• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kebiasaan yang Mampu Menjadikan Anak Lebih Pemberani

Kebiasaan yang Mampu Menjadikan Anak Lebih Pemberani

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Anak-anak dan remaja kini tumbuh di dunia yang semakin kompetitif. Nyatanya, tak hanya kecerdasan yang menjadi modal mereka untuk sukses di kemudian hari, tetapi juga keberanian. Ingat, tidak ada anak yang dilahirkan dengan gen 'sukses', semua anak memiliki potensi masing-masing untuk meraihnya. Namun, salah satu modal yang paling penting untuk mengarahkan pada kesuksesan dan kebahagiaan adalah dengan menjadikannya mereka pemberani

Orangtua mesti paham bahwa keberanian bukanlah tentang sesuatu yang ajaib yang terjadi di dalam diri anak untuk membuat mereka merasa tidak takut. Ini tentang sesuatu yang terjadi di dalam diri anak untuk membuat mereka melewati rasa takut, keraguan diri, kecemasan, dan melakukan hal-hal yang terasa sulit atau berisiko atau menakutkan.

Ada juga hal lain yang perlu diketahui tentang keberanian, orangtua tidak selalu bisa langsung melihat pengaruhnya. Keberanian mungkin berarti bersikap baik kepada anak baru di kelas, mencoba sesuatu yang baru, mengungkapkan sesuatu yang mereka yakini. Sering kali, hal-hal ini bukanlah hal yang mengagumkan atau layak mendapat pujian. Perbedaan sikap ini membutuhkan waktu untuk bisa terlihat. Namun, ketika tindakan didorong oleh keberanian, perbedaan yang dibuat oleh tindakan tersebut akan selalu ada, ini kemudian akan mengubah perilaku dan pola pikir anak ke hal-hal yang lebih baik. 

Lantas, apa saja kebiasaan baik yang bisa membuat anak jadi lebih berani? Ini ulasannya!

Baca juga: Agar Anak Berani, Coba Didik dengan Cara Ini

Tunjukkan Apa Itu Keberanian

Jika ingin anak menjadi pemberani,orangtua juga harus menjadi pemberani. Biasanya, anak-anak memiliki karakter yang secara tidak sadar dibentuk karena mencontoh orangtuanya. Agar anak jadi berani, orangtua juga harus mendidik diri sendiri dulu untuk jadi berani. Misalnya, berani menegur orang yang secara sengaja membuang sampah sembarangan, atau berani menegur orang yang merokok sembarangan di tempat yang seharusnya dilarang merokok. Apabila anak diberi contoh, ia akan lebih mudah terdidik menjadi pemberani.

Berikan Tantangan dan Pujian

Secara alamiah, orangtua pasti akan melindungi anak-anaknya dari bahaya. Namun, sesekali orangtua juga perlu menantang anak untuk mengeksplorasi hal-hal baru. Sata mereka berhasil menyelesaikan tantangannya dengan baik, pastikan ia mendapatkan pujian supaya kepercayaan diri mereka meningkat. 

Baca juga:  7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Orangtua pada Anak

Berikan Dukungan

Ingat, mendidik anak menjadi pemberani bukan hal yang bisa tidak bisa terjadi secara instan. Sebagai tahap awal, orangtua perlu memberi dukungan lewat cara-cara sederhana. Seperti misalnya saat anak mulai tertarik pada bela diri seperti silat, tetapi ia masih takut memulainya, coba ajak anak untuk setidaknya melihat proses latihan di tempat latihannya dahulu. Dengan begini, orangtua bisa memberi kesempatan bagi anak untuk bisa melihat seperti apa situasi saat latihan, sehingga mungkin ia jadi lebih tertarik. 

Bangun Kepercayaan Diri

Anak yang pemberani umumnya memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Oleh karena itu, orangtua perlu membangun rasa percaya diri anak supaya ia bisa jadi pribadi yang tangguh. Hal ini bisa dilakukan dengan mudah, misalnya dengan membiarkan anak mengerjakan sesuatu sendiri. Jika berhasil, maka berikan pujian dan katakan bahwa ia hebat. Dengan mengerjakan sesuatu sendirian, anak jadi merasa dipercaya orangtua dan memiliki ambisi untuk membuat orangtuanya senang. Jadi, jangan sering melarang anak untuk melakukan sesuatu sendirian ya. Pastikan orangtua hanya mengawasi saja dan tidak terlalu banyak ikut campur. 

Dorong Anak untuk Bersosialisasi

Cara mendidik anak menjadi pemberani selanjutnya adalah dengan mengajak anak untuk lebih dekat dengan lingkungan sosialnya. Jika anak masih takut memulainya, cobalah untuk lebih sering mengajaknya berkumpul dengan teman-teman atau kerabat terdekat. Keberanian memulai interaksi ternyata juga sangat mendorong anak menjadi pemberani di masa yang akan datang. 

Baca juga: 5 Tips bagi Orangtua saat Anak jadi Korban Bullying

Itulah beberapa cara untuk membuat anak menjadi pemberani. Namun jika kamu masih membutuhkan saran lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikan hal ini dengan psikolog di Halodoc. Psikolog akan membantu memberikan saran yang tepat supaya anak jadi lebih berani.

Referensi:
All Pro Dad. Diakses pada 2020. 7 Ways to Teach Your Children to Be Brave.
Hey Sigmund. Diakses pada 2020. Building Courage in Kids.
The Center for Parenting Education. Diakses pada 2020. Kids and Courage.