• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 4 Jenis PCOS yang Masih Jarang Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 4 Jenis PCOS yang Masih Jarang Diketahui

Kenali 4 Jenis PCOS yang Masih Jarang Diketahui

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 15 September 2022

“Sindrom Polikistik Ovarium (Polycystic ovary syndrome) atau PCOS terjadi karena hormon reproduksi wanita yang tidak seimbang. Kelainan kesehatan ini ternyata terbagi menjadi empat jenis, yaitu resistensi insulin, adrenal, post pill, dan inflamasi.”

Kenali 4 Jenis PCOS yang Masih Jarang DiketahuiKenali 4 Jenis PCOS yang Masih Jarang Diketahui

Halodoc, Jakarta – Studi dalam PLOS Medicine menyebutkan, sindrom ovarium polikistik (PCOS) bukanlah satu penyakit. Sebaliknya, itu adalah serangkaian gejala (kelebihan androgen dan siklus anovulasi) yang disebabkan oleh beberapa faktor yang mendasarinya. 

Mengenali Jenis PCOS

Guna mengatasi PCOS yang kamu alami, kamu perlu mencari tahu akar penyebabnya. Ternyata, tak banyak yang tahu kalau PCOS sendiri terbagi menjadi empat jenis. Berikut ulasan lengkapnya.

1. PCOS resistensi insulin

Seperti disebutkan dalam jurnal Fertility and Sterility, PCOS resistensi insulin adalah jenis PCOS yang paling umum yang memengaruhi sekitar 70 persen pengidap PCOS. 

Resistensi insulin sendiri pada dasarnya adalah kondisi ketika tingkat insulin di dalam tubuh menjadi lebih tinggi dari biasanya, yang dikenal pula dengan sebutan hiperinsulinemia. 

PCOS ini terjadi ketika sel-sel tubuh menjadi kebal dan mati rasa terhadap efek insulin. Alhasil, organ pankreas harus memompa lebih banyak insulin, hingga sel-sel yang ada pada tubuh dapat menerima pesan dan mengambil glukosa darah.

Gejala dari PCOS resistensi insulin adalah memiliki keinginan tinggi untuk mengonsumsi makanan manis, dan memiliki penumpukan lemak pada area perut. Sering kali, dokter akan menguji kadar HbA1c atau glukosa untuk mendiagnosis hal ini. 

Guna membantu mengobati PCOS yang resisten terhadap insulin, kuncinya adalah meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini bisa dilakukan dengan cara berikut:

  • Olahraga teratur dan pastikan kamu tetap bergerak untuk membantu membakar gula, membangun otot, dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.
  • Menghindari makanan tinggi gula dan melakukan diet rendah karbohidrat untuk menyeimbangkan kadar gula darah.

Selain itu, memprioritaskan tidur dan mengurangi stres juga bisa membantu mengelola kadar gula darah dan insulin pada tubuh.

2. PCOS post pill

PCOS jenis ini terjadi pada beberapa wanita setelah berhenti mengonsumsi pil kontrasepsi oral yang termasuk dalam jenis progestin sintetis. Gejala yang muncul biasanya seperti munculnya jerawat, siklus menstruasi yang tidak teratur, dan pertumbuhan rambut yang berlebihan. 

Setelah berhenti mengonsumsi pil kontrasepsi oral, rahim kamu cenderung mengalami lonjakan hormon androgen secara alami, yang bisa memicu munculnya gejala khas PCOS. Hanya saja, pada jenis ini tidak terdapat resistensi insulin. 

Biasanya, kondisi ini muncul pada wanita setelah 3-6 bulan berhenti mengonsumsi pil KB oral. PCOS jenis ini membutuhkan waktu untuk sembuh dengan sendirinya. Namun, dapat diatasi lebih cepat dengan asupan nutrisi harian yang tepat, perubahan gaya hidup sehat, dan konsumsi suplemen tertentu.

