• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Gejala Kanker Rahim Stadium Awal sampai Akhir
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Gejala Kanker Rahim Stadium Awal sampai Akhir

Kenali Gejala Kanker Rahim Stadium Awal sampai Akhir

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 31 Januari 2022

“Selain kanker payudara dan serviks, kanker rahim merupakan salah satu jenis kanker yang rentan menyerang wanita. Perlu untuk bisa mengenali gejala kanker rahim, terutama untuk menentukan tahapan atau stadium kanker. Dengan begitu pengobatannya pun disesuaikan pada tingkat keparahan dan stadium kanker rahim.”

Kenali Gejala Kanker Rahim Stadium Awal sampai Akhir

Halodoc, Jakarta – Kanker rahim adalah kanker yang terjadi di rahim, salah satu organ dalam sistem reproduksi wanita. Organ dalam ini  mencakup ovarium, saluran tuba, leher rahim, dan vagina. Kanker rahim dapat berkembang secara bertahap, dokter menyebut tahapan tersebut sebagai stadium. Di setiap stadium, terdapat gejala kanker rahim yang berbeda-beda tergantung tingkat keparahan.

Jenis kanker rahim yang paling umum disebut kanker endometrium, karena terbentuk di lapisan rahim yang disebut endometrium. Siapa pun yang memiliki rahim berisiko terkena kanker rahim. Namun, risiko dapat meningkat seiring bertambahnya usia. 

Gejala Kanker Rahim Di Setiap Stadium

Setelah dokter memastikan diagnosis kanker rahim, menentukan stadium kanker adalah langkah berikutnya. Stadium mengacu pada seberapa banyak kanker telah tumbuh dan apakah telah menyebar melampaui tempat asalnya. Untuk menentukan stadium dan gejala kanker rahim, maka pemeriksaan fisik, biopsi, atau tes pencitraan perlu dilakukan. 

Nah, berikut ini gejala kanker rahim dari stadium awal hingga akhir:

Stadium 1

Pada stadium 1, kanker tumbuh di dalam rahim dan mungkin telah tumbuh ke dalam kelenjar leher rahim, tapi tidak di jaringan ikat leher rahim. Belum ada tanda-tanda kanker di kelenjar getah bening di sekitarnya.

Gejala kanker rahim pada stadium 1 umumnya:

  • Pendarahan yang tidak biasa, seperti bercak dan pendarahan di antara periode menstruasi.
  • Keluar cairan encer atau bercampur darah dari vagina.
  • Jika telah mengalami menopause, pendarahan vagina menjadi salah satu gejalanya.

Stadium 2

Stadium 2 menunjukkan bahwa kanker telah menyebar dari rahim dan tumbuh ke jaringan ikat leher rahim. Namun, kondisinya belum menyebar ke luar rahim. Selain itu tidak ada kanker di kelenjar getah bening terdekat ataupun di tempat yang jauh.

Gejala kanker rahim stadium 2 mirip dengan stadium 1. Pengidap mungkin mengalami pendarahan yang tidak biasa, bercak, atau keputihan yang tidak normal. 

Stadium 3

Pada stadium 3, kanker telah menyebar ke luar rahim, tapi belum menyebar ke rektum atau kandung kemih. Tidak ada juga tanda penyebaran kanker ke kelenjar getah bening atau tempat yang jauh dari tiu. 

Gejala kanker rahim stadium 3 yaitu:

  • Rasa sakit atau seperti ada tekanan di panggul.
  • Perut kembung.
  • Tidak nyaman saat berhubungan seks.
  • Merasa sangat cepat kenyang saat makan.
  • Perubahan kebiasaan buang air besar dan kandung kemih.
  • Penurunan berat badan.
  • Merasakan ada benjolan di perut. 

Stadium 4

Kanker rahim stadium 4 menunjukkan bahwa kanker telah menyebar ke lapisan dalam rektum atau kandung kemih. Sementara itu, gejala kanker rahim stadium 4 mirip dengan stadium 3. Namun, ada beberapa gejala tambahan di dekat tempat penyebaran kanker yaitu:

  • Jika kanker telah menyebar ke tulang, maka akan terasa nyeri tulang.
  • Jika telah menyebar ke paru-paru, kemungkinan akan mengalami sesak napas.

Menjalani proses  diagnosis kanker rahim tentu merupakan pengalaman yang mengkhawatirkan. Namun, perlu diketahui bahwa ada pilihan pengobatan di setiap stadium kanker rahim. 

Jika kamu mengalami gejala yang mencurigakan pada perut atau rahim, sebaiknya segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc, rekomendasinya ada di bawah ini:  

  1. dr. Bajuadji, Sp.B (K) Onk

Seorang Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Mayapada Tangerang. Dokter Bajuadji yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bedah Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia sebagai anggota ini dapat memberikan layanan konsultasi seputar bedah onkologi.

  1. dr. Arief Wibisono, Sp.B(K)Onk

Seorang Dokter Spesialis Bedah Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Siloam Tb Simatupang. Dokter Arief Wibisono yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia, European Society of Surgical Oncology, dan Indonesia Society of Endo-Laparoscopic Surgery bisa memberikan layanan medis terkait pembedahan penyakit kanker, termasuk kanker payudara.

  1. dr. Bayu Brahma, Sp.B(K)Onk

Seorang Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi yang aktif melayani pasien di RS Mayapada Jakarta Selatan, RSUD Kota Bogor, dan RS Kanker Dharmais. Dokter Bayu Brahma yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia bisa memberikan layanan Konsultasi, dan Tindakan Bedah terkait onkologi.

Dokter yang ahli di bidangnya akan menjawab segala pertanyaan kamu. Jangan tunda untuk menghubungi dokter sebelum kondisinya semakin memburuk. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Cancer. Diakses pada 2022. Uterine Cancer: Stages and Grades
Very Well Health. Diakses pada 2022. The Stages of Uterine Cancer
WebMD. Diakses pada 2022. Uterine Cancer Stages