Kenali 13 Tanda Gangguan Testosteron pada Pria

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Kenali 13 Tanda Gangguan Testosteron pada Pria

Halodoc, Jakarta - Hormon testosteron mungkin tak terdengar asing di telinga kaum adam. Namun, bagi kamu yang masih kurang familiar dengan hormon ini, rasanya memahami lebih jauh. Alasannya sih simpel, hormon ini memiliki segudang manfaat bagi pria. Mulai dari urusan kekuatan tubuh, suasana hati, hingga kegiatan di atas ranjang bersama pasangan. Nah, sudah mulai tertarik? 

Hormon ini memerlukan keseimbangan jumlah agar bisa berfungsi dengan baik. Lantas, apa jadinya bila terdapat gangguan testosteron dalam tubuh? Misalnya, jumlahnya yang menurun atau terlalu banyak? 

Baca juga: Fungsi Hormon Testosteron Bagi Pria dan Wanita

Memengaruhi Fisik dan Psikis

Hormon ini sebenarnya akan meningkat selama masa pubertas, dan mencapai puncaknya ketika seorang pria berusia sekitar 20 tahun. Nah, ketika usia sudah memasuki kepala tiga, kadar hormon ini akan berkurang sekitar satu persen tiap tahunnya. 

Dalam dunia kedokteran, kondisi saat pria mengalami penurunan kadar hormon ini disebut dengan hipogonadisme. Sayangnya, banyak pria yang enggak menyadari gejala hipogonadisme ini. Nah, berikut ini beberapa ciri ketika pria mengalami gangguan testosteron (jumlahnya berkurang):

  1. Kehilangan kekuatan tubuh;

  2. Penurunan libido dan kehilangan gairah seksual;

  3. Tulang menjadi rapuh;

  4. Lemak dan kolesterol tubuh meningkat;

  5. Sering mengantuk setelah makan;

  6. Sering merasa lesu dan letih;

  7. Mengalami gangguan ereksi; 

  8. Rambut-rambut di tubuh mulai rontok (tak hanya di kepala);

  9. Massa otot tubuh berkurang;

  10. Lingkar pinggang makin bertambah;

  11. Gangguan tidur;

  12. Penurunan rasa percaya diri, kurang termotivasi; dan

  13. Cenderung merasa depresi.

Nah, bila merasakan gejala-gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Kekurangan Hormon Testosteron pada Pria

Kelebihan Testosteron Tak Kalah Bahayanya

Ingat, gangguan testosteron tak hanya berupa berkurangnya jumlah hormon ini saja. Sebab, kelebihan hormon ini juga bisa menimbulkan sederet masalah pada tubuh. Contohnya, testis mengkerut, kulit berminyak dan jerawatan, serta meningkatnya jumlah sel darah merah dan hemoglobin. 

Tak cuma itu saja, gangguan testosteron pada pria berupa kadarnya yang meroket, cenderung membuat pria melakukan perilaku menyimpang. Misalnya, dorongan perilaku seksual berlebihan yang berisiko pada tindakan kriminal. Meski begitu, memang masih membutuhkan penelitian lebih jauh untuk menyingkap fenomena ini. 

Di samping itu, tingginya hormon testosteron juga bisa membuat pria cenderung mengonsumsi alkohol dan merokok. Bahkan, gangguan testosteron ini juga bisa meningkatkan risiko cedera karena perilaku impulsif.

Bukan Cuma Pria, Hati-Hati para Wanita

Meski dikenal sebagai “hormon pria”, hormon ini juga dimiliki oleh wanita yang berfungsi untuk meningkatkan hasrat seksual dan pengatur suasana hati. 

Kadar hormon testosteron yang rendah pada wanita juga bisa memicu berbagai keluhan. Misalnya, mengurangi libido atau gairah seksual. Sedangkan jumlah testosteron yang tinggi lain lagi. Kondisi ini bisa menyebabkan kelebihan rambut di dalam tubuh, timbul jerawat, klitoris membesar, ukuran payudara mengecil, meningkatkan massa otot, suara menjadi berat, dan siklus menstruasi. 

Nah, bila dirimu merasakan adanya beberapa gejala di atas, sebaiknya segeralah tanyakan pada dokter perihal kadar testosteron tubuh. Normalnya, kadar hormon testosteron pada wanita berkisar 8–60 nanogram/dL. Sedangkan pria, memiliki 400-700 nanogram/dL. Adapun nilai terendah yang masih bisa ditoleransi adalah 300 nanogram/dL. 

Mau tahu lebih jauh menyoal gangguan testosteron? Atau memiliki keluhan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Healthline (Diakses pada 2019). The Effects of Testosterone on the Body
Healthline (Diakses pada 2019). Low Testosterone in Men
WebMD (Diakses pada 2019). Normal Testosterone and Estrogen Levels in Women