• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Ciri Hypomania, Mood Swing yang Berubah-ubah

Kenali Ciri Hypomania, Mood Swing yang Berubah-ubah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Perubahan suasana hati alias mood swing sebenarnya bisa terjadi kapan saja. Kondisi ini umumnya terjadi karena ada satu atau beberapa hal yang bisa memengaruhi perasaan seseorang, misalnya berita menyedihkan yang disampaikan dari orang terdekat. Hal tersebut bisa mengubah seseorang yang tadinya riang menjadi sedih dan itu normal. 

Namun, ada kondisi di mana seseorang bisa mengalami mood swing parah secara mendadak, salah satunya hypomania. Pada kondisi tersebut, seseorang bisa secara mendadak mengalami perubahan suasana hati dan menyebabkan orang tersebut menjadi lebih aktif dan bersemangat. Namun, di tengah perasaan riang tersebut, pengidap hypomania bisa mendadak menjadi murung dan terlihat seperti sedang depresi. Biar lebih jelas, yuk simak pembahasan hypomania di artikel berikut!

Baca juga: 7 Mitos Bipolar yang Harus Diketahui

Gejala Khas Hypomania 

Secara umum, hypomania merupakan kondisi yang terjadi karena ada gangguan suasana hati yang mengubah seseorang menjadi lebih aktif dari biasanya. Namun di tengah semangat tersebut, pengidap gangguan ini bisa mendadak menjadi murung dan terlihat depresi. Hypomania merupakan gangguan yang sering kali dikaitkan dengan masalah kejiwaan, yaitu gangguan bipolar. 

Pada pengidap gangguan ini, tenaga dan semangat yang ditunjukkan seakan tidak bisa habis, meski sedang kurang tidur atau beristirahat. Orang dengan gangguan ini biasanya akan lebih aktif dari biasanya selama beberapa hari. Selain itu, ada ciri-ciri lain yang bisa menjadi tanda hypomania, di antaranya: 

  • Banyak Bicara 

Melihat orang yang terlalu banyak berbicara dan kesulitan untuk berhenti mengeluarkan kata-kata dari mulutnya? Bisa jadi orang tersebut mengidap hypomania. Pengidap gangguan ini terkadang juga berbicara tidak jelas. Uniknya, orang dengan gangguan ini tidak akan menyadari dirinya menjadi lebih aktif. Ciri hypomania biasanya akan disadari oleh orang di sekitar pengidap.

  • Memiliki Banyak Energi 

Jika biasanya seseorang memang periang, kamu juga sebaiknya waspada jika orang tersebut terlihat lebih bersemangat dan memiliki banyak dibanding hari biasa. Sebab, saat mengalami hypomania, tubuh cenderung akan terasa begitu berenergi meski dalam kondisi kurang istirahat.

  • Rasa Percaya Diri Tinggi 

Jika kedua gejala di atas dibarengi dengan rasa percaya diri yang terlalu tinggi, bisa jadi orang tersebut memang mengidap hypomania. Hal ini bisa menyebabkan orang tersebut tidak segan menyombongkan kemampuan atau bagian tubuh tertentu. 

  • Hypersexual 

Tiba-tiba saja pasanganmu menjadi sangat aktif secara seksual alias hypersexual? Hati-hati, kondisi itu bisa menjadi salah satu tanda hypomania. 

Baca juga: Mengalami Gejala Bipolar, Kapan Harus Menghubungi Psikolog?

 

  • Berbelanja secara Impulsif 

 

Seseorang yang mengalami hypomania rentan menjadi impulsif buyer atau orang yang berbelanja secara gegabah. Kondisi ini bisa menyebabkan pengidapnya menghabiskan uang untuk hal yang tidak penting, bahkan sampai menguras tabungan. 

Peran orang terdekat sangat penting pada pengidap hypomania. Setelah episode gejala hypomania usai, biasanya pengidap gangguan ini akan merasakan gejala depresi dan merasa kelelahan. Ada kondisi lain yang menyerupai hypomania, yaitu mania. Pada mania, gejala mood swing biasanya akan lebih ekstrim dan bisa bertahan hingga 1 minggu lamanya. 

Jika gejala semakin berat dan mulai mengganggu kepribadian, orang tersebut mungkin harus ditangani oleh psikiater. Jika kamu menemukan orang terdekat mengalami gejala serupa tapi ragu, coba tanyakan pada ahli di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi psikiater atau dokter melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. March Madness: 7 Signs of Hypomania.
Healthline. Diakses pada 2020. What You Should Know About Mania vs. Hypomania.
Verywell. Diakses pada 2020. What Is Hypomania?