organ tersebut memompa secara tidak efisien.

Setiap orang memiliki empat ruang jantung dengan bagian atas jantung memiliki dua atrium dan bagian bawah memiliki dua ventrikel. Pada ventrikel, bagian ini berguna untuk memompa darah ke organ dan jaringan tubuh. Sedangkan atrium berguna untuk menerima darah dari tubuh saat bersirkulasi kembali melalui seluruh tubuh.

Penyakit gagal jantung kongestif ini dapat berkembang ketika ventrikel di jantung tidak dapat memompa volume darah yang cukup ke seluruh tubuh. Akhirnya, darah dan cairan lainnya dapat menyebar ke beberapa bagian tubuh, seperti paru-paru, perut, hati, hingga bagian bawah tubuh. Seseorang yang mengidap gangguan ini dapat mengalami kematian. Maka dari itu, pencegahan adalah hal yang paling efektif untuk dilakukan.

Berikut ini beberapa kebiasaan buruk pemicu gagal jantung kongestif yang perlu dihindari sebagai langkah pencegahan:

1. Gaya Hidup yang Buruk

Seseorang berisiko untuk mengidap gagal jantung kongestif disebabkan oleh gaya hidup yang terbilang tidak sehat. Beberapa kebiasaan tersebut, seperti banyak merokok dan mengonsumsi alkohol berlebihan. Semua gaya hidup tersebut dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi yang berhubungan erat dengan gangguan gagal jantung ini. Hal ini terjadi lantaran hipertensi mampu merusak pembuluh darah, sehingga jantung lebih lemah untuk memompa darah.

Selain itu, seseorang yang memiliki kebiasaan merokok berisiko lebih tinggi terhadap kerusakan atau penebalan pada lapisan arteri dan pembentukan plak di jantung. Saat hal tersebut terjadi, jantung lebih sulit memompa karena adanya sumbatan pada jalur yang ada. Maka dari itu, ada baiknya untuk mengurangi dan berhenti dari merokok guna kesehatan diri sendiri dan orang-orang yang ada di sekitar kamu.

Baca juga: Ini Faktor Risiko Gagal Jantung Kongestif

2. Pola Makan Buruk

Seseorang juga berisiko untuk mengalami gagal jantung kongestif jika memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Beberapa makanan tersebut, seperti makanan berlemak, junk food, dan goreng-gorengan. Semua jenis makanan tersebut dapat memicu terjadinya gagal jantung di masa depan. Maka dari itu, ada baiknya untuk selalu mengatur semua menu makanan kamu serta lebih mengutamakan konsumsi buah dan sayur agar tubuh tetap sehat.

Apabila kamu masih memiliki pertanyaan terkait segala kebiasaan buruk yang dapat menimbulkan risiko gagal jantung kongestif, dokter dari Halodoc siap memberikan penjelasan dengan lengkap. Kamu cukup hanya dengan download aplikasi Halodoc dan nikmati layanan kesehatan hanya dengan genggaman tangan di smartphone yang kamu pakai sehari-hari!

3. Kurang Olahraga

Seseorang yang kurang aktif secara fisik jantungnya menjadi kurang terpacu, sehingga lebih lemah dibandingkan orang-orang yang aktif berolahraga. Hal tersebut mampu menimbulkan gangguan gagal jantung kongestif jika terus dibiarkan. Dengan begitu, cobalah untuk mengatur waktu berolahraga setiap harinya paling tidak 30 menit agar jantung tetap sehat.

Baca juga: 5 Tanda dan Gejala Gagal Jantung Kongestif

Itulah beberapa kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan seseorang berisiko untuk mengalami gagal jantung kongestif. Jika kamu masih melakukan kebiasaan tersebut, ada baiknya untuk dikurangi hingga dihentikan secara keseluruhan agar jantung tetap sehat. Dengan begitu, salah satu risiko yang dapat menyebabkan kematian dapat kamu hindari.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Congestive Heart Failure (CHF).
Penn Medicine. Diakses pada 2020. How 5 Bad Habits Affect Your Heart Health.