• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 4 Penyakit Kulit pada Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 4 Penyakit Kulit pada Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua

Kenali 4 Penyakit Kulit pada Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 21 November 2022

“Ada beberapa penyakit kulit pada bayi yang perlu diketahui orang tua. Salah satunya adalah ruam popok sebagai kondisi kulit yang paling umum pada bayi.”

Kenali 4 Penyakit Kulit pada Bayi yang Perlu Diketahui Orang TuaKenali 4 Penyakit Kulit pada Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua

Halodoc, Jakarta – Bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum optimal, sehingga membuatnya rentan akan berbagai penyakit. Namun, tak hanya sistem kekebalan tubuhnya saja yang belum optimal. Perlu diketahui bahwa lapisan epidermis kulit bayi yang berusia di bawah satu tahun juga masih belum dapat berfungsi secara efektif. Akibatnya, bayi juga rentan akan sejumlah gangguan atau penyakit kulit. 

Karena itu, orang tua  perlu mengetahui apa saja masalah kulit beserta gejalanya yang umum menyerang bayi. Tujuannya agar jika bayi mengalami masalah tersebut, ibu dapat langsung memeriksakan kondisinya ke dokter. Lantas, kira-kira apa saja penyakit kulit pada bayi yang perlu diketahui orang tua? 

Penyakit Kulit pada Bayi yang Perlu Diketahui

Berikut adalah beberapa penyakit kulit pada bayi yang perlu diketahui oleh orang tua: 

1. Ruam popok

Ruam popok atau yang juga biasa disebut dermatitis popok, merupakan kondisi kulit yang paling umum terlihat pada bayi. Kondisi ini terjadi ketika kelembapan di area popok bayi menyebabkan iritasi, atau tumbuhnya jamur atau bakteri yang biasanya hidup dalam jumlah kecil di kulit. Untuk mencegah atau mengobati ruam popok, jagalah agar area popok bayi tetap bersih dan kering dengan sering mengganti popok. Ibu juga juga bisa mengoleskan salep atau krim yang mengandung zinc oxide atau petroleum jelly untuk melindungi kulit bayi di dalam popok.

2. Eksim

Eksim atau dermatitis atopik dapat membuat kulit anak menjadi gatal dan kemudian menjadi merah, iritasi, dan kering. Terjadinya eksim pada bayi berhubungan dengan perbedaan penghalang kulit atau skin barrier pada anak dengan kulit orang dewasa, dan sistem kekebalan tubuh yang masih sensitif, sehingga rentan memicu infeksi dan kulit kering. 

Karena itu, penting bagi orang tua untuk menghindari kontak antara kulit bayi dengan permukaan atau hal tertentu. Jika bayi terkena eksim, ibu dapat meredakan gejalanya dengan memandikan bayi di air hangat dan melembapkan kulit bayi secara teratur. Khususnya setelah mandi atau terkena air. 

3. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak dapat terjadi ketika anak-anak memiliki reaksi terhadap alergen atau iritan. Alergen mungkin termasuk serbuk sari atau penggunaan obat-obatan tertentu. Sementara itu, zat iritan (penyebab iritasi) mungkin termasuk parfum, sabun, pembersih dan cat. Dermatitis kontak menyebabkan ruam kulit yang gatal yang terkadang juga terasa nyeri. Perawatan termasuk pelembap, krim antigatal dan steroid topikal (atau terkadang oral).

4. Cacar air

Karena memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum optimal, bayi rentan akan infeksi berbagai virus. Nah, salah satu penyakit kulit yang juga dapat terjadi adalah cacar air, yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Pada tahap awal gejalanya, cacar air umumnya menyebabkan ruam pada wajah, dada, dan punggung bayi terlebih dahulu. 

Pada tahapan selanjutnya, gejala juga akan menyebar ke seluruh tubuh mereka. Ruam berubah menjadi lepuh yang gatal dan berisi cairan, kemudian berubah menjadi koreng. Cacar air biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam satu hingga dua minggu. Ibu dapat dapat mengobati gejala cacar air pada anak dengan antihistamin dan asetaminofen. 

Itulah beberapa penyakit kulit pada bayi yang perlu diketahui orang tua. Nah, mengingat kekebalan dan kulit bayi yang masih rentan, penting untuk senantiasa memantau kondisi bayi. Jika bayi tiba-tiba mengalami gejala penyakit kulit seperti ruam dan kemerahan yang tak kunjung hilang, segeralah periksakan kondisinya. 

Melalui aplikasi Halodoc, ibu bisa membuat janji rumah sakit untuk memeriksakan kondisi bayi. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Skin Conditions in Children. 
NHS. Diakses pada 2022. Rashes in babies and children.