• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kelainan Bentuk Kaki Bisa Sebabkan Heloma

Kelainan Bentuk Kaki Bisa Sebabkan Heloma

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Kelainan Bentuk Kaki Bisa Sebabkan Heloma

Halodoc, Jakarta – Heloma atau mata ikan adalah lapisan kulit keras dan menebal pada kaki. Kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya, tetapi bisa menyebabkan iritasi. Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Feet First Clinic disebutkan kalau riwayat keluarga dengan kelainan bentuk kaki seperti hammertoes atau bunion dapat memicu seseorang mengalami heloma. 

Merokok juga dapat meningkatkan pembentukan heloma karena memicu vaskulitis pada kaki. Gejala umum heloma adalah lapisan kulit yang menebal, terdapat benjolan keras, sensasi nyeri di bawah kulit, dan kulit kering atau berlilin. Selengkapnya mengenai heloma dan kaitannya dengan kelainan bentuk kaki bisa dibaca di sini!

Mengenal Kelainan Bentuk Kaki

Kelainan bentuk kaki adalah kondisi bawaan yang melibatkan kelainan struktural atau ketidakseimbangan otot yang memengaruhi fungsi kaki. Kelainan bentuk kaki dapat diklasifikasikan menurut penampilan klinis. 

Beberapa bentuk dari kelainan bentuk kaki adalah bentuk kaki pengkor yang ditandai dengan fleksi plantar pergelangan kaki, inversi kaki, dan adduksi kaki depan. Penanganan untuk kelainan bentuk kaki ini biasanya dilakukan sesegera mungkin dan biasanya membutuhkan koreksi bedah. 

Bentuk kaki yang tidak normal terkadang memicu sensasi gesekan, sehingga pada akhirnya menyebabkan kulit yang terus tergesek mengeras. Lapisan kulit yang secara intens tergesek inilah pada akhirnya menyebabkan timbulnya heloma.

Baca juga: Pengobatan yang Ampuh Atasi Mata Ikan di Telapak Kaki

Pengobatan heloma terkait kelainan bentuk kaki dapat ditangani dengan cara melakukan penanganan untuk kondisi gangguan bentuk kaki. Selain itu, kamu juga dapat mengaplikasikan pengobatan rumahan untuk meredakan gejala heloma. Berikut rekomendasinya:

1. Mengenakan sepatu dan kaus kaki yang sesuai. Bila diperlukan kamu dapat mengukur kaki untuk memastikan bentuk sepatu seperti apa yang sesuai denganmu. Pilih sepatu yang tidak terlalu longgar atau terlalu ketat. 

2. Potong kuku kaki. Jika kuku kaki terlalu panjang, jari-jari kaki bisa tertekan sehingga mendorong sepatu. Ini dapat menciptakan tekanan yang menyebabkan heloma terbentuk.

Baca juga: Heloma Bisa Terjadi di Jari Tangan, Ini Penyebabnya

3. Gunakan bantalan. Bantalan dapat membantu melindungi dari tekanan berlebih atau gesekan di sekitar heloma. Kamu bisa menggunakan busa, kain, atau pembalut yang dapat melapisi area heloma. Pemasangan bantalan ini juga bisa diposisikan, sehingga heloma ditempatkan di tengah lubang. 

4. Jaga kebersihan kaki. Cucilah kaki setiap hari dengan sabun, air, dan sikat gosok yang sesuai dengan kondisi heloma.

5. Jaga agar kaki tetap lembap . Gunakan krim kaki secara teratur untuk mencegah kekeringan dan gesekan.

Informasi selengkapnya mengenai heloma bisa kamu tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor ibu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: Mitos atau Fakta Injak Kotoran Hewan Bisa Terkena Heloma

Kondisi heloma bisa memicu komplikasi apabila kamu mengalami kondisi lain seperti diabetes, kulit yang rapuh, atau penyakit arteri perifer. Jika kondisi ini yang kamu alami, ada baiknya kamu melakukan konsultasi dengan dokter sebelum melakukan perawatan di rumah. 

Segera dapatkan pertolongan medis jika heloma menunjukkan tanda-tanda infeksi termasuk:

1. Memburuknya rasa sakit.

2. Keluarnya nanah.

3. Pembengkakan.

4. Kemerahan.

Perlu diketahui kalau heloma bisa dibedakan atas beberapa kategori. Ada yang keras ataupun lunak. Lokasinya ada di sisi jari kaki, di permukaan kaki, ataupun di sela-sela jari kaki. Kalau kondisi heloma yang kamu alami membesar bisa jadi indikasi gangguan kesehatan tertentu. Segera hubungi dokter ya!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Complex foot deformities: A case study.
Amboss. Diakses pada 2020. Foot deformities.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Corns and Calluses.
Healthline. Diakses pada 2020. How to Get Rid of Corns at Home.
Feet First Clinic. Diakses pada 2020. Corns: What are They?
Michigan Foot Doctors. Diakses pada 2020. Heloma Durum.