• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Anuria, Tanda Bahaya Gagal Ginjal Akut pada Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Anuria, Tanda Bahaya Gagal Ginjal Akut pada Anak

Kenali Anuria, Tanda Bahaya Gagal Ginjal Akut pada Anak

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 25 Oktober 2022

“Banyak gejala yang bisa menandai penyakit gagal ginjal akut pada anak. Salah satu gejala khasnya adalah anuria yang merupakan kondisi saat anak sulit buang air kecil atau bahkan tidak bisa sama sekali.”

Kenali Anuria, Tanda Bahaya Gagal Ginjal Akut pada AnakKenali Anuria, Tanda Bahaya Gagal Ginjal Akut pada Anak

Halodoc, Jakarta – Baru-baru ini, Kementerian Kesehatan RI telah memberhentikan sementara penjualan beberapa obat sirup di apotek. Hal ini dipicu akibat meningkatnya kasus gagal ginjal akut pada anak yang diduga karena mengonsumsi beberapa obat sirup. Gagal ginjal akut memang dapat menyerang anak dengan rentang usia mulai 6 bulan-18 tahun.

Banyak gejala yang bisa menandai penyakit gagal ginjal pada anak. Salah satu gejala khas yang sering terjadi adalah sulitnya buang air kecil atau tidak bisa sama sekali. Kondisi ini disebut juga dengan anuria.

Anuria, Tanda Gagal Ginjal Akut pada Anak

Anuria mengacu pada kondisi kurangnya produksi urine. Ini dapat terjadi sebagai akibat dari kondisi seperti syok, kehilangan darah yang parah, dan gagal jantung atau ginjal. Kondisi ini bisa juga disebabkan karena obat atau racun. Kondisi ini harus segera diobati karena merupakan keadaan darurat dan dapat mengancam jiwa.

Buang air kecil sangat penting untuk membuang kotoran dan kelebihan cairan dari tubuh. Ketika seseorang tidak buang air kecil, limbah, cairan, dan elektrolit dapat menumpuk di tubuh. Penurunan atau kekurangan total buang air kecil dapat mengganggu masalah kesehatan yang mendasarinya, bahkan bisa mengancam jiwa.

Sebagian besar anak pengidap gagal ginjal akan mengidap anuria. Kondisi ini berkaitan dengan penyakit ginjal akut atau kronis. Jika anak mengalami gejala ini, kamu harus mengajak anak menemui dokter segera untuk diagnosis dan perawatan yang tepat. Perawatan dini dapat membantu mencegah kemungkinan komplikasi yang mengancam jiwa.

Penyebab Anuria

Pada umumnya, anuria terjadi ketika ginjal tidak memiliki suplai darah atau cairan yang cukup dari kondisi seperti dehidrasi ekstrem, kehilangan darah, infeksi parah, syok, atau gagal jantung dan hati. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh sesuatu yang mempengaruhi penyaringan darah normal ginjal. Beberapa dari penyebab tersebut termasuk infeksi, beberapa obat, keracunan dan penyakit autoimun.

Pada orang dewasa, beberapa penyebab anuria meliputi:

  • Diabetes. Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan ketoasidosis diabetik, yang pada akhirnya dapat menyebabkan anuria akibat gagal ginjal akut.
  • Tekanan Darah Tinggi. Hipertensi yang berkepanjangan dapat merusak arteri di sekitar ginjal sehingga mengganggu fungsi ginjal.
  • Gagal Ginjal. Kondisi ini terjadi ketika ginjal tidak dapat lagi menyediakan fungsi utama, yaitu mengeluarkan urine.
  • Penyakit Ginjal Kronis. Suatu bentuk gagal ginjal jangka panjang, kondisi ini menurunkan kemampuan tubuh untuk membuang limbah melalui urine.
  • Batu Ginjal. Batu ini berasal dari kadar mineral berlebih pada urine, batu ginjal bisa menjadi besar dan menghalangi keluaran urine, menyebabkan rasa sakit dan komplikasi lainnya.
  • Tumor pada Ginjal. Tumor tidak hanya dapat mengganggu fungsi ginjal, tetapi juga dapat menghambat proses buang air kecil.

Cara Mengobati Anuria

Anuria yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen, yang bisa berakibat fatal. Bahkan, risikonya lebih besar pada kasus gagal ginjal akut.

Pengobatan yang tepat untuk penyakit ini tergantung pada kondisi mendasar yang menyebabkannya. Artinya, diperlukan pengobatan untuk kondisi yang mendasari terlebih dahulu, barulah anuria akan membaik. 

Beberapa pengobatan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Anuria Karena Penyakit Ginjal: Dapat diobati dengan dialisis atau cuci darah secara rutin untuk menghilangkan cairan dan limbah dari tubuh. Stent ureter juga dapat membantu mengumpulkan urine. Pada kasus yang parah, transplantasi ginjal bisa jadi pilihan.
  • Anuria Karena Hipertensi atau Diabetes: Penting untuk tetap minum obat sesuai petunjuk. Mengadopsi kebiasaan gaya hidup yang lebih sehat juga tak kalah penting. Termasuk mengatur pola makan sehat, olahraga, dan manajemen stres. 
  • Anuria Karena Batu Ginjal atau Tumor: Operasi pengangkatan batu atau tumor perlu dilakukan untuk mengatasi anuria dan memperbaiki fungsi ginjal secara keseluruhan. Untuk tumor, pilihan pengobatan lain juga tersedia, seperti kemoterapi atau terapi radiasi. Pemilihan metode pengobatan akan tergantung pada ukuran tumor.

Apabila kamu mengalami masalah kesehatan, jangan ragu untuk bertanya langsung pada dokter. Pakai aplikasi Halodoc untuk cek kesehatan rutin yang lebih mudah dengan memanfaatkan layanan janji medis. Yuk, download Halodoc secara gratis di App Store atau Google Play.

Referensi
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Anuria.
Healthline. Diakses pada 2022. Anuria.