• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali 4 Sayuran yang Bisa Menjadi Penambah Darah

Kenali 4 Sayuran yang Bisa Menjadi Penambah Darah

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Kenali 4 Sayuran yang Bisa Menjadi Penambah Darah

“Anemia tidak harus selalu dicegah atau diatasi dengan obat-obatan. Pola makan tertentu diduga dapat melindungi tubuh dari penyakit kurang darah ini. Contohnya dengan menerapkan pola makan yang kaya akan sayuran hijau. Sayuran jenis ini banyak mengandung zat besi yang baik untuk mencegah anemia.”

Halodoc, Jakarta – Sudah tak asing dengan keluhan kesehatan bernama anemia? Seseorang yang mengalami ini akan mengalami lemas, cepat lelah, pusing, pucat, hingga napas pendek. Anemia atau kurang darah terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat, atau saat sel darah merah tak berfungsi dengan baik.

Nah, cara mengatasi atau mencegah anemia ini tak harus melalui asupan obat-obatan. Sebab terdapat beberapa makanan yang bisa dimanfaat untuk mengatasi anemia. Contohnya makanan yang kaya kandungan zat besi. Makanan ini bisa ditemukan dalam lauk-pauk, kacangan-kacangan, buah-buahan, hingga sayur-sayuran. 

Pertanyaannya, apa saja sayuran penambah darah yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi anemia?

Baca juga: Biar Sehat, Ini 5 Makanan yang Baik untuk Penambah Darah

1. Brokoli

Brokoli adalah sayuran penambah darah yang baik dikonsumsi oleh mereka yang mengidap anemia. Satu porsi atau cangkir (154 gram) brokoli mengandung satu mg zat besi, atau 6 persen dari kebutuhan zat besi harian. Sayuran penambah darah ini juga kaya vitamin C yang membantu tubuh untuk menyerap zat besi dengan lebih efektif. 

Brokoli juga banyak mengandung akan asam folat, serat, dan vitamin K. Sayuran penambah darah ini ini masuk ke dalam keluarga sayuran cruciferous, seperti kembang kol, kubis Brussel, kangkung, dan kubis. Nah, menurut penelitian sayuran cruciferous mengandung zat-zat yang dapat melindungi tubuh dari kanker. Contohnya seperti indole, sulforaphane, dan glukosinolat.

2. Bayam 

Selain brokoli, bayam menjadi sayuran penambah darah lainnya yang tak boleh dilewatkan. Bayam kaya akan zat besi yang dapat membantu untuk mencegah anemia.

Menurut penelitian 100 gram bayam mengandung zat besi 1,1 lebih banyak dari jumlah daging merah dengan jumlah yang sama. Selain itu, 100 gram bayam mengandung zat besi 2,2 kali lebih banyak dari 100 gram salmon.

Nah, sekitar 100 gram bayam mentah mengandung 2,5-6,4 mg zat besi, atau menyediakan sekitar 14-36 persen dari kebutuhan zat besi harian. 

Di samping itu, bayam juga banyak mengandung antioksidan yang disebut karotenoid. Antioksidan jenis ini diduga dapat mengurangi risiko kanker, mengurangi peradangan, dan melindungi mata dari penyakit. Bayam juga banyak mengandung vitamin C. vitamin C sendiri berperan penting untuk meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. 

Baca juga: Mudah Lelah, Waspada 7 Tanda Anemia yang Perlu Diatasi

3. Kale

Sayuran penambah darah lainnya yang sayang untuk dilewatkan adalah kale. Satu porsi kale setidaknya mengandung satu miligram zat besi. Keistimewaan kale bukan cuma itu saja. Sayuran ini juga banyak mengandung serat, antioksidan, kalsium, vitamin C dan K. Nutrisi tersebut dibutuhkan tubuh untuk mencegah terjadinya berbagai gangguan kesehatan. 

Antioksidan dalam kale membantu tubuh membuang racun yang tidak diinginkan tubuh. Racun ini yang dikenal sebagai radikal bebas menjadi molekul yang tidak stabil. Jika terlalu banyak menumpuk di dalam tubuh, radikal bebas ini dapat menyebabkan kerusakan sel. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti peradangan dan penyakit. 

Kale juga kaya kalium yang baik untuk kesehatan jantung. Menurut ahli di American Heart Association (AHA) meningkatkan asupan kalium sekaligus mengurangi konsumsi garam tambahan atau natrium, dapat mengurangi hipertensi dan penyakit kardiovaskular 

4. Sayuran Hijau Lainnya

Selain tiga sayuran di atas, masih ada beberapa sayuran penambah darah lainnya yang bisa kamu konsumsi. Contohnya sayuran hijau seperti kangkung, collard greens (sejenis sawi) lobak swiss, kubis, dan kubis Brussel. Satu cangkir kubis dan kubis Brussel mengandung sekitar 1 dan 1,8 mg zat besi, atau sekitar 6-10 persen dari kebutuhan zat besi harian.

Baca juga: Hati-Hati Anemia Bisa Tingkatkan Risiko pada Pengidap COVID-19   

Mau tahu lebih jauh mengenai sayuran penambah darah lainnya? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. What are the health benefits of kale?
Healthline. Diakses pada 2021. 21 Vegetarian Foods That Are Loaded With Iron
American Pregnancy Association. Diakses Januari 2021.  Anemia During Pregnancy.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Foods and meal plans for iron deficiency