• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 11 Gejala Awal Lupus pada Remaja

Kenali 11 Gejala Awal Lupus pada Remaja

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kenali 11 Gejala Awal Lupus pada Remaja

“Bukan hanya pada orang dewasa, penyakit lupus bisa dialami oleh remaja. Ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai oleh orangtua sebagai gejala awal lupus pada remaja, seperti demam, munculnya butterfly rash, kelelahan terus menerus, nyeri sendi, dan penurunan berat badan.”

Halodoc, Jakarta – Memasuki remaja tentunya anak-anak masih mengalami perkembangan dan pertumbuhan dalam kehidupannya. Karena itu, ibu tidak boleh mengabaikan keluhan kesehatan yang dirasakan oleh anak-anak khususnya usia remaja. Mulai dari nyeri sendi, lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari, demam, hingga kelelahan terus-menerus bisa dialami oleh para remaja sebagai gejala awal dari penyakit lupus.

Baca juga: Usia yang Paling Rentan Terkena Lupus

Lupus adalah penyakit autoimun kronis yang dapat menyebabkan peradangan pada organ tubuh, seperti kulit, persendian, ginjal, jantung, dan otak. Bukan hanya pada orang dewasa, nyatanya remaja pun rentan mengalami penyakit ini. Dengan begitu, sangat penting bagi orangtua mengetahui gejala awal lupus pada remaja agar kondisi ini dapat segera diatasi dengan baik. Lupus yang tidak diatasi dengan baik berisiko menyebabkan kerusakan pada sejumlah organ tubuh.

Inilah Gejala Awal Lupus pada Remaja

Sistem imun atau kekebalan tubuh pada manusia memiliki fungsi untuk menjaga dn melindungi tubuh dari berbagai infeksi yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Namun, pada kondisi tertentu, sistem imun atau kekebalan tubuh justru dapat menyerang sel-sel sehat dalam tubuh yang memicu gangguan kesehatan. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit autoimun.

Bukan hanya pada orang dewasa, penyakit autoimun pun dapat dialami oleh anak-anak hingga remaja. Salah satu penyakit autoimun yang paling sering dijumpai pada anak remaja adalah penyakit lupus. Jika tidak segera ditangani, penyakit lupus dapat menyebabkan kerusakan sejumlah organ tubuh pada pengidapnya.

Baca juga: Cara Edukasi Anak-Anak Tentang Penyakit Lupus

Untuk itu, sangat penting bagi orangtua mengenali gejala awal lupus pada remaja untuk penanganan lebih dini. Meskipun gejala lupus akan berbeda-beda pada tiap pengidapnya, tetapi ini beberapa gejala awal lupus pada remaja yang umum terjadi.

  1. Muncul ruam pada bagian tubuh tertentu. Namun, ciri khas dari lupus adalah ruam pada area wajah di bagian pipi kanan dan kiri, serta tulang hidung. Ruam ini akan membentuk sayap kupu-kupu. Ruam yang disebabkan oleh lupus dikenal sebagai butterfly rash.
  2. Anak menjadi lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.
  3. Kelelahan terus menerus.
  4. Demam yang kerap hilang timbul dalam waktu yang cukup lama.
  5. Nyeri sendi.
  6. Pembengkakan pada kelopak mata dan tungkai bawah.
  7. Mengalami raynaud’s syndrome. Kondisi ini terjadi ketika jari tangan dan kaki terasa lebih dingin, kaku, mati rasa, kesemutan, nyeri.
  8. Penurunan berat badan secara tiba-tiba.
  9. Muncul luka pada hidung, mulut, dan tenggorokan.
  10. Kerontokan rambut.
  11. Mengalami gangguan darah, seperti anemia dan penggumpalan darah.

Itulah beberapa gejala awal lupus pada remaja yang perlu diperhatikan oleh orangtua. Jangan ragu untuk segera lakukan pemeriksaan pada dokter anak untuk memastikan penyebab keluhan kesehatan yang dialami oleh remaja. 

Tidak perlu repot, ibu bisa gunakan Halodoc dan buat janji di rumah sakit terdekat agar pemeriksaan dapat berjalan lancar. Yuk, download Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Pengobatan lupus akan dilakukan sesuai dengan organ yang terdampak dari penyakit ini. Pengobatan yang dilakukan bukan untuk menghilangkan penyakit lupus, tetapi untuk menurunkan dan meringankan gejala, mencegah penyakit kambuh, hingga mengurangi risiko komplikasi.

Umumnya, ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan, seperti kortikosteroid untuk mengontrol peradangan, imunosupresif untuk menurunkan respon imun tubuh, obat antimalaria untuk mengatasi ruam dan nyeri sendi, dan obat antiinflamasi nonsteroid untuk mengatasi nyeri sendi.

Baca juga: Apakah Lupus Termasuk Penyakit Menular?

Selain itu, ibu perlu memastikan remaja pengidap lupus memenuhi kebutuhan istirahat setiap harinya, bantu anak untuk mengatasi stres, serta memenuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Jangan lupa mengajak anak untuk rutin melakukan olahraga ringan agar kondisi kesehatan anak semakin membaik.

Referensi:
Ikatan Dokter Anak Indonesia. Diakses pada 2021. Kenali Lebih Dini Gejala Lupus pada Anak.
TeensHealth. Diakses pada 2021. Lupus.
National Resource Center on Lupus. Diakses pada 2021. Lupus and Teenagers.