• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kelebihan Berat Badan Rentan Alami Hernia Hiatus

Kelebihan Berat Badan Rentan Alami Hernia Hiatus

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Kelebihan Berat Badan Rentan Alami Hernia Hiatus

Halodoc, Jakarta - Dengan alasan apapun, kelebihan berat badan atau obesitas sama sekali tidak baik bagi kesehatan. Berbagai penyakit dapat meningkat risikonya karena kondisi ini. Salah satu efek buruk dari kelebihan berat badan yang mungkin belum sering kamu dengar adalah meningkatkan risiko hernia hiatus

Hernia hiatus adalah jenis hernia yang menyerang lubang diafragma yang disebut “hiatus”. Kondisi ini dapat menyebabkan terdorongnya bagian atas lambung ke dalam rongga dada, melalui diafragma atau otot yang menyekat rongga dada dan perut. Padahal seharusnya, lambung berada di bawah diafragma. Meski jarang menimbulkan gejala dan kondisi yang fatal, hernia hiatus tetap perlu diwaspadai. 

Baca juga: Cari Tahu 4 Gejala Hernia Berdasarkan Jenisnya

Alasan Kelebihan Berat Badan Bisa Sebabkan Hernia Hiatus

Sebenarnya tidak diketahui pasti apa penyebab hernia hiatus. Namun, memang ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini. Salah satunya adalah kelebihan berat badan. Sebab, ketika kelebihan berat badan, lemak yang menumpuk di area perut dapat menekan lambung. Hal ini dapat diperparah jika mengidap penyakit asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease), yang terjadi ketika asam pada lambung naik ke atas (kerongkongan).

Pada beberapa kasus, hernia hiatus juga bisa terjadi akibat melemahnya jaringan otot. Penyebab melemahnya jaringan otot pun bervariasi. Bisa karena cedera atau kerusakan lainnya. Melemahnya jaringan otot dapat memungkinkan lambung untuk melesak masuk, menerobos diafragma, dan menyebabkan hernia hiatus.

Tak hanya itu, hernia hiatus juga bisa terjadi akibat kondisi yang menimbulkan terlalu banyak tekanan pada otot-otot di sekitar lambung. Kondisi yang dimaksud adalah batuk, muntah, mengejan saat buang air besar, atau mengangkat benda berat. Pada kasus yang jarang, seseorang mungkin saja terlahir dengan hiatus yang besar, sehingga membuat lambung lebih mudah melaluinya.

Baca juga: Kenali Perbedaan Hernia pada Wanita dan Pria

Selain kelebihan berat badan, hernia hiatus juga dapat meningkat risikonya pada orang lanjut usia, tepatnya lebih dari 50 tahun. Jika disebabkan oleh usia, hernia hiatus terjadi karena proses penuaan, yang membuat jaringan otot melemah secara alamiah. Tak hanya itu, hernia hiatus juga lebih rentan terjadi pada orang yang memiliki kebiasaan merokok secara aktif. 

Seperti Apa Gejala Hernia Hiatus?

Hernia hiatus sebenarnya cukup jarang menimbulkan gejala. Pada beberapa kasus, kondisi ini juga tidak membutuhkan pengobatan khusus, jika tidak menimbulkan masalah. Kalaupun ada gejala yang muncul, biasanya terjadi karena naiknya asam lambung ke dalam kerongkongan. 

Gejala yang muncul dapat berupa gejala penyakit asam lambung, seperti:

  • Heartburn atau sensasi seperti terbakar di area belakang dada.
  • Regurgitasi atau gumoh.
  • Sulit menelan.
  • Nyeri pada dada, terkadang diiringi sesak napas. 
  • Sakit perut.
  • Muntah darah atau mengeluarkan feses berwarna hitam, yang mengindikasikan adanya perdarahan pada saluran cerna.

Jika kamu mengalami berbagai gejala tersebut, segera download aplikasi Halodoc untuk membicarakannya pada dokter lewat chat, atau buat janji dengan dokter di rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Baca juga: Alami Hernia, Haruskah Dioperasi?

Namun, perlu diketahui juga bahwa hernia hiatus juga terbagi lagi menjadi 2 jenis, yaitu sliding dan fixed hernia hiatus. Berikut dijelaskan satu persatu:

  • Sliding Hernia Hiatus

Adalah jenis hernia hiatus yang paling umum terjadi. Sliding hernia hiatus ditandai dengan dapat bergerak keluar masuknya lambung dan esofagus, dari rongga dada melalui hiatus. Hernia hiatus jenis ini umumnya tidak menimbulkan gejala.

  • Fixed Hernia Hiatus (hernia paraesofageal)

Dikenal juga dengan sebutan hernia paraesofageal, fixed hernia hiatus terjadi ketika sebagian dari lambung masuk ke dalam rongga dada dan menetap di sana. Meski kebanyakan kasus tidaklah serius, fixed hernia hiatus dapat menimbulkan risiko terhambatnya peredaran darah pada lambung. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Hiatal Hernia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Hiatal Hernia - Symptoms and Causes.