Selain itu, sama halnya dengan PCOS jenis resistensi insulin, penting untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik dan mengurangi tingkat stres. Tujuannya untuk mendukung keseimbangan hormon secara keseluruhan.

3. PCOS adrenal

PCOS adrenal disebabkan oleh respons stres yang tidak normal dan mempengaruhi sekitar 10 persen wanita. Jenis PCOS ini biasanya terjadi selama periode stres besar. Indikator yang ditandai adalah tingkat kortisol dan DHEA yang tinggi. 

Biasanya, DHEA-S (jenis androgen lain dari kelenjar adrenal) akan meningkat dengan sendirinya, dan kadar testosteron serta androstenedion yang tinggi tidak begitu terlihat. Sayangnya, jenis androgen ini tidak sering diuji, kecuali jika kamu melakukan pemeriksaan melalui ahli endokrin. 

Adapun perawatan yang bisa dilakukan untuk meringankan kondisi PCOS adrenal di antaranya:

  • Manajemen stres. Mengurangi tingkat stres melalui kegiatan seperti yoga, meditasi, latihan kesadaran, dan menulis jurnal akan membantu mendukung sistem saraf dan menenangkan hormon.
  • Tidur cukup setiap malam. Cobalah untuk tidur setidaknya 8 jam setiap malam untuk memulihkan stres.
  • Hindari olahraga dengan intensitas tinggi. Batasi latihan intensitas tinggi dan berlebihan karena hal ini dapat menambah tekanan pada adrenal.
  • Perbanyak asupan cairan. Hindari konsumsi kafein dari kopi, teh, dan minuman bersoda. Perbanyaklah asupan air putih. 

Selain itu, mengonsumsi suplemen dengan kandungan magnesium, vitamin B5 dan vitamin C juga penting untuk mendukung kelenjar adrenal dan sistem saraf.

4. PCOS inflamasi

Jenis PCOS ini terjadi karena peradangan kronis yang menyebabkan ovarium memproduksi lebih banyak hormon testosteron. Alhasil, memicu munculnya serangkaian gejala fisik dan masalah dengan proses ovulasi. 

Saat mengalaminya, kamu akan merasakan gejala seperti nyeri sendi, sakit kepala, lelah yang tidak bisa dijelaskan, masalah pada kulit, dan saluran pencernaan. 

Tes darah biasanya akan melihat adanya peradangan yang meningkat, seperti CRP (protein reaktif C) yang tinggi di atas 5. Tes lain seperti glukosa puasa dan insulin berada dalam kisaran normal, tetapi terkadang dapat terpengaruh karena peradangan yang terjadi. Jenis PCOS ini bisa diatasi dengan cara berikut:

  • Menjaga kesehatan usus. Memperbaiki jaringan usus yang mengalami kebocoran, menyeimbangkan bakteri usus, meningkatkan fungsi pencernaan, dan menghilangkan bakteri patogen adalah langkah penting untuk mengurangi peradangan secara keseluruhan.
  • Menghindari makanan yang menjadi pemicu. Sayangnya, hal ini bisa jadi sulit dilakukan, sehingga kamu perlu meminta bantuan dokter spesialis gizi. 

Itulah jenis PCOS yang masih jarang diketahui. Jika kamu mengalami gejalanya, jangan ragu untuk meminta bantuan dokter melalui aplikasi Halodoc. Aplikasi ini juga bisa kamu pakai untuk mengecek semua kebutuhan medis lebih mudah. Download Halodoc di App Store dan Play Store ya, gratis!

Referensi:
NDTV. Diakses pada 2022. Did You Know There Are 4 Types Of PCOS? Find Out Their Causes And Treatments.
Advance Functional Medicine. Diakses pada 2022. The 4 Types of PCOS.
Fertility and Sterility. Diakses pada 2022. All Women With PCOS Should Be Treated For Insulin Resistance.
PLOS Medicine. Diakses pada 2022. Distinct subtypes of polycystic ovary syndrome with novel genetic associations: An unsupervised, phenotypic clustering analysis.