• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Gejala Awal dari Kanker Kelenjar Air Liur

Kenali Gejala Awal dari Kanker Kelenjar Air Liur

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Kanker dapat terjadi di mana saja di area tubuh, bahkan di bagian tubuh yang tidak terduga. Salah satunya kelenjar air liur. Kelenjar air liur membuat air liur atau ludah agar mulut dan tenggorokan terasa lembap. Cairan ini mengandung enzim yang membantu memecahkan makanan. 

Kelenjar air liur berperan besar dalam mencegah infeksi mulut dan tenggorokan. Namun jika terjadi kanker, sel abnormal di kelenjar tumbuh di luar kendali. Ada dua jenis utama kanker kelenjar air liur. Lantas, seperti apa gejala kanker kelenjar air liur yang dapat dikenali? Simak pembahasannya berikut ini!

Baca juga: Ada Benjolan di Bawah Dagu, Ini Cara Atasi Sialolithiasis

Gejala Kanker Kelenjar Air Liur

Kelenjar air liur ada di setiap sisi wajah dan di bawah lidah. Beberapa saraf penting dan struktur lain berjalan melalui atau dekat dengan kelenjar air liur dan dipengaruhi oleh tumor saliva. Gejala kanker kelenjar air liur yang dapat dikenali, yaitu:

  • Benjolan atau bengkak di mulut, pipi, rahang, atau leher. 
  • Nyeri di mulut, pipi, rahang, telinga, atau leher yang tidak kunjung sembuh.
  • Perbedaan antara ukuran dan bentuk sisi kiri dan kanan wajah atau leher.
  • Mati rasa di sebagian wajah.
  • Kelemahan otot di satu sisi wajah.
  • Kesulitan membuka mulut lebar-lebar.
  • Cairan mengalir dari telinga. 
  • Kesulitan menelan.

Banyak dari gejala kanker kelenjar air liur ini juga bisa disebabkan oleh tumor kelenjar ludah jinak (non-kanker) atau oleh kondisi lain. Namun, jika seseorang memiliki salah satu masalah ini, penting untuk segera menemui dokter, sehingga penyebabnya bisa ditemukan dan diobati, jika diperlukan.

Jika kamu mencurigai adanya gejala kanker kelenjar air liur, segera bicarakan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lakukan diagnosis untuk mendapatkan hasil yang tepat apabila gejala tidak kunjung hilang atau memburuk. 

Baca juga: Orang Lanjut Usia dan Mulut Kering, Apa Hubungannya?

Jenis Kanker Kelenjar Air Liur yang Perlu Diketahui 

Pada dasarnya, kelenjar ludah memiliki tugas memproduksi air liur dan mengalirkannya ke mulut. Di dalam air liur yang dialirkan tersebut, terdapat kandungan enzim yang penting dalam proses pencernaan makanan.

Enzim ini berperan sebagai antibodi yang berfungsi sebagai pelindung mulut dan tenggorokan dari serangan infeksi. Salah satu gangguan yang bisa menyerang kelenjar ini adalah tumor jinak yang bisa berkembang menjadi kanker.

Setelah memahami tentang gejala kanker kelenjar air liur, perlu diketahui tiga jenis dari kanker ini, yaitu:

1. Karsinoma Mukoepidermoid

Jenis kanker ini merupakan yang paling sering terjadi. Karsinoma mukoepidermoid biasanya timbul pada kelenjar parotis.

2. Karsinoma Kistik 

Karsinoma kistik umumnya tumbuh secara perlahan. Namun, seiring berjalannya waktu jenis kanker kelenjar air liur yang satu ini bisa menyebar sepanjang saraf. 

3. Adenokarsinoma

Kanker ini mulanya muncul pada sel-sel kelenjar air liur. Dibandingkan dengan yang lainnya, jenis kanker ini tergolong langka alias jarang terjadi. 

Sayangnya, kanker kelenjar air liur sering terlambat dideteksi dan baru diketahui saat sudah parah. Sebab, kanker ini bisa muncul tanpa ditandai dengan gejala yang spesifik. Seiring berjalannya waktu, kanker kelenjar air liur akan mulai menunjukkan gejala berupa muncul benjolan yang tidak terasa sakit di sekitar rahang, leher, ataupun mulut.

Pengidap penyakit ini juga mengalami gejala pipi bengkak, sebagian wajah mati rasa, keluar cairan dari telinga, serta kesulitan menelan dan membuka mulut lebar. 

Baca juga: Penyebab Mulut Terasa Kering Meskipun Sudah Cukup Minum

Orang yang pernah menjalani terapi radiasi untuk kanker kepala dan leher mungkin memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami kanker kelenjar air liur di kemudian hari. 

Orangtua juga memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena kanker kelenjar air liur, meskipun orang dari segala usia berpotensi mengalami. Laki-laki berisiko lebih tinggi dibanding perempuan untuk mengalami kanker kelenjar air liur.

Faktor genetik juga bisa meningkatkan risiko, namun hal ini jarang terjadi. Itulah penjelasan yang bisa diketahui dari gejala kanker kelenjar air liur dan jenis-jenisnya yang dapat terjadi.

Referensi:
Cancer. Diakses pada 2021. Salivary Gland Cancer: Symptoms and Signs
Cancer. Diakses pada 2021. Signs and Symptoms of Salivary Gland Cancer
 Medical News Today. Diakses pada 2021. What to know about salivary gland cancer
WebMD. Diakses pada 2021. What Is Salivary Gland Cancer?