• Home
  • /
  • Kenali Baby Led Schedule, Penerapan Rutinitas Bayi

Kenali Baby Led Schedule, Penerapan Rutinitas Bayi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Kenali Baby Led Schedule, Penerapan Rutinitas Bayi

Halodoc, Jakarta – Setiap bayi memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada bayi yang pas dengan penjadwalan, tetapi ada juga bayi yang lebih cocok dengan penjadwalan yang fleksibel. Namun, pakar kesehatan tumbuh kembang bayi di American Academy of Pediatrics menyarankan anak di tahap perkembangannya untuk memiliki jadwal yang konsisten. 

Beberapa tips yang disarankan terkait penerapan rutinitas bayi adalah memberikan makan lebih banyak di siang hari, kemudian mengajarkan bayi untuk tidur siang, lalu tidur di sepanjang malam. Informasi selengkapnya mengenai baby led schedule ada di bawah ini!

Mengenal Baby Led Schedule

Kalau para orangtua selalu mengikuti jadwal maunya bayi, sudah pasti segala sesuatunya akan serba tidak terkendali dan terjadwal. Baby led schedule adalah penerapan rutinitas aktivitas bayi supaya lebih teratur yang baik untuk kesehatannya. 

Walaupun begitu, ini tidak serta merta ibu mengabaikan isyarat yang diberikan anak, hanya saja penting supaya aktivitas bayi memiliki pola di tahap tumbuh kembangnya. Kapan bayi menyusui, istirahat, dan kapan jadwalnya untuk makan. 

Baca juga: Ibu Baru, Begini Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Pengaturan jadwal bayi tidak serta merta mutlak orangtua yang mengatur. Tentunya, ini juga berangkat dari kebutuhan bayi itu sendiri. Menurut buku The Common Sense Book of Baby and Child Care yang ditulis oleh Benjamin Spock disebutkan mengenal kebiasaan bayi dan membuat jadwal dari isyarat tersebut dapat membantu bayi untuk menjalani aktivitas teratur.

Lantas, bagaimana membuat led schedule yang baik untuk bayi? Pertama dan terutama, pastikan kebutuhan dasar bayi sudah terpenuhi seperti asupan makanan, tidur, dan interaksinya. Waktunya pasti akan terlihat berbeda setiap hari, tetapi harus ada konsistensi dalam ketiga hal ini.

Luangkan banyak waktu untuk mengamati bayi demi mempelajari isyarat-isyaratnya. Apakah dia meletakkan tangannya di mulutnya atau mendorong lidahnya keluar saat dia lapar? Apakah dia menggosok matanya dan menjadi rewel ketika dia siap tidur siang? 

Orangtua yang penuh perhatian biasanya mempelajari semua isyarat ini ketika dalam proses mengenal bayinya. Pendekatan pengasuhan keterikatan seperti ini akan menciptakan ikatan yang erat dengan bayi. 

Baca juga: Jadi Orangtua Baru, Ini Tips Rawat Bayi Kembar

Pada minggu-minggu pertama, ibu direkomendasikan untuk menyusui bayi sesering yang anak inginkan. Dalam empat hingga enam minggu pertama, ibu diharapkan dapat menyusui bayi rata-rata setiap dua jam setiap saat. 

Menyusui yang sering dapat membantu para ibu membangun persediaan ASI dan memungkinkan bayi untuk menerima lebih banyak susu tinggi lemak yang baik untuk pertumbuhannya. Mengenai pola tidur, adalah normal bagi bayi untuk bangun dua sampai tiga kali semalam mulai dari lahir sampai usia 6 bulan, dan satu atau dua kali semalam dari usia 6 hingga 12 bulan. 

Ada baiknya orangtua fokus membantu bayi mengembangkan sikap tidur yang sehat dengan cara menidurkan kembali bayi yang terbangun, memberikan kenyamanan dengan pelukan, dan menenangkannya. 

Paling penting dari led aby schedule adalah mengembangkan intuisi aktif antara orangtua dan bayi. Orangtua melengkapi isyarat yang diberikan bayi dan membuatnya lebih terjadwal dan sistematis. 

Masih bingung dengan penerapan baby led schedule, tanyakan saja langsung di HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk orangtua. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor ibu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Referensi:

Babycenter.com. Diakses pada 2020. Baby-led baby schedules: Sears, Spock, and others.
Romper.com Diakses pada 2020. Do Babies Really Need A Schedule? Here's What An Expert Had To Say.