• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kelebihan Zat Besi Bisa Tingkatkan Infeksi Kulit, Benarkah?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kelebihan Zat Besi Bisa Tingkatkan Infeksi Kulit, Benarkah?

Kelebihan Zat Besi Bisa Tingkatkan Infeksi Kulit, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 18 Februari 2021
Kelebihan Zat Besi Bisa Tingkatkan Infeksi Kulit, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Zat besi adalah mineral penting dan faktanya semua sel manusia mengandung zat besi dengan sekitar 70 persen terdapat dalam sel darah merah. Zat besi memainkan peran kunci dalam memproduksi hemoglobin, yakni protein kompleks yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Zat besi juga sangat dibutuhkan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kekuatan otot. Dengan kadar zat besi yang cukup, maka kamu akan terhindar dari kelelahan dan gejala anemia

Satu penelitian terbaru yang dilakukan Imperial College London di Inggris dan University of Ioannina di Yunani menemukan fakta bahwa kadar zat besi yang tinggi bisa melindungi dari anemia dan mencegah kolesterol tinggi. Namun, apakah kadar zat besi yang tinggi selalu baik untuk tubuh? Bisakah kadar zat besi yang berlebihan sebabkan efek samping yang buruk bagi tubuh?

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Tes Kadar Zat Besi

Kelebihan Zat Besi Buruk untuk Kulit?

Sejauh ini memang belum banyak penelitian yang menyelidiki efek negatif kelebihan zat besi. Padahal, kadarnya yang berlebihan juga cukup membahayakan tubuh, seperti dapat menyebabkan penyakit hati, masalah jantung, dan terkadang diabetes. Kadar zat besi yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri pada kulit, seperti selulitis (infeksi bakteri yang memengaruhi lapisan dalam kulit) dan abses.

Penelitian terkini akhirnya mengungkapkan bahwa zat besi ternyata juga merupakan nutrisi penting untuk kelangsungan hidup dan pertumbuhan bakteri. Sayangnya, ini masih menjadi penelitian global pertama yang menggunakan data populasi skala besar untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan antara kadar zat besi yang tinggi dan infeksi bakteri pada kulit.

Dr. Dipender Gill, dari Imperial College London, menambahkan bahwa studi global ini dapat dengan cepat dan efisien menentukan efek status zat besi yang meningkat secara genetik pada ratusan hasil yang relevan secara klinis menggunakan data yang telah diambil. Studi tersebut menegaskan kemampuan zat besi untuk melindungi dari anemia, dan itu menunjukkan bahwa mineral ini juga dapat mengurangi risiko kolesterol tinggi.

Namun, terungkap juga bahwa kadar zat besi yang tinggi dapat menyebabkan infeksi kulit. Uji coba sebelumnya memanipulasi status zat besi pada orang dengan anemia, tetapi hingga saat ini, tidak ada dari penelitian yang berfokus pada kadar zat besi untuk mengelola infeksi kulit atau mengatur kolesterol. Para peneliti percaya bahwa mereka membutuhkan data percobaan sebelum mencoba mendapatkan data akurat mengenai temuan ini. 

Baca juga: Hemokromatosis Bisa Sebabkan Kulit Menggelap

Pastikan Jumlah Asupan Zat Besi Cukup Setiap Hari

Karena masih diperlukan riset mendalam mengenai efek kelebihan zat besi pada kulit, maka sebaiknya kamu mengonsumsinya sesuai saran dokter. Ini juga mungkin bisa menjadi cara mengatasi infeksi kulit yang tepat, atau setidaknya menghindarkan komplikasi yang tidak diinginkan. 

Berikut ini adalah dosis harian zat besi yang kamu butuhkan:

  • 8,7 mg sehari untuk pria di atas 18 tahun.
  • 14,8 mg sehari untuk wanita berusia 19 hingga 50 tahun.
  • 8,7 mg sehari untuk wanita di atas 50 tahun.

Kamu harus bisa mendapatkan semua zat besi yang dibutuhkan dari makanan harian. Sementara itu, pada wanita yang kehilangan banyak darah selama periode menstruasi yang berat, mereka berisiko lebih tinggi mengalami anemia defisiensi besi dan mungkin perlu mengonsumsi suplemen zat besi. 

Kini kamu juga bisa mendapatkan suplemen zat besi di Halodoc, lho! Hanya dengan menggunakan fitur beli obat, semua kebutuhan obat dan suplemen kamu bisa didapatkan dengan mudah tanpa perlu keluar rumah. Jadi, kini kamu bisa memenuhi kebutuhan zat besi dan nutrisi lainnya sehingga bisa terhindar dari berbagai risiko penyakit.

Baca juga: Kekurangan Zat Besi Bisa Tingkatkan Risiko Gagal Jantung

Efek Lain Kelebihan Zat Besi

Selain sebagai salah satu cara mengatasi infeksi kulit atau mencegah komplikasinya, ada juga efek samping lain yang bisa muncul saat kamu mengonsumsi zat besi berlebihan (lebih dari 20 mg). Efek tersebut misalnya adalah: 

  • Sembelit.
  • Merasa tubuh tidak fit.
  • Sakit perut.

Dosis zat besi yang sangat tinggi bisa berakibat fatal, terutama jika dikonsumsi oleh anak-anak, jadi jauhkan selalu suplemen zat besi dari jangkauan anak-anak.

Referensi:
Journal of Frontiers in Pharmacology. Diakses pada 2021. The Role of Iron in The Skin and Cutaneous Wound Healing.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Too Much Iron May Cause Skin Infections.
National Health Service UK. Diakses pada 2021. Iron.