• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenalan dengan Dextrose, Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenalan dengan Dextrose, Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Kenalan dengan Dextrose, Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 10 Agustus 2022

“Dextrose adalah obat yang berguna untuk membantu memenuhi kebutuhan gula dalam tubuh. Obat ini dikonsumsi oleh pengidap kadar gula darah rendah atau hipoglikemia.”

Kenalan dengan Dextrose, Manfaat, Dosis, dan Efek SampingnyaKenalan dengan Dextrose, Manfaat, Dosis, dan Efek Sampingnya

Halodoc, Jakarta – Dextrose adalah obat yang mengandung gula (glukosa) mirip dengan gula darah dalam tubuh. Obat ini berbentuk cairan steril yang diberikan lewat pembuluh vena melalui infus atau suntikan.

Kegunaan umum dari dextrose adalah memenuhi kebutuhan gula darah pada pengidap hipoglikemia (gula darah rendah) dan diabetes tipe 2 (diabetes melitus). Gula darah merupakan sumber energi agar sel dan organ tubuh bisa berfungsi dengan baik.

Manfaat Obat Dextrose 

Gula berguna untuk menunjang kinerja organ tubuh agar dapat bekerja sebagaimana fungsinya. Obat dextrose bekerja dengan memenuhi kebutuhan gula jika tubuh kekurangan kandungannya.

Adapun beberapa kondisi yang membutuhkan dextrose, meliputi:

1. Syok Insulin

Ini merupakan kondisi ketika darah mengandung terlalu banyak insulin. Insulin merupakan hormon yang bertugas membantu sel tubuh menyerap dan mengubah gula darah menjadi energi. 

Pada penderita diabetes, tubuh tidak dapat merespons dan memproduksi insulin secara optimal. Akibatnya, kadar gula darah menurun drastis di bawah 80 mg/dL. Ini menyebabkan gejala berupa sakit kepala dan gemetar.

Dalam kondisi tersebut, dextrose dibutuhkan agar pengidap tidak kehilangan kesadaran atau pingsan akibat kehilangan gula sebagai cadangan energi. 

2. Menggantikan Karbohidrat

Dextrose bisa diberikan guna menggantikan asupan karbohidrat pada pasien dengan gangguan trauma, stres atau depresi yang mengalami penurunan atau kehilangan nafsu makan. 

Dalam keadaan yang disebutkan, otak melepaskan hormon adrenalin sebagai tanda bahaya. Akibatnya, jantung berdetak lebih cepat dan pencernaan melambat. Inilah yang membuat nafsu makan berkurang drastis.

Selain dua poin di atas, dextrose orang sakit akibat terlalu banyak konsumsi minuman beralkohol. Kondisi lainnya termasuk hiponatremia, gangguan cairan tubuh akibat kadar sodium dalam darah terlalu tinggi.

Dosis dan Aturan Pakai

Obat dalam bentuk cairan ini tersedia dalam beberapa kadar. Di antaranya 2.5 persen, 5 persen, 10 persen, 20 persen, 30 persen, 50 persen dan 70 persen. Pemberian disesuaikan berdasarkan kondisi pengidap.

Dosis pemberian umum pada anak-anak dan orang dewasa sebagai berikut:

  • Balita di bawah 6 bulan. Sebanyak 0.25 hingga 0.5 gram per kilogram berat badan, per hari. Dosis maksimal sekali pemberian sebanyak 25 gram.
  • Balita di atas 6 bulan. Sebanyak 0.5 hingga 1 gram per kilogram berat badan, per hari. Dosis maksimal sekali pemberian sebanyak 25 gram.
  • Orang dewasa. Sebanyak 40 hingga 100 mililiter dalam kadar 25 persen atau 20 hingga 50 mililiter dalam kadar 50 persen.

Untuk mengatasi kekurangan cairan dan kadar gula dalam tubuh, dosis disesuaikan berdasarkan tingkat keparahan kondisi pasien. Dosis awal obat diberikan dalam kadar 5 persen melalui pembuluh darah vena di lengan.

Hindari Pemberian Obat pada Kelompok Ini

Ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan sebelum memberikan obat. Ini bertujuan agar dextrose bisa diserap tubuh dan bekerja dengan baik.

Adapun kelompok yang tidak bisa menggunakan obat, termasuk:

1. Alergi

Obat tidak boleh diberikan pada seseorang yang alergi terhadap kandungan dextrose. Peraturan berlaku pada pengidap jenis alergi lain, seperti zat pewarna, makanan, pengawet atau bulu hewan.

2. Lansia

Sejauh ini belum ada studi yang dilakukan terkait dengan efek samping penggunaan dextrose pada lansia. Perlu kehati-hatian khusus karena penggunaan obat pada lansia bisa berdampak pada masalah irama jantung.

3. Ibu Menyusui

Tidak ada penelitian yang memadai terkait dengan penggunaan dextrose pada ibu menyusui. Obat baru boleh diberikan jika manfaatnya lebih besar ketimbang risiko efek samping yang bisa saja terjadi.

Efek Samping Penggunaan Obat

Pasien umumnya mengalami rasa nyeri dan iritasi di bekas area suntikan. Gejala hiperglikemia yang ditandai dengan napas berbau buah, sering haus, mual, sering buang air kecil dan lelah berlebihan juga seringkali muncul.

Efek samping serius juga perlu diwaspadai. Gejala terkait dengan kondisi tersebut meliputi:

  • Ketidakseimbangan kadar elektrolit. Ini ditandai dengan perubahan detak jantung, nyeri otot, lemas, mulut kering dan sakit perut parah.
  • Gangguan penglihatan. Ini ditandai dengan hilangnya keseimbangan gerak tubuh dan gagu ketika berbicara.
  • Kesulitan bernapas, kenaikan berat badan dan pembengkakan pada kaki serta tangan.

Segera tanya dokter terkait dengan dosis yang tepat sesuai dengan gangguan kesehatan yang kamu alami. Jika membutuhkan informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup, dan pola hidup sehat lainnya, silakan download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
MedicineNet. Diakses pada 2022. Dextrose/Sodium Chloride Solution-Intravenous
Medscape. Diakses pada 2022. Dextrose (Rx).
Healthline. Diakses pada 2022. Dextrose.