• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Fungsi Daun Telinga yang Perlu Diketahui
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Fungsi Daun Telinga yang Perlu Diketahui

Kenali Fungsi Daun Telinga yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 03 Desember 2021
Kenali Fungsi Daun Telinga yang Perlu Diketahui

“Selain menjaga keseimbangan tubuh dan menjaga suhu tubuh, fungsi daun telinga bisa untuk menyampaikan gelombang suara ke saluran telinga serta telinga bagian dalam. Perlu diketahui juga bentuk dan ukuran daun telinga bisa berubah seiring dengan pertambahan usia. Seperti bagian tubuh lainnya, daun telinga juga haruslah mendapatkan perawatan untuk menjaga kebersihan dan kesehatannya.”

Halodoc, Jakarta – Daun telinga adalah bagian telinga terluar dan mengandung suplai darah yang besar dengan banyak ujung saraf. Pada situasi tertentu, daun telinga bisa menjadi bengkak karena alergi, infeksi, atau cedera. Sebenarnya, daun telinga tidak memiliki fungsi biologis yang diketahui. Pasokan darah yang besar di daun telinga dapat berkontribusi untuk menjaga telinga tetap hangat.

Daun telinga dapat terus tumbuh seiring bertambahnya usia. Daun telinga juga bisa  melorot dan meregang, yang membuatnya tampak lebih besar atau lebih panjang. Pertumbuhan daun telinga dapat dikaitkan dengan perubahan kolagen seiring bertambahnya usia. Lantas, seperti apa fungsi daun telinga?

Menjaga Keseimbangan dan Penyampai Gelombang Suara

Fungsi utama daun telinga adalah membantu menjaga keseimbangan dan menghangatkan telinga. Daun telinga adalah bagian yang terlihat dari telinga luar yang berfungsi untuk mengumpulkan gelombang suara dan menyalurkannya ke saluran telinga, di mana suara diperkuat.

Dari saluran telinga, gelombang suara kemudian berjalan menuju membran oval yang fleksibel di ujung saluran telinga yang disebut gendang telinga. Gelombang suara menyebabkan gendang telinga bergetar.

Sederhananya gelombang suara masuk melalui telinga luar (termasuk daun telinga), bergerak ke telinga tengah, dan akhirnya mencapai telinga bagian dalam dan jaringan saraf, tulang, kanal, dan sel-sel di dalamnya. Sampai pada akhirnya, gelombang tersebut diolah menjadi suara yang bisa didengar.

Pentingnya Merawat Daun Telinga

Daun telinga memiliki peranan penting sebagai penyampai suara. Untuk itu, sangat penting menjaga kebersihan dan kesehatan daun telinga. Sebagian besar masalah yang umum pada daun telinga dapat didiagnosis oleh dokter. Cacat lahir bawaan, cedera, dan infeksi pada daun telinga sering kali dapat ditangani dan diobati.

Beberapa cacat lahir bawaan dari daun telinga dapat ditangani melalui cetakan telinga atau operasi. Cetakan telinga dikenakan di atas telinga untuk jangka waktu tertentu, biasanya beberapa minggu. 

Benjolan pada kulit daun telinga atau biasa disebut skin tag biasanya tidak membutuhkan tindakan medis. Namun jika sudah mengganggu, diperlukan tindakan operasi untuk menghilangkannya dengan membekukannya (krioterapi), mengeluarkannya dengan pisau bedah, atau membakarnya (bedah listrik).

Kista yang menyakitkan dan persisten mungkin juga memerlukan tindakan drainase. Untuk mengeringkan kista, dokter akan membuat sayatan kecil pada kista setelah membuat area tersebut mati rasa terlebih dahulu dengan anestesi lokal.

Robekan daun telinga mungkin memerlukan pembedahan untuk memperbaikinya. Dokter telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), ahli bedah plastik, dan dokter kulit biasanya dapat melakukan penanganan untuk memperbaiki daun telinga yang robek.

Perlu diketahui juga kalau bentuk telinga berbeda-beda dan ukurannya juga tidak sama. Biasanya, telinga laki-laki lebih besar daripada telinga perempuan. Menurut Journal Plastic and Reconstructive Surgery, telinga rata-rata memiliki panjang sekitar 6,3 centimeter dan daun telinga rata-rata memiliki panjang 1,88 sentimeter dan lebar 1,96 sentimeter. Seiring bertambahnya usia, ukuran telinga bisa berubah-ubah.

Itulah informasi mengenai daun telinga serta fungsinya. Kalau perlu informasi lain seputar kesehatan telinga, tanyakan saja langsung ke dokter di Halodoc. Belum punya aplikasinya? Jangan tunda lagi, download sekarang juga ya!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2021. How the Ear Works.
Healthline. Diakses pada 2021. Ear.
Very Well Health. Diakses pada 2021. Anatomy of the Earlobe.