• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenalan dengan Epinefrin, Obat untuk Atasi Alergi Berat
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenalan dengan Epinefrin, Obat untuk Atasi Alergi Berat

Kenalan dengan Epinefrin, Obat untuk Atasi Alergi Berat

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 10 Agustus 2022

“Obat epinefrin berguna untuk mengatasi alergi berat dan masalah pernapasan lainnya. Cara kerjanya adalah melebarkan saluran napas dan memacu detak jantung.”

Kenalan dengan Epinefrin, Obat untuk Atasi Alergi BeratKenalan dengan Epinefrin, Obat untuk Atasi Alergi Berat

Halodoc, Jakarta – Epinefrin adalah obat yang berguna untuk mengobati alergi berat hingga asma akut. Obat ini berguna untuk menyempitkan pembuluh darah serta melebarkan saluran pernapasan. 

Dengan terbukanya saluran pernapasan, kerja jantung jadi terpicu dan bernapas jadi lebih mudah. Kandungan obat ini juga dapat mengatasi ruam serta pembengkakan akibat alergi yang terjadi.

Bukan hanya alergi, obat ini dapat mengatasi beberapa kondisi kesehatan, seperti anafilaksis, serangan jantung, asma, hingga perdarahan. Untuk epinefrin jenis inhalasi, obat ini dapat digunakan untuk mengatasi gejala croup.

Ada berbagai macam cara pemberian dari obat epinefrin yaitu intravena, suntikan ke otot, inhalasi, hingga suntikan tepat di bawah kulit. Pemberian obat ini tergantung penilaian dokter terhadap keefektivitasan obat saat masuk ke tubuh seseorang.

Epinefrin memiliki banyak sebutan seperti katekolamin/norepinefrin/dopamin. Pemberian nama ini berdasarkan molekul tertentu di dalam strukturnya. Sebagai hormon di dalam tubuh, epinefrin dibuat dari norepinefrin yang berada dalam kelenjar adrenal.

Bagaimana Cara Kerja Epinefrin di dalam Tubuh?

Epinefrin termasuk dalam neurotransmitter di dalam tubuh, meski perannya kecil dengan jumlah sedikit diproduksi oleh saraf. Zat ini memainkan peran terkait metabolisme, fokus, perhatian, rasa panik, hingga gembira. Jika terganggu dapat menimbulkan gangguan tidur, kecemasan, hipertensi, hingga penurunan imunitas.

Tugas utama dari epinefrin adalah sebagai hormon di dalam tubuh. Zat ini dilepaskan oleh kelenjar adrenal sebagai respons terhadap stres. Reaksi ini menyebabkan perubahan dalam tubuh, yang dikenal sebagai respons ‘fight or flight’.

‘Fight or Flight’ ini berarti respons tubuh terhadap situasi stres, seperti menjauh atau menghadapi ketakutan yang ada di depan mata. Dua pilihan tersebut harus cepat dipilih agar dapat melewati situasi berbahaya.

Apa Saja Penyakit yang Bisa Diatasi oleh Epinefrin?

Saat digunakan sebagai obat, epinefrin yang telah diolah menjadi obat dapat digunakan untuk beberapa penyakit, seperti:

  • Henti jantung / resusitasi jantung paru (CPR): Obat ini dapat merangsang jantung untuk kembali bekerja.
  • Operasi mata: Obat ini dapat membantu dalam menjaga pupil melebar.
  • Syok septik: Obat ini dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Asma: Obat ini dapat membuka saluran udara dan mengurangi kejang saluran napas.
  • Anafilaksis: Obat ini dapat melemaskan otot-otot saluran napas. Hal ini merupakan perawatan respons paling awal untuk reaksi alergi parah dan mengancam nyawa.

Nah, itulah pembahasan mengenai obat epinefrin yang dapat berguna untuk mengatasi beberapa penyakit. Meski begitu, setiap orang perlu berhati-hati terhadap efek sampingnya.

Beberapa efek samping yang dapat timbul, antara lain keringat berlebih, cemas, sakit kepala, gemetar, pucat, dan masih banyak lagi. Selain itu, ada juga beberapa efek samping serius yang timbul, seperti detak jantung tidak teratur, kejang, hingga pingsan.

Jika alami berbagai efek samping tersebut, terutama yang serius, ada baiknya untuk segera mendapatkan pemeriksaan dokter. Jangan dibiarkan begitu saja, sebab dapat membahayakan diri sendiri.

Apabila memiliki pertanyaan terkait obat ini, fitur tanya dokter bisa digunakan untuk mendapatkan jawaban yang lebih pasti. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, segala kemudahan dalam akses kesehatan bisa didapatkan dengan mudah. Maka dari itu, segera gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Wikipedia. Diakses pada 2022. Epinephrine (medication).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Epinephrine (Adrenaline).