• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu Baru Bisa Alami Baby Blues Syndome, Ini Cara Mengatasinya

Ibu Baru Bisa Alami Baby Blues Syndome, Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Setelah melahirkan, wanita rentan mengalami gangguan atau perubahan mood parah. Kondisi mood swing pada ibu hamil disebut dengan istilah Baby Blues Syndrome atau Postpartum Distress Syndrome. Tidak sedikit wanita yang kemudian mengalami kondisi ini setelah persalinan. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan baby blues syndrome? Baca jawabannya di bawah ini.

Baby blues syndrome merupakan kondisi yang dialami wanita berupa munculnya perasaan gundah dan sedih berlebihan. Perubahan suasana hati ini umumnya terjadi setelah ibu melahirkan. Secara umum, baby blues syndrome akan memburuk pada 3-4 hari paska melahirkan. Kondisi ini juga biasanya hanya terjadi pada 14 hari pertama. Meski begitu, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele begitu saja.

Baca juga: Wanita Karier Berpotensi Alami Baby Blues Syndrome, Benarkah?

Mengatasi Baby Blues Syndrome pada Ibu Baru

Sindrom ini sering diduga terjadi karena kondisi hormon di dalam tubuh wanita yang berubah. Saat hamil, seorang wanita mengalami banyak perubahan dari bentuk fisik dan non fisik yang termasuk hormon didalamnya juga emosional. Setelah melahirkan, ada perubahan hormon di dalam tubuh yang memengaruhi perasaan ibu.

Penurunan kadar esterogen dan progesteron atau hormon lainnya yang diproduksi kelenjar tiroid dapat menyebabkan ibu menjadi mudah lelah, perubahan emosi, hingga depresi. Selain hormon, kelelahan karena merawat Si Kecil yang baru lahir pun dapat menjadi penyebab Baby Blues Syndrome. Perasaan depresi juga bisa muncul karena perubahan pola tidur.

Baby blues pada ibu ditandai dengan beberapa gejala, seperti:

  • Muncul rasa sedih yang menyebabkan ibu menangis dan merasa depresi.

  • Emosi labil, sehingga mudah marah dan muncul rasa takut yang tidak beralasan.

  • Merasa kelelahan, sulit tidur dan sering sakit kepala.

  • Merasa kurang percaya diri dan muncul kecemasan.

Baca juga: Pentingnya Peran Suami Saat Istri Melahirkan

Munculnya Baby Blues Syndrome memang umum dialami oleh ibu usai melahirkan. Namun demikian, jika kondisi ini dibiarkan berlanjut dapat memberikan efek yang negatif bagi ibu dan anak. Untuk itu, ibu disarankan mengatasi Baby Blues Syndrome dengan tepat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi Baby Blues Syndrome adalah:

  • Melakukan persiapan melahirkan mulai dari fisik, mental, dan materil. Saat ibu siap dengan kehadiran si buah hati, maka rasa cemas saat Si Kecil lahir tidak akan membuat ibu merasa tertekan, tetapi justru merasa bahagia.

  • Mencari banyak informasi seputar persalinan penting dilakukan ibu agar tidak “kaget” saat mulai merawat si kecil. Bicarakan dengan dokter mengenai cara merawat Si Kecil sekaligus menjaga kesehatannya. Ketika ibu tahu cara dan siap merawat si kecil, maka Baby Blues Syndrome pun dapat dihindari.

  • Berbagi beban bersama pasangan adalah cara terbaik untuk menghindari Baby Blues Syndrome. Bicarakan masalah merawat si kecil serta berbagi tanggung jawab dengan pasangan dapat meringankan beban ibu, baik secara fisik maupun psikis.

  • Berbagi pengalaman dengan ibu-ibu lain melalui komunitas online ataupun dengan sahabat yang juga seorang ibu.

  • Memperhatikan pola makan dan istirahat secara cukup agar kondisi tubuh selalu sehat.

  • Berusaha untuk selalu berpikiran positif adalah kunci untuk terhindari dari Baby Blues Syndrome.

Baca juga: Stres Mengurus Newborn? Ibu, Lakukan 3 Hal Ini

Cari tahu lebih lanjut seputar baby blues syndrome pada ibu dan bagaimana cara mengatasinya dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa kapan dan di mana saja menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips mengatasi perubahan suasana hati pada ibu hamil dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
NHS UK. Diakses pada 2020. Feeling depressed after childbirth.
NCBI. Diakses pada 2020. Postpartum Blue is Common in Socially and Economically Insecure Mothers.
Web MD. Diakses pada 2020. Which Antidepressants Treat Postpartum Depression?