Kelola Stres untuk Mencegah Perdarahan Uterus Abnormal

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Kelola Stres untuk Mencegah Perdarahan Uterus Abnormal

Halodoc, Jakarta - Pernah mengalami perdarahan menstruasi yang sangat deras atau terjadi penggumpalan yang ukurannya besar? Atau pernahkah mengalami menstruasi yang lebih dari satu pekan atau perdarahan pada vagina padahal tidak sedang menstruasi? Dalam dunia medis, kondisi ini bisa ditandai sebagai gejala perdarahan uterus abnormal. Jika hal ini kamu alami, jangan panik! Terdapat beberapa hal untuk mencegah perdarahan uterus abnormal.

Gejala dari perdarahan uterus abnormal memang mengganggu aktivitas. Hal ini bisa menyebabkan wanita harus rajin mengganti pembalut mereka saat sedang menstruasi. Tahukah kamu bahwa salah satu upaya untuk mencegah perdarahan uterus abnormal adalah dengan mengelola stres yang kamu alami. Nah, mari simak ulasan lengkapnya berikut!

Baca Juga: Waspadai 5 Faktor Risiko Pemicu Perdarahan Uterus Abnormal

Mengapa Stres Memperparah Gejala Perdarahan Uterus Abnormal?

Saat seorang wanita dilanda stres, entah itu karena pekerjaan atau apapun, maka hal ini memengaruhi keseimbangan hormonnya. Tidak hanya stres fisik, stres emosional bisa memicu hal ini.  Saat stres, hormon pengatur siklus menstruasi atau dikenal estrogen mengalami dampaknya. Pasalnya stres menyebabkan produksi hormon kortisol menjadi lebih tinggi dan kemudian menekan hormon estrogen. Akibatnya, proses ovulasi menjadi terhambat dan mengacaukan menstruasi.

Apabila stres sulit dikelola, maka gejala dari perdarahan uterus abnormal ini akan muncul. Gejalanya bisa meliputi pusing, pingsan, lemas, tekanan darah rendah, detak jantung meningkat, kulit pucat, nyeri, keluar gumpalan darah yang besar, dan lebih sering ganti pembalut. Jika gejala tersebut kamu rasakan, maka segera periksakan diri ke dokter kandungan. Tak perlu khawatir karena kini buat janji dengan dokter bisa dilakukan melalui aplikasi Halodoc. Dengan begini kamu tidak perlu repot menunggu lama sehingga stres tidak semakin bertambah.

Baca Juga: 6 Gaya Hidup untuk Cegah Perdarahan Uterus Abnormal 

Langkah Mengatasi Stres pada Wanita

Wanita lebih rentan mengalami stres karena mereka memiliki peran ganda sebagai seorang istri, ibu rumah tangga, pendidik, menjalankan tugas reproduksi, anggota masyarakat, dan bahkan pencari nafkah. Di dalam menjalankan peran tersebut, mereka kerap dihinggapi masalah yang menyangkut kejiwaan, yang apabila tidak diatasi juga berakibat pada stres. 

Nah, berikut ini hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres demi mencegah perdarahan uterus abnormal: 

  • Temui Orang yang Tepat untuk Bercerita. Curhat atau menceritakan masalah yang sedang kamu alami adalah cara ampuh untuk meredakan stres. Keluarkan semua masalah pada teman yang dipercayai. Janganlah menyembunyikan masalah sendiri, hal ini membuat kamu semakin stres. Jika sulit menemukan teman yang bisa diandalkan, kamu bisa menemui psikolog sebagai teman yang dapat mendengar masalah kamu serta memberi solusi yang berguna untuk mengatasinya.

  • Bernapas Dalam-Dalam. Cara sederhana selanjutnya untuk atasi stres adalah dengan menarik napas dalam-dalam. Lakukan secara rutin sebelum memulai hari dan sebelum tidur malam. Hal ini diyakini  bisa mengurangi stres dan bikin tubuh lebih relaks. Tarik napas dalam-dalam dan buang secara perlahan.

  • Pijat Telinga. Telinga mempunyai titik-titik refleksi yang bisa merelaksasi tubuh. Memijat telinga akan membantu melepas hormon Endorfin di otak dan bikin kamu lebih relaks. Gosok telinga secara lembut dan perlahan menggunakan ibu jari dan telunjuk. Kamu juga bisa meminta bantuan pasangan untuk melakukan hal ini supaya hubunganmu pun semakin harmonis.

  • Dengarkan Musik Favorit. Musik adalah cara yang ampuh untuk menghilangkan stres. Musik mempunyai dampak luar biasa untuk mengurangi stres dan mempunyai dampak yang baik untuk otak manusia. Sempatkan untuk mendengarkan lagu seperti saat sedang kerja, sebelum tidur, atau saat dalam perjalanan menuju kantor.

Penting diketahui bahwa mengelola stres adalah hal yang wajib dilakukan, karena stres yang dibiarkan tidak hanya mengganggu kesehatan reproduksi, tetapi juga kesehatan secara menyeluruh.

Baca Juga: 7 Tanda Haid Tidak Normal yang Harus Kamu Waspadai

Referensi:
Healthline (2019). Causes Dysfunctional Uterine Bleeding?
Family Doctor (2019). Abnormal Uterine Bleeding: Causes, Diagnosis, and Treatment.